Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ARSITEKTUR HIJAU: Arsitektur Ramah Lingkungan Deddy Erdiono
EKOTON Vol. 2 No. 2 (2013): Juli - Desember 2013
Publisher : PPLH-SDA, Lembaga Penelitian Unsrat Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegelisahan untuk mengantisipasi masalah pemanasan global hampir melibatkan seluruh disiplin keilmuan, tidak terkecuali arsitektur. Karenanya, arsitek yang mengemban amanah sebagai “sang pengubah wajah dunia”, nampaknya juga harus segera ikut bertanggung jawab untuk menyikapi isyu global ini dengan sejumlah kiat-kiat yang terkait dengan dunia rancang bangun arsitektur hijau ramah lingkungan. Beberapa pendekatan yang perlu untuk dilakukan meliputi perilaku manusia itu sendiri sebagai penghuni/pemakai, pengaturan masalah bangunan dan lingkungannya, perekayasaan bentuk dan ruang, pemanfaatan enerji alternatif, pemakaian material bangunan dan lain-lain
PUSAT PENELITIAN KANKER DI MANADO. Neoplasmatic Architecture Glory Maweikere; Reny Syafriny; Deddy Erdiono
MEDIA MATRASAIN Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v15i2.21272

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang terus berkembang dari tahun ke tahun dan menjadi perbincangan yang sangat hangat terlebih khusus di negara berkembang. Sulawesi Utara dengan ibukota Manado menjadi bagian dari Negara berkembang yang belum memiliki wadah dan sarana prasarana informasi yang akurat. Oleh karena itu perlu dihadirkan Pusat Penelitian Kanker agar dapat mencapai studi klinis.Konsep Neoplasmatic Architecrure pada bangunan menjadi salah satu bentuk penerapan arsitektur dalam pemanfaatkan desain sebagai metode untuk mengeksplorasi dan memanipulasi bahan biologis yang sebenarnya, dimana analogi dari perkembangan sel yang abnormal dalam tubuh akan digambarkan melalui konsep Neoplasmatic Architecture yang menyiratkan adanya entitas tentang semi-living, yakni antara biologi dan engineering. Kata Kunci : Pusat Penelitian, Kanker, Neoplasmatic Architecture