Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

IMPLEMENTASI KRIPTOGRAFI VIGENERE CIPHER PADA MEDIA TEKS DENGAN KOMBINASI TRANSPOSISI KOLOM Sinaga, Daurat; Umam, Chaerul
Proceeding SENDI_U 2018: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.929 KB)

Abstract

Popularitas implementasi kriptografi pada media teks masih terus ada sampai saat ini, hal ini dibuktikan dengan berbagai penelitian mengenai penyelesaian kasus tertentu khususnya pada berbagai media teks. Salah satu media yang digunakan adalah media teks dan pada penelitian ini, digunakan media teks sebagai implementasi kriptografi menggunakan algoritma vigenere cipher dengan kombinasi algoritma transposisi kolom. Dalam penelitian ini membuktikan bahwa pesan asli (plaintext) dapat di proses enkripsi dengan baikmenggunakan kombinasi algoritma tersebut serta dapat dikembalikan seperti semua (didekripsi secara sempurna. Selain itu, penelitian ini juga membuktikan apabila salah satu karakter dari text tersebut diubah, maka akan mengubah semua karakter pada pesan yang terenkripsi (cipherteks). Untuk menentukan tingkat keamanan data pesan dengan menggunakan avalanche effect dengan 5 (lima) buah percobaan mendapatkan nilai tertinggi 45,416. Salah satu komponen dalam avalanche effect adalah bit flipping atau dapat disebut juga perubahan bit dalam suatu proses enkripsi. Dalam bit flipping ini digunakan untuk menentukan perubahan bit sebelum dan sesudah proses enkripsi berjalan sehingga mempengaruhi dapat meningkatkan proses keamanan dalam proseskriptografi tersebut.
DIGITAL SIGNATURE PADA CITRA MENGGUNAKAN RSA DAN VIGENERE CIPHER BERBASIS MD5 Handoko, Lekso Budi; Umam, Chaerul; Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Rachmawanto, Eko Hari
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 10, No 1 (2019): JURNAL SIMETRIS VOLUME 10 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4379.136 KB) | DOI: 10.24176/simet.v10i1.2212

Abstract

Salah satu teknik yang populer untuk mengamankan data dengan tingkat keamanan yang tinggi yaitu kriptografi. Berbagai penelitian telah dilakukan dengan menggabungkan kunci simteris dan kunci asimteris untuk mendapatkan keamanan ganda. Dalam makalah ini, tanda tangan digital diterapkan melalui Rivest Shamir Adleman (RSA) sebagai algoritma kunci asimteris yang akan digabung dengan algoritma kunci simteris Vigenere Cipher. RSA yang tahan terhadap serangan karena menggunakan proses eksponensial dan kuadrat besar dapat menutupi kelemahan Vigenere Cipher, sedangkan Vigenere Cipher dapat mencegah kemunculan huruf yang sama dalam cipher yang mempunyai pola tertentu. Vigenere cipher mudah diimplementasikan dan menggunakan operasi substitusi. Untuk mengkompresi nilai numerik yang dihasilkan secara acak, digunakan fungsi hash yaitu Message Digest 5 (MD5). percobaan dalam makalah ini telah memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas enkripsi dimana citra digital dioperasikan dengan MD5 yang kemudian hasilnya akan diubah menjadi RSA. Fungsi hash awal yaitu 32 karakter diubah menjadi 16 karakter yang akan menjadi inputan untuk proses RSA dan Vigenere Cipher. Pada citra berwarna yang digunakan sebagai media operasi, akan dilakukan pengecekan apakah citra tersebut sudah melalui proses digital signature
IMPLEMENTASI KRIPTOGRAFI VIGENERE CIPHER PADA MEDIA TEKS DENGAN KOMBINASI TRANSPOSISI KOLOM Sinaga, Daurat; Umam, Chaerul
Proceeding SENDI_U 2018: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.929 KB)

Abstract

Popularitas implementasi kriptografi pada media teks masih terus ada sampai saat ini, hal ini dibuktikan dengan berbagai penelitian mengenai penyelesaian kasus tertentu khususnya pada berbagai media teks. Salah satu media yang digunakan adalah media teks dan pada penelitian ini, digunakan media teks sebagai implementasi kriptografi menggunakan algoritma vigenere cipher dengan kombinasi algoritma transposisi kolom. Dalam penelitian ini membuktikan bahwa pesan asli (plaintext) dapat di proses enkripsi dengan baikmenggunakan kombinasi algoritma tersebut serta dapat dikembalikan seperti semua (didekripsi secara sempurna. Selain itu, penelitian ini juga membuktikan apabila salah satu karakter dari text tersebut diubah, maka akan mengubah semua karakter pada pesan yang terenkripsi (cipherteks). Untuk menentukan tingkat keamanan data pesan dengan menggunakan avalanche effect dengan 5 (lima) buah percobaan mendapatkan nilai tertinggi 45,416. Salah satu komponen dalam avalanche effect adalah bit flipping atau dapat disebut juga perubahan bit dalam suatu proses enkripsi. Dalam bit flipping ini digunakan untuk menentukan perubahan bit sebelum dan sesudah proses enkripsi berjalan sehingga mempengaruhi dapat meningkatkan proses keamanan dalam proseskriptografi tersebut.
PENYEMBUNYIAN PESAN MENGGUNAKAN STEGANOGRAFI DENGAN METODE LSB DAN ENKRIPSI KRITOGRAFI Handoko, Lekso Budi; Umam, Chaerul
Proceeding SENDI_U 2019: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.445 KB)

Abstract

Steganografi adalah sebuah teknik untuk menyembunyikan pesan dengan menggunakan sebuah media atau juga disebut cover. Sedangkan LSB (Least Significant Bit) adalah sebagai algoritma atau metode menyembunyikan pesan yang akan disisipkan. Seperti pada perangkat keamanan lainnya, steganografi dapat digunakan pengamanan seperti citra dengan watermarking dengan alasan untuk perlindungan copyright. Metode LSB yang digunakan pada teknik steganography tergolong mudah pada penerapannya. Dasar dari metode ini adalah bilangan berbasis biner atau dengan kata lain angka 1 dan angka 0. Metode LSB berhubungan dengan ukuran 1 bit dan ukuran 1 byte, yang terdiri dari 8 bit data. Dalam penelitian ini penulis menggabungkan metode LSB dengan kriptografi metode Caesar Cipher. Dari hasil penggabungan metode antara LSB dan kriptografi akan sulit dipecahkan, karena memiliki dua tingkat keamanan. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa sistem pengamanan pesan menggunakan kriptografi dan steganografi terbagi menjadi empat, yaitu Encode, Decode, Enkripsi dan Dekripsi. Tujuan utama untuk mengamankan subtansi data rahasia dengan cara menyamarkan dengan sebuah media agar sulit untuk teridentifikasi
Data Security Using Color Image Based on Beaufort Cipher, Column Transposition and Least Significant Bit (LSB) Handoko, Lekso Budi; Umam, Chaerul
Journal of Applied Intelligent System Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Applied Intelligent System
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro and IndoCEISS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jais.v8i2.7863

Abstract

One of cryptography algorithm which used is beaufort cipher. Beaufort cipher has simple encryption procedure, but this algorithm has good enough endurance to attack. Unauthorized people cannot break up decrypt without know matrix key used. This algorithm used to encrypt data in the form of text called plaintext. The result of this algorithm is string called ciphertext which difficult to understood that can causing suspicious by other people. Beaufort cipher encryption tested with avalanche effect algorithm with modified one, two, three and all key matrix which resulting maximum 31.25% with all key modification so another algorithm is needed to get more secure. Least Significant Bit (LSB) used to insert ciphertext created to form of image. LSB chosen because easy to use and simple, just alter one of last bit image with bit from message. LSB tested with RGB, CMYK, CMY and YUV color modes inserted 6142 characters resulting highest PSNR value 51.2546 on YUV color mode. Applying steganography technique has much advantage in imperceptibility, for example the image product very similar with original cover image so the difference can not differentiate image with human eye vision. Image that tested as much ten images, that consist of five 512 x 512 and five 16 x 16 image. While string message that used is 240, 480 and 960 character to test 512 x 512 image and 24, 48 and 88 character to test 16 x 16 image. The result of experiment measured with Mean Square Error (MSE) and Peak Signal Ratio (PSNR) which has minimum PSNR 51.2907 dB it means stego image that produced hood enough. Computation time calculation using tic toc in matlab resulting fastest value 0.041636 to encrypt 2000 character and the longest time is 4.10699 second to encrypt 6000 character and inserting to image. Amount of character and amount of multi algorithm can affecting computation time calculation.
A Super Encryption Approach for Enhancing Digital Security using Column Transposition - Hill Cipher for 3D Image Protection Handoko, Lekso Budi; Umam, Chaerul
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol. 9, No. 3, August 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kinetik.v9i3.1984

Abstract

Image encryption is an indispensable technique in the realm of information security, serving as a pivotal mechanism to safeguard visual data against unauthorized access and potential breaches. This study scrutinizes the effectiveness of merging columnar transposition with the Hill Cipher methodologies, unveiling specific metrics from a curated set of sample images. Notably, employing column transposition with the key "JAYA" and the Hill Cipher with the key "UDINUSSMG," the encrypted images underwent rigorous evaluation. 'Lena.png' demonstrated an MSE of 513.32 with a PSNR of 7.89 dB, while 'Peppers.png' and 'Baboon.png' recorded MSE values of 466.67 and 423.92, respectively, with corresponding PSNR figures of 7.12 dB and 7.31 dB. Across all samples, a consistent BER of 50.00% indicated uniform error propagation, while entropy values settled uniformly at 7.9999, highlighting consistent data complexity. While the findings underscore a consistent error rate and complexity, there's a compelling need for further refinement to enhance image quality and security. Moreover, the study proposes future research avenues exploring a three-layer super encryption paradigm, amalgamating columnar transposition, Hill Cipher, and other robust algorithms. This approach aims to fortify encryption methodologies against evolving threats and challenges in data protection, offering heightened resilience and efficacy in safeguarding sensitive information.
Deteksi dan Pencegahan Web Defacing Judi Online dengan Wazuh SIEM dan Snort IDS Berbasis Signature Reza Pahlevi, Mohammad Rizky; Umam, Chaerul; Handoko, L. Budi
Jurnal Algoritma Vol 22 No 1 (2025): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.22-1.2220

Abstract

Web defacing attacks, where websites are replaced with unwanted content, such as online gambling advertisements, pose a serious threat to the integrity and reputation of websites, especially those belonging to government agencies. This research aims to detect and prevent web defacing attacks containing online gambling content by combining Wazuh Security Information and Event Management (SIEM) and Snort signature-based Intrusion Detection System (IDS). Wazuh is used to monitor and collect activity logs in real-time when suspicious activity is detected. Meanwhile, Snort IDS acts as a signature-based intrusion detection system that can recognize web defacing attack patterns through predefined rules for online gambling content. This research was conducted by building a web defacing attack simulation environment on the server, then testing the response and effectiveness of Wazuh and Snort in detecting and preventing attacks. The test results show that the combination of Wazuh SIEM and Snort IDS can detect and prevent web defacing attacks with a very high accuracy rate, namely 100% of attacks can be detected by Wazuh File Integrity Monitoring and 76% for Snort IDS. The implementation of this system is expected to help improve website security, especially those managed by public institutions, from web defacing threats.
DIGITAL SIGNATURE PADA CITRA MENGGUNAKAN RSA DAN VIGENERE CIPHER BERBASIS MD5 Handoko, Lekso Budi; Umam, Chaerul; Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Rachmawanto, Eko Hari
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 10, No 1 (2019): JURNAL SIMETRIS VOLUME 10 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v10i1.2212

Abstract

Salah satu teknik yang populer untuk mengamankan data dengan tingkat keamanan yang tinggi yaitu kriptografi. Berbagai penelitian telah dilakukan dengan menggabungkan kunci simteris dan kunci asimteris untuk mendapatkan keamanan ganda. Dalam makalah ini, tanda tangan digital diterapkan melalui Rivest Shamir Adleman (RSA) sebagai algoritma kunci asimteris yang akan digabung dengan algoritma kunci simteris Vigenere Cipher. RSA yang tahan terhadap serangan karena menggunakan proses eksponensial dan kuadrat besar dapat menutupi kelemahan Vigenere Cipher, sedangkan Vigenere Cipher dapat mencegah kemunculan huruf yang sama dalam cipher yang mempunyai pola tertentu. Vigenere cipher mudah diimplementasikan dan menggunakan operasi substitusi. Untuk mengkompresi nilai numerik yang dihasilkan secara acak, digunakan fungsi hash yaitu Message Digest 5 (MD5). percobaan dalam makalah ini telah memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas enkripsi dimana citra digital dioperasikan dengan MD5 yang kemudian hasilnya akan diubah menjadi RSA. Fungsi hash awal yaitu 32 karakter diubah menjadi 16 karakter yang akan menjadi inputan untuk proses RSA dan Vigenere Cipher. Pada citra berwarna yang digunakan sebagai media operasi, akan dilakukan pengecekan apakah citra tersebut sudah melalui proses digital signature
Implementation Of Extreme Gradient Boosting Algorithm For Predicting The Red Onion Prices Saputri, Pungky Nabella; Alzami, Farrikh; Saputra, Filmada Ocky; Andono, Pulung Nurtantio; Megantara, Rama Aria; Handoko, L Budi; Umam, Chaerul; Wahyudi, Firman
Moneter: Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol. 11 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khladun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.456 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v11i1.55

Abstract

Red Onion or the Latin name Allium Cepa is included in the group of vegetable plants that are needed by the public for food needs. Red Onions are one of the seasonal crops so their availability can change in the market which causes price instability due to a lack of supply of production by several factors: 1) not yet it's harvest time, 2) crop attacked disease pests and fungi, and 3) weather factor. Therefore, a study is needed to predict red onion prices, so that it can be used as information for the government to stabilize red onion prices. The method used in this study is CRISP-DM and the Extreme Gradient Boosting algorithm to predict the price of red onions by taking data samples from Tegal and Pati Cities. The results of this study are that the Extreme Gradient Boosting algorithm is able to produce Tegal District Root Mean Square Error (RMSE) values of 5107.97% and Mean Absolute Percentage Error (MAPE) values of 0.17%. For prediction results with Pati Regency data samples, it produces a Root Mean Square Error (RMSE) value of 6049.74% and a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 0.17%.
PREDIKSI EMAIL PHISING MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINE Umam, Chaerul; Handoko, L. Budi
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 8, No 01 (2024): SEMNAS RISTEK 2024
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/semnasristek.v8i01.7138

Abstract

Email phising merupakan salah satu bentuk kejahatan di internet yang dapat merugikan banyak orang. Ketika seseorang sudah terkena phising maka data data orang tersebut dapat hilang dan digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Pada penelitian ini, akan melakukan proses klasiifkasi email phising dengan menggunakan bantuan machine learning yaitu algoritma SVM. Dataset yang digunakan pada penelitian ini yaiitu merupakan dataset yang berisi body email yang terdiri dari total 18650 data yang terdiri dari 11322 data safe email dan 7328 data phising email. Dari data tersebut, akan dibagi menjadi 70% data pelatihan dan 30% data pengujian. Setelah dilakukan proses pengujian pada penelitian ini, algoritma SVM yang digunakan mendapatkan akurasi pengujian sebesar 84.56%.