Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN TEKNIK MEMBACA TOP DOWN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS IX DI SMPN 2 JATINANGOR Wartika, Eti
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 1 (2015): Volume 15, Nomor 1, April 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v15i1.801

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk (1) mengkaji keefektifan pembelajaran dalam peningkatan hasil belajar siswa, ketercapaian ketuntasan belajar dan kegairahan siswa dalam proses pembelajaran; (2) menelaah respon siswa terhadap pembelajaran membaca top down (MTD). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX D SMP Negeri 2 Jatinangor Kabupaten Sumedang. Instrumen yang digunakan adalah rencana pembelajaran, tes hasil belajar, lembar penilaian siswa, lembar observasi dan lembar angket. Penelitian dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 kegiatan utama, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pelaksanaan pembelajaran diobservasi oleh tiga pengamat (observer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa didasarkan pada perolehan nilainya. Begitu pula dari segi ketuntasan belajar menunjukkan peningkatan dari nilai rata-rata 77,65 menjadi 80,24. Ditinjau dari aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran, hasil angket, dan komentar dari para observer, dapat disimpulkan bahwa respon siswa positif, siswa merasa lebih tertantang dan dapat hal-hal baru dalam pembelajaran membaca top down.Kata-kata kunci : Membaca top down, pembelajaran bahasa Indonesia, PTK                                                 AbstractThis research was classroom action research (CAR). The purpose of this study was to (1) examine the effectiveness of learning in improving outcomes students’ learning, the achievement of mastery learning and enthusiasm of students in the learning process; (2) examine the students’ respon in learning  to read top down. The Subject of  this study was the students of class IX D SMP Negeri 2 Jatinangor Sumedang District. Instruments used were lesson plans, test results of learning, student assessment sheet, observation and questionnaire sheet. The study was done in two cycles, each consisting of 4 main event, namely planning, action, obsevation, and reflection. Implementation of learning observed by three observers. Research results seen from the result of tests of students in each cycle and there appears to be an increase in learning outcomes significantly. Similarly, increasing mastery learning of the avarage value of 77.65 into 80.24. Judging from the students during the learning activity, the results of the questionnaire, and the comments of the observer. It can be concluded that the positive students’ respone, students feel more challenged and new learning to read by using  Top Down Reading (TDR) technique.Keywords : Top-down reading, Indonesian language learning, CAR
The Integrity of a Disciple of Christ in Shepherding the Congregation Poole, Ian; Park, Sarah; Wartika, Eti
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article highlights the importance of the shepherd as a disciple of Christ. Their existence as disciples who depend on and adhere to Christ will radiate integrity and piety that shines brightly for their congregation. The method used in this study is literature study. The results show that a disciple places themselves as a learner who clings to Jesus Christ for their relationship with God. It was also found that there is a significant relationship about the shepherd as a disciple of Christ that impacts their service to the congregation. Congregation members served view the Christ-centered example of the shepherd as encouraging them to imitate their way of life. In conclusion, the shepherd as a disciple of Christ yields the values of piety and holiness that affirm their testimony.
Spiritualitas Generasi Muda Kristen dalam Arus Postmodern Wartika, Eti
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56194/spr.v5i1.109

Abstract

Era postmodern membawa tantangan besar bagi generasi muda Kristen, karena perkembangan filsafat postmodernisme yang menekankan relativisme, pluralisme, teknologi, dan individualisme telah menggeser pemahaman mereka tentang nilai-nilai spiritual, yang kerap memicu krisis identitas iman. Penelitian ini mengeksplorasi postmodernisme dan implikasinya terhadap spiritualitas pemuda Kristen, serta tantangan yang muncul dalam mempertahankan fondasi iman mereka di tengah pengaruh pemikiran postmodern. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui kajian pustaka dan analisis teoritis, penelitian ini juga mengidentifikasi strategi pemuridan yang dapat memperkuat fondasi iman pemuda Kristen. Tiga elemen kunci dalam pemuridan—peran orang tua sebagai panutan iman, lingkungan dan komunitas yang mendukung, serta bimbingan dari mentor dan pendamping rohani—berkontribusi dalam membentuk iman yang kokoh dan kontekstual. Temuan penelitian ini memberikan wawasan bagi komunitas Kristen dalam membimbing generasi muda menghadapi tantangan postmodernisme serta mengembangkan pendekatan pemuridan yang relevan dengan kondisi zaman.