Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PANGGIL AKU KARTINI SAJA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN KARAKER SISWA DI SEKOLAH Metekohi, Indah Syaloom; Polii, Intama Jemy; Meruntu, Oldie Stevie
KOMPETENSI Vol. 3 No. 12 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i12.7646

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakter tokoh utama dalam novel < strong>Panggil Aku Kartini Saja< em> karya Pramoedya Ananta Toer dan implikasinya bagi pendidikan karakter siswa Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif Novel Panggil Aku Kartini Saja< em> Karya Pramoedya Ananta Toer adalah sumber data utama dalam penelitian ini Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka library research< em> dan analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi content analisys< em> Penelitian ini dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut: 1 Membaca teks novel Panggil Aku Kartini Saja< em> Karya Pramoedya Ananta Toer; 2 Memberi kode dengan cara menggarisbawahi aspek aspek yang berkaitan dengan masalah yang diteliti; 3 Membuat konsep berdasarkan kode kode yang telah digaris bawahi; dan 4 Menyimpulkan Hasil penelitian menunjukkan tokoh utama dalam novel Kartini memiliki karakter : jujur menghormati menghargai dan membanggakan leluhur toleransi terhadap umat beragama demokratis kesetaraan kesamaan dan kekeluargaan peduli terhadap rakyat merakyat membanggakan orang tua belajar dalam pingitan memiliki jiwa yang agung mengagungkan kemampuan menjunjung tinggi kesusilaan dan peradaban suka membaca religious rela berkorban pantang menyerah Implikasinya dalam rangka pembentukan karakter siswa adalah siswa dapat diajarkan tentang menghargai dan menghormati orang tua siswa diajarkan untuk tetap semangat dalam menghadapi kehidupan apapun rintanganya; siswa dapat mencontohi Kartini melalui kehidupan toleransi antar umat beragama saling menghargai saling menghormati; siswa dapat berpendapat dengan mengemukakan alasan alasan yang logis; siswa diajarkan untuk dapat hidup dalam suasana demokratis kesetaraan kesamaan saling menghargai dan hidup dalam suasana kekeluargaan < p>
PENERAPAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK CERITA RAKYAT LEGENDA DANAU TONDANO: SEBUAH STUDI KASUS DI SMP NEGERI 3 TONDANO Pratiwi, Yuniken; Meruntu, Oldie Stevie; Pangemanan, Nontje Jultje
KOMPETENSI Vol. 4 No. 1 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i1.7743

Abstract

Menyimak adalah elemen penting dalam kehidupan manusia memungkinkan individu untuk memahami informasi sehari hari Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pembelajaran menyimak cerita rakyat Legenda Danau Tondano< em> dengan media audiovisual pada siswa kelas IX A SMP Negeri 3 Tondano serta mengevaluasi kemampuan mereka dalam mendengarkan cerita tersebut Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan data dikumpulkan melalui observasi wawancara dan tes berbentuk esai Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP Negeri 3 Tondano yang berjumlah 24 orang Penelitian ini dilakukan pada bulan April Mei 2023 Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa 13 dari 24 memiliki kemampuan menyimak yang sangat baik nilai 90 100 sedangkan sisanya memiliki kemampuan cukup baik nilai 80 89 kecuali satu siswa yang memiliki kemampuan kurang nilai 69 Ini menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran menyimak cerita rakyat Legenda Danau Tondano< em> berhasil dengan rata rata nilai siswa mencapai 89 29 dalam kategori mampu < p>
MAKNA LIRIK LAGU DIRI KARYA TULUS MENURUT KAJIAN SEMIOTIK CHARLES SANDERS PEIRCE DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA PADA TINGKAT SMK Goni, Viorela Meysi; Meruntu, Oldie Stevie; Poli, Intama Jemy
KOMPETENSI Vol. 4 No. 5 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i5.8844

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis makna lirik lagu Diri< em> karya Tulus melalui pendekatan semiotik Charles Sanders Peirce dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di tingkat SMK Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan sumber data utama berupa lirik lagu Diri< em> karya Tulus Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi sementara teori Semiotik Charles Sanders Peirce yang didasarkan pada Sign Object< em> dan Interpretant < em>dijadikan sebagai dasar analisis data Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan kunci Pertama bait pertama dari lirik lagu Diri < em>menggambarkan makna bahwa kita selalu belajar untuk bersikap ikhlas dan tulus menghadapi kejadian yang menimpa kita Ini mencakup aspek memaafkan jujur dan percaya serta berdamai dengan situasi yang terjadi Kedua bait kedua menyoroti pembelajaran untuk melupakan hal hal yang terjadi pada diri kita Ketiga bait ketiga mengartikan bahwa mereka yang terluka perlu bersyukur atas kemampuan mereka untuk melupakan luka berdasarkan ketulusan hati mereka Terakhir bait keempat mengandung makna bahwa senyum tidak hanya pantas diberikan dalam kebahagiaan namun juga ketika sedang menghadapi kesedihan Dengan demikian penelitian ini memberikan implikasi dalam pembelajaran di tingkatan SMK adalah dalam lirik lagu Diri< em> dari Tulus terdapat pesan dan makna tentang subuah kehidupan Dimana kita harus selalu bersyukur dan belajar dari sebuah keselahan sehinggnya kedepan nanti kita menjadi manusia yang baik dan berjiwa positif < p>
TINDAK SARKASME BERBAHASA INDONESIA DALAM JEJARING SOSIAL FACEBOOK: SEBUAH KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK Hendrini, Hendrini; Ratu, Donal M.; Meruntu, Oldie Stevie
KOMPETENSI Vol. 4 No. 5 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i5.8846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan bahasa sarkasme dalam jejaring sosial Facebook serta mendeskripsikan bentuk pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa yang terjadi di platform< em> tersebut Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari pengguna Facebook tanpa batasan usia yang diambil secara acak dari unggahan status komentar dan percakapan netizen< em> pada periode Juni hingga Agustus 2023 yang berkaitan dengan penggunaan bahasa sarkasme Teknik pengumpulan data meliputi tangkapan layar dan pencatatan data dari kolom komentar unggahan status dan percakapan di Facebook Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori linguistik forensik dan teori kesantunan berbahasa Hasil penelitian menunjukkan pelanggaran terhadap prinsip prinsip kesantunan berbahasa seperti maksim simpati kebijaksanaan kerendahan hati kedermawanan penghargaan dan kecocokan Mayoritas pelanggaran terjadi pada maksim simpati menunjukkan kecenderungan pengguna Facebook untuk menggunakan bahasa yang mengejek mencaci dan merendahkan lawan tutur Kesadaran pengguna media sosial khususnya Facebook perlu ditingkatkan guna membangun komunikasi yang harmonis dan meminimalisir pelanggaran kesantunan berbahasa < p>