Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ALTERNATIF PERENCANAAN SUPERSTRUKTUR JEMBATAN PALU 1 MENGGUNAKAN BOX GIRDER SISTEM KANTILEVER Zain, Arzal M.
Siimo Engineering Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.385 KB) | DOI: 10.31934/siimo.v1i1.144

Abstract

     Jembatan Palu 1 yang terletak di tengah – tengah Kota Palu merupakan jembatan yang melayani lalu lintas paling sibuk di Kota Palu. Saat ini pada jam – jam lalu lintas sibuk jembatan Palu 1 sangat padat dengan kendaraan. Dengan dasar itu maka dibuat alternatif perencanaan jembatan dengan jalan yang lebih lebar.     Perencanaan ini dimulai dengan pengumpulan data – data eksisting. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan tipe jembatan. Dasar – dasar perencanaan mengacu pada RSNI T-02-2005 dan RSNI T-12-2004. Setelah itu dilakukan perencanaan awal dengan menentukan dimensi – dimensi utama jembatan. Pada tahap perencanaan awal dilakukanperhitungan terhadap struktur sekunder jembatan. Analisa beban yang terjadi seperti : analisa berat sendiri, beban mati tambahan, beban lalu lintas, dan analisa pengaruh waktu seperti creep dan kehilangan gaya prategang. Kemudian dari hasil analisa tersebut dilakukan kontroltegangan yang terjadi pada struktur, perhitungan penulangan box girder, dan perhitungan kekuatan dan stabilitas struktur.     Jembatan direncanakan dengan menggunakan box girder dengan sistem kontstruksi kantilever. Ketinggian jembatan beragam mulai dari 2 m sampai dengan 3,5 m. Jembatan direncanakan dengan panjang 120 m dengan bentang 30 m, 60 m, dan 30 m.Kata Kunci : Jembatan Box Girder, Prategang, Pasca Tarik
Desain Kinerja Struktur dengan Menggunakan Analisis Pushover pada Bangunan Gedung di Kota Palu Zain, Arzal M
Siimo Engineering Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1763.887 KB) | DOI: 10.31934/siimo.v2i1.442

Abstract

Resiko gempa pada gedung seringkali menjadi faktor utama pada keruntuhan gedung terutama pada daerah-daerah dengan tingkat resiko gempa yang tinggi. Kota Palu sesuai dengan peraturan gempa yang berlaku masih merupakan salah satu daerah dengan tingkat resiko gempa yang tinggi di Indonesia. Saat ini telah ada beberapa metode untuk menilai kinerja bangunan terhadap pengaruh gempa kuat, di antaranya adalah analisis pushover. Sehingga pada penelitian ini dicoba menganalisis suatu bangunan gedung yang diasumsikan terletak di Kota Palu kemudian dilakukan analisis pushover pada bangunan tersebut. Hasil analisa pushover dengan metode spektum kapasitas yang sesuai dengan ATC-40 memeberikan titik kinerja dengan target perpindahan (displacement target) sebesar 41.327 mm. Berdasarkan perpindahan tersebut maka diketahui rasio perpindahan sebesar 0.0021 yang berarti tingkat kinerja gedung masih berada pada tingkat kinerja Immediate Occupancy Level.Kata Kunci : gempa, desain kinerja struktur, pushover
Studi Komparasi Desain Bangunan Tahan Gempa pada Variasi Resiko Gempa Sulawesi Tengah Zain, Arzal M; Rizal, Andi; Setiawati, Dewi Ayu
Siimo Engineering Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.607 KB) | DOI: 10.31934/siimo.v3i1.956

Abstract

Sulawesi Tengah terdiri dari 12 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 61.841,29 km2. Ibu kota 13 kabupaten kota ini tersebar di seluruh Sulawesi Tengah dengan berbagai variasi resiko gempa sesuai dengan SNI 1726:2012. Variasi resiko gempa ini memberikan perbedaan yang akan memberikan pengaruh pada kebutuhan dimensi. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan desain struktur beton bertulang sesuai SNI 2847:2013 akibat variasi tingkat resiko gempa di Sulawesi Tengah sesuai SNI 1726:2012. Model yang akan digunakan adalah bangunan komersial berlantai 5 dengan 1 bentangan arah x dan y berjarak 5 m dan tinggi lantai seragam sebesar 4 m dan akan dimodelkan 3 dimensi. Material digunakan adalah beton bertulang dengan mutu beton f’c 20 MPa dan tulangan fy 400 MPa. Pengaruh pada volume beton pada balok pengaruhnya tidak ada, baik yang berlokasi di Palu atau Banggai memerlukan volume beton 8 m3. Pada kolom volume beton naik meskipun tidak cukup besar, pada daerah Banggai hanya diperlukan volume 7.2 m3 akan tetapi pada wilayah Palu kebutuhannya naik sampai 8.32 m3. Pengaruh paling besar ada pada kebutuhan tulangan, pada daerah Banggai balok memerlukan volume tulangan 323 kg sedangkan di Palu memerlukan 515.5 kg. Kolom untuk Banggai memerlukan 583.8 kg sedangkan Palu memerlukan 1516.1 kg.
Pemodelan Estimasi Biaya Berdasarkan Harga Bahan dan Upah Tenaga Kerja Rizal, Andi; Zain, Arzal M.; Setiawati, Dewi Ayu
Siimo Engineering Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.907 KB) | DOI: 10.31934/siimo.v3i1.955

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada latar belakang masalah bahwa Estimasi Biaya sangat bermanfaat bagi owner, kontraktor dan konsultan. Kesalahan dalam melakukan estimasi biaya sangat sering dilakukan, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengalaman dan informasi yang didapatkan oleh seorang estimator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu persamaan yang dapat membantu seorang estimator dalam melakukan estimasi biaya yang hasilnya mendekati nilai actual cost dan dapat mempercepat proses estimasi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi Pearson dan Simple Linear Regression atau Regresi Linear Sederhana. Korelasi Pearson digunakan untuk melihat hubungan korelasi antara variabel bebas dan terikat sedangkan Simple Linear Regression digunakan untuk mendapatkan persamaan antara varibel bebas dan variabel terikat. hasil pemodelan regresi yang didapatkan adalah Y = -2.618.015 + 28.35 X, dimana Y adalah variabel biaya pembangunan / m2 dan X adalah variabel batako / 100 buah dengan tingkat akurasi 95%.
ALTERNATIF PERENCANAAN SUPERSTRUKTUR JEMBATAN PALU 1 MENGGUNAKAN BOX GIRDER SISTEM KANTILEVER Arzal M. Zain
Siimo Engineering Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/siimo.v1i1.144

Abstract

     Jembatan Palu 1 yang terletak di tengah – tengah Kota Palu merupakan jembatan yang melayani lalu lintas paling sibuk di Kota Palu. Saat ini pada jam – jam lalu lintas sibuk jembatan Palu 1 sangat padat dengan kendaraan. Dengan dasar itu maka dibuat alternatif perencanaan jembatan dengan jalan yang lebih lebar.     Perencanaan ini dimulai dengan pengumpulan data – data eksisting. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan tipe jembatan. Dasar – dasar perencanaan mengacu pada RSNI T-02-2005 dan RSNI T-12-2004. Setelah itu dilakukan perencanaan awal dengan menentukan dimensi – dimensi utama jembatan. Pada tahap perencanaan awal dilakukanperhitungan terhadap struktur sekunder jembatan. Analisa beban yang terjadi seperti : analisa berat sendiri, beban mati tambahan, beban lalu lintas, dan analisa pengaruh waktu seperti creep dan kehilangan gaya prategang. Kemudian dari hasil analisa tersebut dilakukan kontroltegangan yang terjadi pada struktur, perhitungan penulangan box girder, dan perhitungan kekuatan dan stabilitas struktur.     Jembatan direncanakan dengan menggunakan box girder dengan sistem kontstruksi kantilever. Ketinggian jembatan beragam mulai dari 2 m sampai dengan 3,5 m. Jembatan direncanakan dengan panjang 120 m dengan bentang 30 m, 60 m, dan 30 m.Kata Kunci : Jembatan Box Girder, Prategang, Pasca Tarik
Pemodelan Estimasi Biaya Berdasarkan Harga Bahan dan Upah Tenaga Kerja Andi Rizal; Arzal M. Zain; Dewi Ayu Setiawati
Siimo Engineering Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/siimo.v3i1.955

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada latar belakang masalah bahwa Estimasi Biaya sangat bermanfaat bagi owner, kontraktor dan konsultan. Kesalahan dalam melakukan estimasi biaya sangat sering dilakukan, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengalaman dan informasi yang didapatkan oleh seorang estimator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu persamaan yang dapat membantu seorang estimator dalam melakukan estimasi biaya yang hasilnya mendekati nilai actual cost dan dapat mempercepat proses estimasi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi Pearson dan Simple Linear Regression atau Regresi Linear Sederhana. Korelasi Pearson digunakan untuk melihat hubungan korelasi antara variabel bebas dan terikat sedangkan Simple Linear Regression digunakan untuk mendapatkan persamaan antara varibel bebas dan variabel terikat. hasil pemodelan regresi yang didapatkan adalah Y = -2.618.015 + 28.35 X, dimana Y adalah variabel biaya pembangunan / m2 dan X adalah variabel batako / 100 buah dengan tingkat akurasi 95%.
Studi Komparasi Desain Bangunan Tahan Gempa pada Variasi Resiko Gempa Sulawesi Tengah Arzal M Zain; Andi Rizal; Dewi Ayu Setiawati
Siimo Engineering Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/siimo.v3i1.956

Abstract

Sulawesi Tengah terdiri dari 12 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 61.841,29 km2. Ibu kota 13 kabupaten kota ini tersebar di seluruh Sulawesi Tengah dengan berbagai variasi resiko gempa sesuai dengan SNI 1726:2012. Variasi resiko gempa ini memberikan perbedaan yang akan memberikan pengaruh pada kebutuhan dimensi. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan desain struktur beton bertulang sesuai SNI 2847:2013 akibat variasi tingkat resiko gempa di Sulawesi Tengah sesuai SNI 1726:2012. Model yang akan digunakan adalah bangunan komersial berlantai 5 dengan 1 bentangan arah x dan y berjarak 5 m dan tinggi lantai seragam sebesar 4 m dan akan dimodelkan 3 dimensi. Material digunakan adalah beton bertulang dengan mutu beton f’c 20 MPa dan tulangan fy 400 MPa. Pengaruh pada volume beton pada balok pengaruhnya tidak ada, baik yang berlokasi di Palu atau Banggai memerlukan volume beton 8 m3. Pada kolom volume beton naik meskipun tidak cukup besar, pada daerah Banggai hanya diperlukan volume 7.2 m3 akan tetapi pada wilayah Palu kebutuhannya naik sampai 8.32 m3. Pengaruh paling besar ada pada kebutuhan tulangan, pada daerah Banggai balok memerlukan volume tulangan 323 kg sedangkan di Palu memerlukan 515.5 kg. Kolom untuk Banggai memerlukan 583.8 kg sedangkan Palu memerlukan 1516.1 kg.
ANALISA DINAMIS PADA PORTAL GEDUNG BERTINGKAT TERHADAP BEBAN GEMPA SESUAI SNI 1726:2019 WILAYAH KOTA PALU M. Zain, Arzal; Widodo, Eko; Arlangga, Moh. Nugar
Surya Teknika Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Surya Teknika Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v1i1.4608

Abstract

Dynamic Analysis of Multi-storey Building Portals towards Earthquake Loads According to SNI 1726:2019 in Palu City. We ofien feel the ground surface vibrations due to earthquakes which have an impact on high-rise building structures and s concrete avidence that our country is mostly located in earthquake areas. According to the earthquake resistance planning guidelines forhauses and buildings (SNI 1726:2019), dynamic analysis can be carried out by analyzing the variety of response spectrum. The shear resisting structure only takes into account horizontal forces and lateral deflections. The magnitude of displacement, the shape of the structural change depends on the size of the ratio between the mass and the stiffness of the column. The matrix method playsa very important rorein determining the CicularNatural Frequency (?) and the shape og the structure change (mode shape) and the superposition mode plays a role in superposing the acting forces with the displacement to a simpler from. Basiccally, the actual earhquake force is significantly difficult to predict, butthe analysis approach is to obtain the design earthquake force that the structure can bear.
EVALUASI STRUKTUR BANGUNAN HIJAU INSTITUT TEKNOLOGI SAINS BANDUNG DENGAN METODE PUSHOVER ANALYSIS (STUDI KASUS : TINJAUAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN JALUR EVAKUASI) Kusuma, Catur Bayu Wijaya; Ilham; M. Zain, Arzal
Surya Teknika Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 1 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.6770

Abstract

Buildings must be designed to be earthquake resistant for the safety and comfort of its users. This study evaluates the green building structure of the Bandung Institute of Technology using the Pushover Analysis method with an evacuation route case study. The ITSB building has one evacuation access point in the form of a main staircase which is quite open so that it is dangerous if an earthquake or fire occurs. Therefore, the evacuation route needs to be reviewed in terms of structural resilience with the Pushover Analysis method and from the safety side with the safety regulations of the evacuation route. The formulation of the problem in this study is the potential for plastic hinges on the evacuation route which can endanger the evacuation process due to the limited evacuation route. This study itself aims to determine the potential area of ??plastic joints in the ITSB Building obtained from Pushover Analysis. The Pushover Analysis method is carried out by providing a structured lateral load simulation which is then gradually increased to determine the displacement shape of a building structure. Pushover analysis itself in this study is used to obtain information on which parts have the potential to experience plastic joints. This is because plastic hinges are a form of melting or weakening of the structure on the parts of the structural elements that cause the structure to fail to maintain its strength. From the modeling simulation results with the Pushover Analysis method, it was found that the distribution of plastic hinges could endanger building users to evacuate. Data from Pushover Analysis shows that from the plastic hinge distribution mechanism that occurs, the first melting occurs on the landing beam ladder. Where the stairs are the main access to the evacuation route in the ITSB building. To determine the steps to prevent structural damage, a special evaluation is carried out in the area of ??the staircase structure regarding the structural resistance of the staircase area where plastic hinges occur and an evaluation of the comfort and safety of the ladder structure. access stairs during evacuation. The results of data processing indicate that in terms of structural durability, the ladder structure must be strengthened in areas where there are plastic hinges. And in terms of evacuation safety, it is necessary to add a special emergency ladder for disaster evacuation routes.
Desain Base Isolator Type Lead Rubber Bearing (LRB) pada Gedung Anutapura Medical Center (AMC) Rumah Sakit Anutapura Palu Palupi, Annisa Retno; Zain, Arzal M.; Setiawan, Budi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Anutapura Medical Center (AMC) merupakan salah satu gedung rumah sakit Anutapura Palu yang mengalami kerusakan akibat gempa Palu-Sigi-Donggala tahun 2018 silam. Kemudian dilakukan rekonstruksi atau pembangunan kembali gedung ini pada tahun 2020-2023. Perencanaan gedung ini menggunakan sistem Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) yang dikombinasikan dengan Base Isolator. Base isolator sendiri merupakan suatu teknologi sebagai peredam momen gempa. Base isolator yang digunakan adalah tipe Lead Rubber Bearing (LRB). Adapun perencanaan sistem SRPMK mengacu pada SNI 1726-2019 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk gedung, dan SNI 1727-2020 tentang beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain. Sedangkan perencamaan base isolator mengacu pada UBC 97 Vol-2. Dari perencanaan yang telah dilakukan diperoleh tebal plat LRB sebesar 25 mm, diameter LRB 1,349 m, diameter karet LRB 1,299 m, dan tinggi LRB 680 mm. Dengan dimensi yang ada diketahui kekuatan saat perpindahan desain sebesar 19,913 kN, kuat leleh sebesar 22,126 kN, kekakuan efektif LRB sebesar 1954,432 kN/m, simpangan leleh LRB sebesar 0,001155 m, dan simpangan desain sebesar 0,522 m.