Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dalam Kesling terhadap Penyakit HIV di Kota Banda Aceh Reza Kurnia; Nada Nur Kamaria; Muhammad Haikal; Kurniati; Fiska Amelia
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): SEPTEMBER: Education and Community
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/58q16779

Abstract

Prevalensi kasus HIV dan AIDS di Provinsi Aceh tahun 2020 pada laki- laki 79% dan perempuan 21%. Provinsi Aceh tahun 2021 tercatat ada 155 kasus baru yang positif HIV/AIDS. Angka itu diperoleh dari hasil skrining HIV pada 43.120 orang di provinsi paling ujung barat Sumatra itu. Hasilnya ditemukan 155 kasus baru yang positif HIV/AIDS. Dari angka itu, yang HIV ada 100 orang dan yang positif AIDS ada sebanyak 55 orang. Berdasarkan Laporan SIHA Triwulan I Tahun 2022, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) peringkat ke-17 di antara provinsi-provinsi di Indonesia dengan prevalensi HIV/AIDS tertinggi. Prevalensi HIV/AIDS di Nanggroe Aceh Darussalam mencapai 12.495 kasus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berupa penjelasan gambaran terkait fenomena-fenomena yang terjadi di Kota Banda Aceh berdasarkan sumber data sekunder berasal dari data Dinas Kesehatan kota Banda Aceh. Dinkes Banda Aceh telah menjalankan kebijakan komprehensif: edukasi, skrining, ARV, konseling, serta pendampingan kolaboratif. Namun, kenaikan kasus menuntut perluasan layanan seperti CBS, jalur PrEP yang lebih mudah, serta skrining rutin di tingkat kecamatan. Permenkes No. 23/2022 memberikan payung hukum nasional untuk memperluas Inovasi seperti CBS dan PrEP. Dinkes harus memastikan implementasi penuh di daerah