dewi ayu setiawati
Fakultas kesehatan masyarakat

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN EKSPERIMENTAL KASUS TEKUK KOMPONEN STRUKTUR KOLOM DENGAN MENGGUNAKAN BAJA Setiawati, Dewi Ayu
Siimo Engineering Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.47 KB) | DOI: 10.31934/siimo.v1i1.147

Abstract

     Kasus tekuk terjadi pada kondisi elastis maupun plastis dibawah pembebanan statis atau dinamis. Pada umumnya, suatu komponen struktur kolom tidak hanya bertugas menahan beban aksial vertikal saja, tetapi juga direncanakan untuk menahan kombinasi beban aksial dan momen lentur. Kondisi ini menjadi tidak optimal apabila tidak melakukan peninjauan pengaruh kelangsingan kolom sebagai bahan pertimbangan penting di dalam perencanaan kolom itu sendiri.     Jenis penelitian adalah kuantitatif dimana ruang lingkup penelitian dibatasi pada : Tipe baja struktur yang digunakan adalah besi tulangan polos dan pipa baja, dengan dimensi penampang baja struktur untuk besi tulangan polos, digunakan yang berdiameter 9,6 mm dan untuk pipa, digunakan berdiameter 21,6 mm. Panjang benda uji untuk pengujian tekuk kolom dibuat bervariasi dengan variasi panjang batang masing – masing sebesar 980 mm, 840 mm dan 750 mm. Parameter yang diteliti dalam penelitian ini adalah : Menentukan beban kritis, tegangan kritis, regangan dan elastisitas dari batang baja; Pengaruh variasi panjang terhadap timbulnya bahaya tekuk pada komponen struktur kolom bahan baja; dan Perilaku tekuk yang ditinjau dalam kondisi elastis (elastic buckling), geometri yang sempurna serta bahan homogen.     Beban tekuk yang ditinjau adalah akibat pembebanan aksial. Dari hasil penelitian diketahui perilaku benda uji baik pada besi tulangan maupun pada pipa baja berdasarkan hubungan beban – lendutan dengan variasi panjang 980 mm, 840 mm dan 750 mm memperlihatkan bahwa panjang batang merupakan faktor utama penyebab terjadi kegagalan komponen struktur akibat tekuk (buckling). Penggunaan variasi panjang menunjukanperbedaan besarnya beban kritis pada besi tulangan maupun pipa baja. Perbandingan hasil yang diperoleh melalui analisis terhadap beban kritis dengan menggunaakan metode Euler, metode Matriks Kekakuan serta verifikasi software SAP2000 menunjukkan persen kesalahan berada dibawah 5% sehingga masih dapat diterima secara teknis. Adapun perbandingan hasil eksperimen dengan hasil analisis memperlihatkan persen kesalahan berkisar 2,4 % sampai 16,1 % lebih dari persen kesalahan yang diizinkan sebesar 5 - 10 %. Kata Kunci : Tekuk, Komponen Struktur Kolom, Baja
Studi Komparasi Desain Bangunan Tahan Gempa pada Variasi Resiko Gempa Sulawesi Tengah Zain, Arzal M; Rizal, Andi; Setiawati, Dewi Ayu
Siimo Engineering Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.607 KB) | DOI: 10.31934/siimo.v3i1.956

Abstract

Sulawesi Tengah terdiri dari 12 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 61.841,29 km2. Ibu kota 13 kabupaten kota ini tersebar di seluruh Sulawesi Tengah dengan berbagai variasi resiko gempa sesuai dengan SNI 1726:2012. Variasi resiko gempa ini memberikan perbedaan yang akan memberikan pengaruh pada kebutuhan dimensi. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan desain struktur beton bertulang sesuai SNI 2847:2013 akibat variasi tingkat resiko gempa di Sulawesi Tengah sesuai SNI 1726:2012. Model yang akan digunakan adalah bangunan komersial berlantai 5 dengan 1 bentangan arah x dan y berjarak 5 m dan tinggi lantai seragam sebesar 4 m dan akan dimodelkan 3 dimensi. Material digunakan adalah beton bertulang dengan mutu beton f’c 20 MPa dan tulangan fy 400 MPa. Pengaruh pada volume beton pada balok pengaruhnya tidak ada, baik yang berlokasi di Palu atau Banggai memerlukan volume beton 8 m3. Pada kolom volume beton naik meskipun tidak cukup besar, pada daerah Banggai hanya diperlukan volume 7.2 m3 akan tetapi pada wilayah Palu kebutuhannya naik sampai 8.32 m3. Pengaruh paling besar ada pada kebutuhan tulangan, pada daerah Banggai balok memerlukan volume tulangan 323 kg sedangkan di Palu memerlukan 515.5 kg. Kolom untuk Banggai memerlukan 583.8 kg sedangkan Palu memerlukan 1516.1 kg.
Pemodelan Estimasi Biaya Berdasarkan Harga Bahan dan Upah Tenaga Kerja Rizal, Andi; Zain, Arzal M.; Setiawati, Dewi Ayu
Siimo Engineering Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.907 KB) | DOI: 10.31934/siimo.v3i1.955

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada latar belakang masalah bahwa Estimasi Biaya sangat bermanfaat bagi owner, kontraktor dan konsultan. Kesalahan dalam melakukan estimasi biaya sangat sering dilakukan, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengalaman dan informasi yang didapatkan oleh seorang estimator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu persamaan yang dapat membantu seorang estimator dalam melakukan estimasi biaya yang hasilnya mendekati nilai actual cost dan dapat mempercepat proses estimasi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi Pearson dan Simple Linear Regression atau Regresi Linear Sederhana. Korelasi Pearson digunakan untuk melihat hubungan korelasi antara variabel bebas dan terikat sedangkan Simple Linear Regression digunakan untuk mendapatkan persamaan antara varibel bebas dan variabel terikat. hasil pemodelan regresi yang didapatkan adalah Y = -2.618.015 + 28.35 X, dimana Y adalah variabel biaya pembangunan / m2 dan X adalah variabel batako / 100 buah dengan tingkat akurasi 95%.