Yeni Mulyani Supriatin
Balai Bahasa Bandung, Jalan Sumbawa No. 11, Bandung

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Sampul Metasastra Vol. 1, No. 1, Juni 2008 Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.%p

Abstract

HALAMAN DEPAN: Metasastra Vol 9, No 1, Juni 2016 Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i1.%p

Abstract

HALAMAN DEPAN: Metasastra Vol. 1, No. 1, Juni 2008 Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.%p

Abstract

MEMBACA HIKAYAT KADIROEN KARYA SEMAOEN Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 3, No 1 (2010)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2010.v3i1.64-73

Abstract

Sejarah sastra Indonesia selama ini diketahui titik awalnya ditandai dengan lahirnya novel Siti Nurbaya karya Marah Rusli. Namun jika meninjau kembali ke masa-masa tahun 1920-an, novel Siti Nurbaya bukanlah satu-satunya novel yang ada. Salah satu di antara novel yang ada adalah Hikayat Kadirun karya Semaoen. Penelitian ini menyangkut Hikayat Kadirun karya Semaoen yang menggambarkan situasi pergerakan pada zaman kolonial, baik pergerakan yang berbasis nasional maupun pergerakan yang berbasis internasional yang biasa disebut dengan paham internasionalisme.
Sampul Metasastra Vol. 9, No. 1, 2016 Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i1.%p

Abstract

Petunjuk Penulisan Metasastra Vol 9, No 1, Juni 2016 Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i1.%p

Abstract

REPRESENTASI ANTARA FAKTA DAN FIKSI JANG OK JUNG SEBUAH DRAMA SEJARAH KOREA (Representation Between Fact and Fiction of “Jang Ok Jung”: a Korean Historical Drama) Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2014.v7i2.241-252

Abstract

Karya sastra yang berlatar belakang sejarah selalu menarik untuk dicermati. Apakah karya sastra tersebut menggambarkan fakta sejarah atau lebih banyak imajinatifnya? Terlepas dari itu Jang Ok Jung Live for Love sebuah drama Korea yang disiarkan dalam media televisi bernuansa historis cukup menarik diteliti. Penelitian ini bermaksud menggali makna drama Jang Ok Jung dengan mengamati variasi-variasi dalam drama tersebut berdasarkan sejarah selaku hipogramnya, melalui studi intertekstual. Masalah yang menarik untuk dikaji adalah bagaimana gambaran Ok Jung, bagaimana pula sepak terjang Ok Jung mulai ia berperan sebagai Ok Jung sampai menjadi Jang Hee Bin, dan siapa saja yang mendukung dan menjegalnya? Metode yang digunakan dalam memaknai drama tersebut adalah deskriptif kualitatif dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara sejarah dan dramanya terdapat perbedaan yang mencolok. Dialog, alur, motif, dan penampilan gambar sebagai kekuatan visualisasi lebih “berwarna” daripada sejarahnya. Drama televisi yang lebih berorientasi pada pasar juga menjadi pertimbangan lain adanya perbedaan antara sejarah dan fiksi.
Abstrak Bahasa Inggris Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i1.%p

Abstract

CERPEN “SUKRI MEMBAWA PISAU BELATI” KARYA HAMSAD RANGKUTI: ANALISIS SEMIOTIK Supriatin, Yeni Mulyani
ATAVISME Vol 15, No 1 (2012): ATAVISME, Edisi Juni 2012
Publisher : Balai Bahasa Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.211 KB) | DOI: 10.24257/atavisme.v15i1.45.25-36

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan makna cerpen ?Sukri Membawa Pisau Belati? karya Hamsad Rangkuti dengan pendekatan semiotik yang dikembangkan oleh Riffatere dan Culler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ?Sukri Membawa Pisau Belati? karya Hamsad Rangkuti mengungkapkan situasi psikologis kepribadian manusia yang muncul ke permukaan di antara dua kesadaran, yaitu kesadaran faktual dan arus bawah sadar. Situasi psikologis kepribadi­an manusia yang dialami protagonis merupakan pengaktualan teori Freud yang dituangkan dalam genre cerpen Abstract: This study aims to reveal the meaning of the short story entitled ?Sukri Membawa Pisau Belati? written by Hamsad Rangkuti using Riffatere and Culler perspective. The results show that the short story entitled "Sukri Membawa Pisau Belati" by Hamsad Rangkuti reveals the psychological situation of the human personality emerging between two awareness, which are factual and current awareness. The psychological situation experienced by the protagonists is the application of Freud's theory as outlined in the genre of stories. Key Words: heuristic, hermeneutics, and current awareness
SASTRA LISAN SUNDA SEBAGAI MEDIA JEJARING MOTIF UNTUK PENGUATAN NKRI (Sundanese Oral Literature as Media of Motifs Network for Strengthening the Unitty of the Republic of Indonesia) Supriatin, Yeni Mulyani
Salingka Vol 12, No 02 (2015): SALINGKA, EDISI DESEMBER 2015
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v12i02.200

Abstract

AbstractDiversity and similarity of the motif found in oral literature in the archipelago can actually be adhesive for disintergration in the nation and it can strengthen the Homeland. The issues of regional programs, such as Malay and regional autonomy is one of the “threat” of the split nation. This study aimed to describe Sundanese oral literary motifs (as a baseline for comparison with other areas of oral literary motifs) that can be used as the media of motifs network for strengthening the nation. Analyzing data motif index approach. Source of data used are oral literature from Sunda belonging to the kind of prose randomly selected with consideration of the stories are chosen that contain motifs that are universal or motives that at least has been recorded in a motif index version of Thomson and the estimated contained in oral literature outside Sunda so the motifs found can be used as a comparison of motifs to seek their kinship. The results showed that in the oral literature of Sunda found several motifs such as the origin of the first humans on earth, the origin of the rice, the origin place, the angel who married to a man, man to stone, and the human half of which are universal motifs.Keywords: oral literature Sunda, motifs, and motif-indexAbstrakKeragaman dan kesamaan motif sastra lisan Nusantara sesungguhnya dapat menjadi perekat disintergrasi bangsa serta memperkuat NKRI. Isu-isu tentang kewilayahan, seperti kemelayuan dan otonomi daerah merupakan salah satu “ancaman” perpecahan bangsa ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan motif sastra lisan Sunda (sebagai data awal untuk dibandingkan dengan motif sastra lisan daerah lain) yang dapat dimanfaatkan sebagai media jejaring motif untuk penguatan NKRI. Penganalisisan data dilakukan dengan pendekatan motif indeks. Sumber data yang digunakan adalah sastra lisan Sunda jenis prosa yang dipilih secara acak dengan pertimbangan cerita-cerita yang dipilih yang mengandung motif yang bersifat universal atau motif-motif yang minimal sudah tercatat dalam motif indeks versi Thomson serta yang diperkirakan terdapat dalam sastra lisan di luar Sunda sehingga motif yang ditemukan dapat dijadikan bahan perbandingan motif untuk mencari kekerabatannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam sastra lisan Sunda ditemukan beberapa motif seperti asal-usul manusia pertama di bumi, asal-usul padi, asal-usul tempat, bidadari yang menikah dengan manusia, manusia menjadi batu, dan manusia separuh yang merupakan motif-motif universal.Kata kunci: sastra lisan Sunda, motif, dan motif-indeks