Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan salah satu kemampuan abad 21 yaitu kemampuan berpikir kritis (critical thinking) siswa SMA pada materi Momentum dan Impuls. Subyek penelitian ini adalah siswa SMA tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 20 orang. Kemampuan berpikir kritis mengacu pada indikator kemampuan berpikir kritis Ennis (2011). Instrumen terdiri dari 25 butir soal pilihan ganda yang telah divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukan kemampuan memberikan penjelasan dasar, membangun keterampilan dasar, inferensi, membuat penjelasan lebih lanjut, strategi dan taktik. Kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah dan kemampuan membuat penjelasan lebih lanjut memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan kemampuan lainnya. This study aims to describe one of the capabilities of the 21st century, critical thinking of high school students on momentum and impulse concepts for 2018/2019 the academic year. The subject of this study were senior high school students totaling 20 people. Critical thinking ability refers to the indicators of Ennis’s critical thinking skills (2011). The instrument consists of 25 questions with multiple choice that have been validated by experts. The results of the study show the ability to provide basic explanations, build basic skill, inference, making further explanations, strategies and tactics. Students’ critical thinking skills are still relatively low, the ability making further explanations has a lower value than other abilities.