Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN BIOMOLEKULER PADA PERSALINAN PRETERM AKIBAT INFEKSI Sudarsana, Putu
E-Journal Obstetric & Gynecology Udayana Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : E-Journal Obstetric & Gynecology Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan preterm didahului oleh berbagai mekanisme. Terdapat empat proses patologis yang terjadi pada persalinan preterm yaitu: 1) Infeksi dan atau inflamasi sistemik pada desidua-korion-amnionitik; 2) Stress maternal yang mengaktifkan aksis hipotalamus-pituitari-adrenal yang melepaskan CRH dan kortikosteroid; 3) perdarahan desidua dan abrupsi plasenta, dan 4) peregangan uterus yang berlebihan akibat polihidramnion atau kehamilan ganda yang menyebabkan peningkatan kadar prostaglandin dan kolagenase. Dampak infeksi bakteri, virus atau parasit bergantung pada virulensi mikroorganisme disamping juga interaksi antara sistem kekebalan tubuh inang. Tubuh inang akan mengembangkan faktor spesifik dan non-spesifik untuk melindungi diri dari patogen, sementara patogen mengeluarkan mekanisme untuk menghindari pertahanan dari inang. Pada kehamilan, proses pertahanan tubuh inang dipengaruhi oleh umur kehamilan, paparan maternal sebelumnya dan kekebalan tubuh, keanekaragaman respon imun individu baik pada bayi maupun ibu, efektifitas sawar plasenta dan perkembangan imunitas fetal. Proses persalinan menyerupai respons inflamasi yang mencakup sekresi sitokin/chemokines oleh tubuh dan infiltrasi sel imun ke jaringan reproduksi dan janin/ibu. Aktivasi jalur inflamasi ini mengarah ke persalinan preterm, yang dapat mengakibatkan terjadinya kelahiran preterm. Persalinan preterm adalah penentu utama morbiditas dan mortalitas neonatus, oleh sebab itu pemahaman proses persalinan di tingkat molekuler dan selular sangat penting untuk mengerti patofisiologi dari persalinan preterm.
Efektivitas Dan Potensi 17-α-Hydroxyprogesterone Caproate (17-OHPC) Intramuskular Dalam Tata Laksana Persalinan Prematur: Sebuah Tinjauan Sistematis Jingga, I Gusti Ayu; Sudarsana, Putu; Pasek, Made Suadnyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21927

Abstract

Kelahiran Prematur merupakan masalah kesehatan yang dirasakan hampir seluruh negara di dunia. Tingginya angka kematian neonatus serta balita sebagian besar disebabkan oleh komplikasi kelahiran prematur. Salah satu terapi farmakologis dalam upaya pencegahan persalinan prematur adalah pemberian progesteron. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk menggali informasi terkait efektivitas serta potensi 17-OHPC sebagai agen profilaksis dan tokolisis. Metode yang digunakan adalah penyaringan beberapa artikel jurnal dengan menggunakan panduan PRISMA. Database yang digunakan telah terakreditasi seperti Google Scholar, Science Direct, dan Pubmed. Setelah pengkajian artikel dilakukan, dapat disimpulkan bahwa 17-OHPC berpotensi digunakan sebagai agen profilaksis pilihan untuk kehamilan dengan faktor risiko persalinan prematur serta mampu meningkatkan efektivitas obat tokolisis bila dikombinasikan, khususnya dengan nifedipin. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi landasan pertimbangan penggunaan 17-OHPC dalam tatalaksana persalinan prematur.
Pendampingan Ibu Hamil Menuju ASI Ekslusif Melalui Kelas Inspirasi Di Daerah Wisata Wilayah Kerja Puskesmas Buleleng II Suardana, Ketut; Wulandari, Made Ririn Sri; Prabawa, Aditya; Sudarsana, Putu; Jayanti, Ni Made Laksmi Devi; Astuti, Putu Windy; Prajaniti, Ni Putu Kaori
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26589

Abstract

Pemberian ASI eksklusif memberikan nutrisi yang lengkap, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mempererat ikatan emosional antara ibu dan bayi. Di Bali, angka pemberian ASI eksklusif meningkat dari 66,52% menjadi 69,01% pada tahun 2023. Namun, di Puskesmas Buleleng II, capaian tersebut masih di bawah target. Program kelas InspirASI yang meliputi pelatihan laktasi dan pendampingan menyusui bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang manajemen laktasi dan kepercayaan diri ibu dalam menyusui. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pelaksanaan kelas InspirASI, dua sesi tindak lanjut, dan evaluasi di akhir pendampingan. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri ibu yang signifikan, dari 60% dan 20% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Program ini mendukung pencapaian SDGs, seperti Bebas Kelaparan, Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik, dan Berkurangnya Ketimpangan, dengan memperluas akses terhadap informasi laktasi dan pentingnya pemberian ASI eksklusif di masyarakat.