Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD GMIM 7 TOMOHON Manggribet, Stesi; Mersty E. Rindengan; Fransisca G. Palendeng; Widdy H.F. Rorimpandey; Deddy F. Kumolontang; Junita C. Makawawa
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/7x1kkc69

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD GMIM 7 Tomohon T.A 2022/2023 dengan jumlah 33 orang siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan empat tahap yaitu: perencanaan, pelasanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi yang diterapkan dalam II siklus. Teknik yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes dilaksanakan dengan cara mengajukan sejumlah pertanyaan secara tertulis kepada semua siswa dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa dan Lembar Penilaian. Data dianalisis dengan perhitungan persentase dan rata-rata hasil belajar yang dicapai siswa. Data awal yang diperoleh menunjukkan hasil belajar IPA siswa sebesar 60%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar IPA siswa setelah menerapkan model pembelajaran problem solving. Pada siklus I, terjadi peningkatan hasil belajar menjadi 70,15%. Pada siklus II, hasil belajar mencapai 90%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten dari siklus I ke siklus II dalam hasil belajar IPA siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Solving dapat meningkatkan Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV SD GMIM 7 Tomohon.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Pelajaran IPAS di SD GMIM KAYAWU : Penelitian Grace Ela Angelina Sihotang; Mersty E. Rindengan; Juliana M. Sumilat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5692

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, hasil observasi awal di kelas V SD GMIM Kayawu menunjukkan bahwa keterampilan tersebut masih tergolong rendah, terutama dalam aspek interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design yang melibatkan kelas eksperimen (PjBL) dan kelas kontrol (STAD). Data dikumpulkan melalui lembar observasi keterampilan berpikir kritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji prasyaratan normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan hipotesis menggunakan uji-t independen untuk menguji perbedaan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Secara implementatif, PjBL mendorong keterlibatan aktif siswa melalui inkuiri, pemecahan masalah kontekstual, kolaborasi, refleksi, dan presentasi proyek. Dengan demikian, model PjBL direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.