Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KAJIAN PEMANFAATAN LAHAN PADA DAERAH RAWAN LONGSOR DI KECAMATAN TIKALA KOTA MANADO Arifin Kamil; Hanny Poli; Hendriek H. Karongkong
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 6 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v6i2.5249

Abstract

ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR PADA KAWASAN PUSAT PERDAGANGAN KOTA TOMOHON Prasetiyo .; James Timboeleng; Hanny Poli
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 6 No. 3 (2014)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v6i3.6060

Abstract

Parkir merupakan salah satu elemen penting dalam transportasi perkotaan karena akan berdampak terhadap pemilihan moda serta berpengaruh pada masyarakat dan sistem trasportasi dalam satu kota baik itu secara jangka panjang ataupun pendek.Kawasan pusat perdagangan Kota Tomohon merupakan salah satu kawasan yang padat aktifitas berada pada jalur arteri yang menghubungkan beberapa pusat kegiatan wilayah berada dalam wilayah adminisrasi Kelurahan Matani, kondisi eksisting saat ini pada kawasan pusat perdagangan tidak memiliki areal parkir yang dapat menampung kendaraan pengunjung pusat perdagangan sehingga mobil maupun motor milik pengunjung hanya di parkir pada badan jalan sehingga mengurangi kapasitas jalan yang ada. Pada penelitian ini metode survei yang digunakan adalah pengumpulan data primer terhadap permintaan parkir berupa kendaraan yang datang dan keluar serta pengumpulan data sekunder meliputi RDTR Kota Tomohon 2011-2031 dan Kota Tomohon Dalam Angka 5 tahun terakhir. Kawasan pusat pedagangan sendiri sifatnya linier sepanjang jalan raya Kota Tomohon dengan panjang 200 meter. Hasil analisis dari data yang didapat selama penelitian didapat jumlah rata-rata kendaraan yang masuk area parkir selama kurun waktu seminggu adalah sebanyak 436 unit minibus, 4 unit bus/truck, dan 425 sepeda motor. Dari hasil analisis kebutuhan kapasitas parkir sendiri diperoleh bahwa area parkir on street pada kawasan pusat perdagangan Kota Tomohon sudah tidak lagi mencukupi yakni dengan SRP eksisting untuk mobil 53 unit dengan kebutuhan sebenarnya 56 unit, selain itu pada jam-jam puncak pada pukul 15.00 hingga 18.00 area parkir sudah tidak dapat menampung kendaraan yang datang sehingga sebagian kendaraan sulit untuk mendapatkan lokasi parkir. Dampak yang ditimbulkan oleh lokasi parkir onstrret pada jalan raya tomohon yakni menghambat arus yang akan lewat di jalan tersebut.Berdasarkan hasil survey dan analisis perlu direalisasikan lokasi area parkir baru yang sifatnya bukan onstreet serta masih dapat dijangkau dari pusat perdagangan dengan jalan kaki dalam hal ini kami memberikan alternatif yaitu pada kawasan ex-SPBU Kota Tomohon, selain itu pemanfaatan moda angkutan masal juga perlu di perhitungkan guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
SHOPPING CENTRE DI KOTA TOMOHON . Green Architecture Toni A. Tumbole; . Sangkertadi; Hanny Poli
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i1.24620

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin modern membuat manusia juga semakin memiliki banyak tuntutan. Kebutuhan penting manusia yang awalnya merupakan kebutuhan primer sandang, pangan dan papan kini seakan bergeser ke kebutuhan sekunder dan tersier yang lebih diutamakan. Untuk itu, adanya pusat perbelanjaan yang menunjang kebutuhan masyarakat tentu dapat membantu memenuhi setiap kebutuhan masyarakat era modern saat ini. Tomohon merupakan kota berkembang di sulawesi utara dengan jumlah penduduk 103.506 jiwa (2015) merupakan tempat yang dinilai tepat untuk diadakan pembangunan pusat perbelanjaan karena infrastruktur sekelas pusat perbelanjaan dinilai masih minim di kota yang saat ini memiliki event tahunan TIFF (Tomohon International Flower Festival) dan sering dikunjungi oleh masyarakat domestik maupun internasional. Dengan hadirnya pusat perbelanjaan yang menyusung konsep green architecture merupakan pusat perbelanjaan dengan konsep yang baru, di daerah Sulawesi Utara khususnya Tomohon, akan membuat masyarakat untuk dapat lebih menghargai lingkungan tempat tinggal kita semua, serta lebih menghargainya untuk dapat terjaga sepenuhnya. Kata Kunci: Pusat Perbelanjaan, Kota Tomohon, Green Architecture
PUSAT KEGIATAN KEROHANIAN KRISTEN DI MANADO. Psikologi Arsitektur Kevin T. S. Laotongan; Hanny Poli; Windy Mononimbar
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i1.24627

Abstract

Kegiatan kerohanian merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan perilaku baik dalam kehidupan umat Kristen. Pusat Kegiatan Kerohanian Kristen adalah wadah bagi umat Kristen untuk melakukan kegiatan-kegiatan spiritual dan rekreasi mereka diluar Gereja untuk lebih dapat mengembangkan diri khususnya secara moral. Fasilitas seperti ini dibutuhkan masyarakat kota Manado agar pertumbuhan karakter serta tingkat rasa kebersamaan mereka semakin tinggi apalagi masyarakat kota Manado mayoritas beragama Kristen.      Psikologi Arsitektur merupakan pendekatan tema yang berkaitan dengan perilaku manusia dan lingkungan sekitar. Ini dapat menjadi suatu korelasi yang baik dimana ada keterkaitan antara objek dan tema dimana objek dapat berkomunikasi dengan pengguna sehingga pengguna akan merasa nyaman ketika berada dalam objek tersebut dan dapat menuntun pengguna untuk berperilaku yang seharusnya.     Kata kunci : Pusat Kegiatan Kerohanian Kristen, Psikologi Arsitektur
HOTEL DAN CONVENTION CENTER DI MANADO. Arsitektur Kontemporer Chiesa M. K. Kembuan; . Suryono; Hanny Poli
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i2.25590

Abstract

Hotel dan Convention Center merupakan fasilitas pendukung untuk tempat tinggal selama beberapa hari yaitu guna untuk mengantisipasi kedatangan wisatawan lokal dan wisatawan asing dengan berbagai tujuan. kegiatan dan kepentingan yang berbeda seperti berwisata, berbisnis, menghadiri konferensi. Kehadiran Hotel dan Convention Center di  Manado diharapkan dapat memberikan fasilitas akomodasi yang baik dan lengkap bagi para tamu dengan berbagai tujuan yang berbeda-beda. Kota Manado merupakan tempat  yang penting bagi pengunjung yang merupakan atraksi pariwisata sebagai suatu kreasi bernilai dalam bentuk serangkaian aktivitas sesuai dengan minat kunjungan wisatawan, yang meliputi wisata budaya, wisata alam, wisata buatan di Kota Manado. Tema “Arsitektur Kontemporer” yaitu sebuah konsep desain yang selalu berkembang atau selalu mengikuti perkembangan jaman dimana kekontemporeran tersebut merupakan perpaduan arsitektur modern dengan iklim tropis dan suatu aspek tradisional lingkungan setempat.Kata Kunci : Hotel, Convention Center, Kota Manado, Arsitektur Kontemporer 
RUMAH DOA DI MANADO. Penerapan Analogi Tabernakel pada Desain Dowes D. C. Larungkondo; Windy Mononimbar; Hanny Poli
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v8i2.27807

Abstract

Kota Manado adalah salah satu kota di Indonesia yang penduduk mayoritasnya beragama Kristen. Untuk itu perlunya dihadirkan fasilitas yang bias menunjang kagiatan kerohanian di Kota Manado yaitu rumah doa. Tema yang akan diterapkan dalam perancangan ini adalah “Penerapan Analogi Tabernakel pada Desain” dengan metode perancangan glass box. Lokasi yang dipilih untuk perancangan adalah Kecamanatan Bunaken di Kelurahan Bailang dengan luas site 3200 m2. Lingkup pelayanan rumah doa ini adalah mencakup seluruh wilayah Kota Manado dan juga kota-kota di sekitarnya seperti Kota Tomohon, dan Kota Bitung. Fasilitas yang dihadirkan pada rumah doa adalah ruang doa, ruang seminar, ruang konseling, ruang baca, penginapan, kantor pengelola, dan kafetaria. Penerapan konsep tema diterapkaan pada unsur zoning, perletakan massa, vegetasi, fungsi, symbol, dan bentuk bangunan.Kata Kunci: Rumah Doa, keKristenan, Analogi, Tabernakel, Manado.