Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PEMODELAN NUMERIK HIDROELASTIS KAPAL FRIGATE Nugroho, Wibowo Harso; Yuniati; Mujahid, Ahmad Syafiul
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2014)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal perang jenis frigate merupakan kapal cepat yang mempunyai froude number berkisar antara 0,4–0,5. Pengaruh beban slamming pada kerusakan kelelahan material cukup besar dan mengganggu kinerja peralatan elektronik maupun mekanik yang ada di kapal perang saat beroperasi. Pemodelan Hidroelastis Kapal Frigate ESC40DV dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu model prototype struktur lambung kapal perang kelas frigate yang mempunyai tingkat kehandalan yang baik terhadap beban hidroelastis slamming melalui pengaturan bentuk rencana garis (lines plan) struktur lambung tersebut. Dalam penelitian ini nilai beban hidroelastis dianalisa melalui serangkaian perhitungan menggunakana metode numerik elemen hingga, dengan beban pendekatan memakai strip teori. Dari pemodelan diketahui bahwa moda ke-dua kering (dry mode) getaran untuk frigate sebesar 5.2267 Hz dan saat di air mode ke-dua (wet mode) bergeser menjadi sebesar 5.7142 Hz dikarenakan adanya tambahan damping hidrodinamika. Respon harmonik slaming maksimum untuk tekanan dan tegangan struktur pada badan frigate terjadi pada 6,3 MPa dan 69.45 MPa.
PRODUKSI PROTOTIPE SUBSURFACE BUOYHULL Sandjaja, Irfan Eko; Nugroho, Wibowo Harso; Suwarni, Endah
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2014)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor tidak terkirimnya data dari buoy ke stasiun data di darat untuk mengantisipasi potensi terjadinya tsunami karena adanya vandalisme pada buoy seperti; digunakan sebagai tambat kapal bahkan sampai dengan pencurian beberapa atau seluruh bagian dari buoy tersebut. Untuk menekan vandalisme atau pencurian dari buoy tersebut maka buoy disarankan beroperasi di bawah permukaan air laut sehingga tidak menarik perhatian kapal yang melintasi daerah tersebut. Untuk merancang buoy tersebut perlu dilakukan kajian baik dari segi hidrodinamis, kekuatan strukturnya dan proses produksi serta dengan pengujian prototype, dari kajian tersebut maka didapatkan desain buoy skala penuh yang akan dioperasikan di laut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kemampuan apung dan kekedapan dari prototype sub_buoy secara umum selama 14 (empat belas) hari di kedalaman 1 meter dari permukaan air di kolam tetap mempunyai daya apung yang direncanakan dengan sarat operasional 1,2 m.