Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita Purnamasari, Ika; Widiyati, Fitri; Sahli, Muhamad
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v9i1.2342

Abstract

Prevalensi kejadian stunting di Kabupaten Wonosobo masih sangat tinggi dan menempati urutan pertama prevalensi di Jawa Tengah sebesar 28,1%. Kondisi ini mebutuhkan analisis faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik prediktif kasus control dengan jumlah sampel sebanyak 120 terbagi dalam 60 responden kasus dan 60 responden kontrol. Analisis dilakukan secara univariate, bivariate dengan chi-square test dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita adalah Berat Badan Lahir (p:0,003; OR:1,002;95%CI: 1,001 – 1,003), tingkat pendidikan ibu (p:0,039; OR:1,726;95%CI: 1,028 – 2,898) dan jarak dengan fasilitas pelayanan Kesehatan (p:0,005; OR:1,000;95%CI: 1,000 – 1,000). Faktor risiko yang terbukti tidak mempengaruhi kejadian stunting adalah pendapatan keluarga, tinggi badan ibu dan frekuensi ANC. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor dominan yang berpengaruh terhadap stunting pada balita adalah berat badan lahir, tingkat Pendidikan ibu dan jarak dengan fasilitas pelayanan Kesehatan.
Efektifitas Media Promosi Kesehatan Dalam Penanganan Stunting (Literatur Review) M. Sahli
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v1i2.2615

Abstract

Health promotion media is media that can support the success of health promotion efforts. Determining good media is one that suits the characteristics of the target. Handling health problems requires health promotion media as an effort to make it easier for officers to deliver material according to target, place, age and time. The more five senses that utilize the media, the easier it is for the target to receive the counseling material. The method used in this research is a literature review using a library review method, data obtained from articles taken from journal search engines. The results of this research show that variations in the visual media of posters, leaflets and flip sheets will make it easier for the public to receive knowledge from health promotion officers. Keywords: , Stunting.
Pendampingan Belajar Bahasa Arab Dengan Metode Lecture Pada Masa Pandemi di MI NU Thoriqotus Sa’diyah Di Desa Colo Kabupaten Kudus Ali Mutafi, Ali Mutafi; M. Sahli
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma)
Publisher : Universitas Darunnajah, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/bisma.v1i2.150

Abstract

Abstrak Artikel berusaha mengulas pendampingan belajar bahasa Arab dengan metode lecture pada masa pandemi di MI NU Thoriqotus Sa’diyah di Desa Colo Kabupaten Kudus. Penelitian menyimpulkan: bahwa ketika pandemi virus Covid 19, pembelajaran bahasa arab bagi anak-anak MI NU Thoriqutus Sa’diyah di desa colo kab kudus mestilah tetap diadakan meski dengan banyak keterbatasan. Anak didik tidak hanya bisa mendapatkan transfer ilmu pengetahuan dari guru saja, akan tetapi bisa memperoleh wawasan lewat buku-buku lain, diskusi bersama teman-teman dengan handphone ataupun dengan secara tatap muka bisa namun harus berjaga jarak. Hal ini sangat bermanfaat guna mengatasi kejenuhan peserta didik dimana mereka banyak waktu luang saat pandemic covid 19. Penelitian merekomendasikan, diperlukan dukungan kebijakan, komitmen tinggi dan pandangan dari pihak sekolah ataupun orang tua agar proses pembelajaran dapat tetap dijalankan dalam berbagai situasi. Starategi dan meode yang sesuai diperlukan guna memastikan proses belajar tetap berjalan dalam berbagai keadaan.
Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair Di Desa Purwojati Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo Tahun 2023 Muhamad Sahli
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma)
Publisher : Universitas Darunnajah, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/bisma.v2i2.351

Abstract

Abstrak: Sampah rumah tangga merupakan salah satu jenis sampah yang menjadi problematika masyarakat. Semakin bertambahnya aktifitas yang dilakukan, maka semakin banyak sampah yang di hasilkan, sehingga pengolahan sampah yang produktif sangat diperlukan. Pengolahan sampah dari masyarakat biasanya di lakukan secara konvensional, memerlukan waktu yang sangat lama bahkan ada yang di abaikan tanpa di pilah-pilih terlebih dahulu antara sampah organik dan anorganik. Metode Decomposer merupakan suatu inovasi pengolahan sampah dengan cara memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk cair. Tujuannya yang ingin kami capai dalam kegiatan ini adalah masyarakat mempunyai keinginan dan ketrampilan dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk cair. Hal ini dilakukan untuk membantu pemerintah daerah dalam upaya mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke TPA Wonorejo Kab. Wonosobo. Kegiatan dilakukan di Desa Purwojati Kec. Kretek Kab. Wonosobo. Metode yang di gunakan adalah sosialisasi, demonstrasi dan implementasi. Sosialisasi dan presentasi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah organik di rumah tangga menjadi pupuk cair yang bisa di manfaatkan sebagai pupuk pertanian sehingga mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke TPA Wonorejo. Demonstrasi dilakukan dengan melibatkan masyarakat tentang praktek pembuatan decomposer menjadi pupuk cair. Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat dan perangkat desa karena dapat mengurangi sampah. Hasil kegiatan Pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah organik dan memahami teknik pengolahan sampah organik menjadi pupuk cair mulai dari pembuatan komposer, menambahkan cairan-cairan fermentasi bahan organik, sampai dengan proses pembusukan.
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT HALUSINASI PADA : PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN (Literature Review) Muhamad Sahli
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v2i3.1160

Abstract

Terapi musik merupakan sebuah teknik relaksasi yang dirancang khusus untuk memberikan rasa tenang, mengendalikan emosi, serta membantu proses penyembuhan penyakit jiwa Terapi musik adalah salah satu metode relaksasi yang bertujuan untuk memberikan ketenangan, mengendalikan emosi, serta membantu dalam penyembuhan gangguan psikologis.Literatur review ini yaitu untuk mengetahui pengaruh tindakan pemberian terapi musik klasik pada pasien halusinasi pendengaran.Referensi yang digunakan diambil dari database elektronik, khususnya Google Cendekia, untuk periode 2017 hingga 2021.Terapi musik klasik terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pasien yang mengalami halusinasi pendengaran. Dengan memberikan efek relaksasi pada tubuh dan pikiran, terapi musik ini dapat berkontribusi pada perkembangan diri serta penyembuhan gangguan psikologis yang dialami pasien.
EFEKTIFITAS METODE PROMOSI KESEHATAN DALAM PENANGANAN STUNTING: LITERATURE REVIEW Muhamad Sahli
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v3i1.1161

Abstract

Stunting adalah kondisi di mana balita memiliki tinggi atau panjang badan yang kurang dibandingkan dengan anak seusianya. Masalah gizi kronis menjadi faktor utama penyebab stunting, yang dipengaruhi oleh berbagai aspek, termasuk status sosial ekonomi, gizi ibu selama kehamilan, kesehatan bayi, dan kurangnya asupan gizi yang memadai. Akibatnya, di masa depan, anak-anak yang mengalami stunting berisiko mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal.Berbagai masalah kesehatan pada ibu yang memiliki balita dapat dicegah melalui upaya promosi kesehatan. Promosi kesehatan dirancang untuk memfasilitasi perubahan perilaku individu serta menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan. Metode promosi kesehatan merupakan salah satu sarana dalam pendidikan kesehatan, yang perlu dipertimbangkan dengan cermat, memperhatikan materi, kondisi sasaran (termasuk aspek sosial budaya), serta faktor-faktor lain yang berkaitan dengan lingkungan komunikasi, seperti ruang dan waktu.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektivitasan metode promosi kesehatan dalam penanganan stunting. Studi ini menggunakan metode literatur tinjauan data yang diperoleh dari sumber data sekunder. Referensi yang dikumpulkan dari database elektronik, yaitu Google Cendekia untuk periode 2021-2024. Dari artikel yang telah dikumpulkan, setiap metode promosi Kesehatan memiliki focus yang berbeda-beda seperti metode ceramah, demonstrasi, peer education, Simulation Game dan health education. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas metode promosi Kesehatan dalam penanganan stunting dapat meningkatkan pengetahuan pengetahuan ibu yang memiliki Balita.
ANALISA FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP USIA KAWIN/NIKAH PERTAMA PEREMPUAN DI KABUPATEN WONOSOBO Muhamad Sahli; Farikhah Indriani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v10i2.1520

Abstract

Purpose: This research purpose is to analyze the ef ect factors of wonosobo first marriagewomen. Methods: Type of research is quantitative. And samples are 95 respondents from 1902populations. Description analytic research using retrospective control and data analysis usingmultiple linear regrssion. Results: The results showed the influence of the education of respondents with p-value 0,011and influence secondary education with p-value 0,088. Patriach job ef ect are 0.030 p-valueRecommended: It is recomended to implement the compulsory education of 12 years that couldadd in high school with 3 km distances. Counseling of reproduction health could started inprimary schoolPurpose: This research purpose is to analyze the ef ect factors of wonosobo first marriagewomen. Methods: Type of research is quantitative. And samples are 95 respondents from 1902populations. Description analytic research using retrospective control and data analysis usingmultiple linear regrssion. Results: The results showed the influence of the education of respondents with p-value 0,011and influence secondary education with p-value 0,088. Patriach job ef ect are 0.030 p-valueRecommended: It is recomended to implement the compulsory education of 12 years that couldadd in high school with 3 km distances. Counseling of reproduction health could started inprimary schoolPurpose: This research purpose is to analyze the ef ect factors of wonosobo first marriagewomen. Methods: Type of research is quantitative. And samples are 95 respondents from 1902populations. Description analytic research using retrospective control and data analysis usingmultiple linear regrssion. Results: The results showed the influence of the education of respondents with p-value 0,011and influence secondary education with p-value 0,088. Patriach job ef ect are 0.030 p-valueRecommended: It is recomended to implement the compulsory education of 12 years that couldadd in high school with 3 km distances. Counseling of reproduction health could started inprimary schoolPurpose: This research purpose is to analyze the ef ect factors of wonosobo first marriagewomen. Methods: Type of research is quantitative. And samples are 95 respondents from 1902populations. Description analytic research using retrospective control and data analysis usingmultiple linear regrssion. Results: The results showed the influence of the education of respondents with p-value 0,011and influence secondary education with p-value 0,088. Patriach job ef ect are 0.030 p-valueRecommended: It is recomended to implement the compulsory education of 12 years that couldadd in high school with 3 km distances. Counseling of reproduction health could started inprimary school
MENTAL HEALTH PROFILE OF PROSPECTIVE STUDENTS OF THE FACULTY OF HEALTH SCIENCES AT WONOSOBO AL QUR'AN SCIENCE UNIVERSITY IN 2024 Sahli, Muhamad
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i3.2621

Abstract

Background: Students, typically aged 18-30, are individuals enrolled in higher education institutions and are granted special status due to their academic role. However, student life often involves heavy academic workloads, tight deadlines, and the constant pressure to perform well. These factors can take a toll on students' mental health, leading to stress, anxiety, and cognitive challenges. Objective: This study aimed to assess the mental health profile of prospective students at the Faculty of Health Sciences (FIKES), UNSIQ Wonosobo, in 2024. Methods: An analytic descriptive design was employed for this study, conducted at FIKES UNSIQ Wonosobo. The sample consisted of 160 prospective students from the regular class, selected using total sampling. Data was collected in September 2024 using a Self-Report Questionnaire that had been modified based on a literature review and validated for the study. Results: The study found that cognitive symptoms were most frequently reported by prospective students from the S1 Nursing program, with 24 respondents (70.5%) experiencing these symptoms. Many of these students had a vocational school (SMK) background (52.9%). Anxiety symptoms were also most prevalent among students from the S1 Nursing program, with 25 respondents (67.5%) affected. A majority of these students had a high school education background. These findings suggest a potential connection between educational background and the prevalence of mental health issues. This study underscores the mental health challenges faced by prospective students, emphasizing the need for support systems to help manage academic pressures and enhance student well-being.
THE EFFECT OF RANGE OF MOTION (ROM) EXERCISES ON INCREASING MUSCLE STRENGTH IN NON-HEMORRHAGIC STROKE PATIENTS AT WONOSOBO ISLAMIC HOSPITAL Sahli, Muhamad; muhamad sahli; Candra Dewi Rahayu; Anisa Ell Raharyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan: November 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/9t0xya30

Abstract

Range of Motion (ROM) exercises are commonly used as a nursing intervention to prevent complications and enhance motor recovery in stroke patients. This study employed a case study design using an evidence-based practice approach involving two patients diagnosed with non-hemorrhagic stroke who experienced impaired physical mobility at Wonosobo Islamic Hospital. Active and passive ROM exercises were administered twice daily for three consecutive days. Muscle strength was assessed before and after the intervention using Manual Muscle Testing (MMT). The findings revealed an improvement in muscle strength in both patients following the ROM intervention. In the first patient, hand muscle strength increased from grade 1 to grade 2, while leg muscle strength improved from grade 4 to grade 5. In the second patient, both hand and leg muscle strength increased from grade 1 to grade 3. The results indicate that active and passive ROM exercises are effective in improving muscle strength in patients with non-hemorrhagic stroke. ROM exercises can be implemented as an independent nursing intervention to support motor function recovery and enhance patient mobility in clinical practice.
Analisis Biomedik Implementasi ROM terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragic Raharyani, Anisa Ell; Sahli, Muhamad; Aji, Agus Prasetya; Anam, Akhyarul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i3.36700

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kelemahan otot yang berdampak pada penurunan kemampuan fungsional pasien termasuk activity daily living. perlunya upaya untuk mencegah komplikasi yang lebih luas dan meningkatkan kualitas hidup pasien stroke non hemoragik dengan penerapan intervensi yang tepat secara berkelanjutan yaitu dengan penerapan latihan Range of Motion (ROM). Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh penerapan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot. Desain deskriptif analitik dengan metode studi kasus dipilih untuk menganalisis implementasi ROM, dengan 2 subjek pada penelitian ini sesuai kriteria inklusi yaitu pasien terdiagnosa stroke non hemoragik dengan kelemahan otot, dan bersedia menjadi subjek studi kasus. Hasil penerapan ROM menunjukkan ada peningkatan kekuatan otot sebelum dan setelah dilakukan latihan ROM selama 3x24 jam. Kesimpulan : latihan ROM dapat meingkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik yang mengalami kelemahan otot.