Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA PELAJARAN IPA DENGAN METODE GAME PARASUT ILMU PLUS DI KELAS IIIB SDLBN KEDUNGKANDANG MALANG Setiawan, .
Saintifika Vol 15, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.798 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran IPA dengan metode Game Parasut Ilmu Plus di kelas III B SDLBN Kedungkandang Malang, pada semester II tahun pelajaran 2012-20013 dengan jumlah siswa 4 orang dimana prestasi belajar siswa perlu ditingkatkan. Metode belajar yang digunakan adalah Metode Game Parasut Ilmu Plus. Metode Game Parasut Ilmu Plus adalah metode kegiatan belajar mengajar dengan mengajak siswa bermain dengan game yang berbentuk parasut ilmu plus. Metode Game Parasut Ilmu Plus diambil dari parasut ilmu yang digunakan untuk meningkatkan kecerdasan logika/ matematika dalam buku Strategi dan Proyek Pembelajaran Aktif. Metode Parasut Ilmu Plus ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini berlangsung 3 siklus dengan mengobservasi prestasi belajar siswa dengan memberikan tes dan observasi praktek game parasut ilmu ditiap siklusnya. Data yang dikumpulkan dengan tehnik observasi,catatan lapangan berupa nilai tes, observasi dan dokumentasi. Adapun Indikator untuk siswa yang dinyatakan memiliki prestasi belajar adalah siswa yang mendapat nilai diatas nilai rata-rata sebelumnya pada setiap observasi dan tes formatif. Prestasi belajar siswa dikatakan meningkat jika presentase masing-masing kegiatan mencapai nilai rata-rata 75 atau lebih dan sebaliknya dinyatakan tidak meningkat jika kurang dari 75. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa meningkat dengan menggunakan Metode Game Parasut Ilmu Plus, hal ini dibuktikan dengan presentase rata-rata hasil observasi prestasi belajar siswa dengan hasil tes formatif dan observasi rata-rata hasilnya 84 (ada peningkatan sebelumnya).
PF-34 A Review of Animal Welfare Protocol on Dog Shelter in Java Area Indonesia Mariana Kresty Ferdinandez; . Setiawan; Rio Aditya; Karin Helga Franken
Hemera Zoa Proceedings of the 20th FAVA & the 15th KIVNAS PDHI 2018
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.3 KB)

Abstract

The number of pet owning in Indonesia, especially in big cities around Java island are highly growing in the past few years.This growing number of pet owning, especially in dogs, unfortunately, has became affected with growing numbers of dog abandonment and mistreated due to irresponsible pet owners issues and lack of law enforcement of animal welfare and animal cruelty law. This affected to growing number of dog shelters around Java island.Although there is still limited resources on the total population of abandoned dogs and dogs shelters in Java, many shelters reported that the numbers of intake and reports to their shelters are increasing.Therefore, it is important the assets animal welfare in a dog shelter environment, to meet the standards of care in a dog shelter.A shelter assessment protocols have been developed to measure the welfare aspects of the shelter by Barnard et al. [1].  In brief, the animal welfare assessment consists of three levels; shelter, pen, and individual level.Shelter level                Consist of management based information such as general information, type of housing, feeding, exercise routine, mortality rate. Animal based assessment which is emotional state of the animals were also recorded using Visual Analogue Scale method.Pen level                Consist of resource based assessment including space allowance, bedding, evident of sharp edges, and access to water. The animals were also assessed whether there are evident of diarrhea,Individual level                Consist of reactions towards humans, body condition score, hygiene, skin condition, lameness, and respiratory problems.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA PELAJARAN IPA DENGAN METODE GAME PARASUT ILMU PLUS DI KELAS IIIB SDLBN KEDUNGKANDANG MALANG . Setiawan
Saintifika Vol 15 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran IPA dengan metode Game Parasut Ilmu Plus di kelas III B SDLBN Kedungkandang Malang, pada semester II tahun pelajaran 2012-20013 dengan jumlah siswa 4 orang dimana prestasi belajar siswa perlu ditingkatkan. Metode belajar yang digunakan adalah Metode Game Parasut Ilmu Plus. Metode Game Parasut Ilmu Plus adalah metode kegiatan belajar mengajar dengan mengajak siswa bermain dengan game yang berbentuk parasut ilmu plus. Metode Game Parasut Ilmu Plus diambil dari parasut ilmu yang digunakan untuk meningkatkan kecerdasan logika/ matematika dalam buku Strategi dan Proyek Pembelajaran Aktif. Metode Parasut Ilmu Plus ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini berlangsung 3 siklus dengan mengobservasi prestasi belajar siswa dengan memberikan tes dan observasi praktek game parasut ilmu ditiap siklusnya. Data yang dikumpulkan dengan tehnik observasi,catatan lapangan berupa nilai tes, observasi dan dokumentasi. Adapun Indikator untuk siswa yang dinyatakan memiliki prestasi belajar adalah siswa yang mendapat nilai diatas nilai rata-rata sebelumnya pada setiap observasi dan tes formatif. Prestasi belajar siswa dikatakan meningkat jika presentase masing-masing kegiatan mencapai nilai rata-rata 75 atau lebih dan sebaliknya dinyatakan tidak meningkat jika kurang dari 75. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa meningkat dengan menggunakan Metode Game Parasut Ilmu Plus, hal ini dibuktikan dengan presentase rata-rata hasil observasi prestasi belajar siswa dengan hasil tes formatif dan observasi rata-rata hasilnya 84 (ada peningkatan sebelumnya).