Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove untuk Pelestarian Ekosistem dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Desa Ketapang, Kabupaten Tangerang Habila, Citra Naswa; Elysia, Vita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 9, No 2 (2025): Volume 9, No.2, Mei 2025 (in progress)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v9i2.34897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan ekowisata mangrove atau bakau di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, sebagai pendekatan terpadu untuk pelestarian ekosistem pesisir dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Meskipun memiliki lokasi yang strategis dan potensi ekologi yang besar, ekosistem mangrove di kawasan ini menghadapi tekanan akibat alih fungsi lahan dan urbanisasi. Keberadaan Ketapang Urban Aquaculture menjadi model menjanjikan yang mengintegrasikan edukasi, konservasi, dan pariwisata. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menerapkan analisis IFE (Internal Factor Evaluation), EFE (External Factor Evaluation), dan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada. Temuan menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara masyarakat, pemerintah, dan swasta sangat penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Strategi yang disarankan meliputi diversifikasi aktivitas ekonomi, peningkatan infrastruktur wisata, serta pelaksanaan program edukasi lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, Desa Ketapang berpotensi menjadi model ekowisata mangrove berkelanjutan yang menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
PEMETAAN KERAPATAN VEGETASI (NDVI) DAN SUHU PERMUKAAN (LST) UNTUK MENDUKUNG ADAPTASI PERENCANAAN KOTA TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DI KOTA SEMARANG Kris Sahara, Angga; Elysia, Vita
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Climate change is a global issue with significant implications for urban planning. This study examines Vegetation Density (NDVI) and Land Surface Temperature (LST) in Semarang City to support climate-adaptive urban planning. Using Landsat 8 imagery data from 2015 and 2023, analyzed through a Geographic Information System (GIS) approach, the findings reveal a substantial decline in vegetated areas. The moderately dense vegetation category decreased by 1,085.13 hectares (10.82%), while non-vegetated areas expanded by 1,988.64 hectares (30.05%). Additionally, there was a significant rise in surface temperature, from a maximum of 28.445°C in 2015 to 35.730°C in 2023. A strong negative correlation between NDVI and LST indicates that vegetation loss contributes to increased temperatures. To mitigate these effects, this study recommends adaptation strategies such as enhancing urban vegetation, expanding green open spaces, and implementing sustainable water management. These measures are expected to assist policymakers in developing strategies to enhance urban resilience to climate change.