Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PERAN PERPUSTAKAAN KOMUNITAS DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI MAHASISWA: STUDI KASUS RUMAH BUKU SIMPUL SEMARANG Masudi, Masudi; Rukiyah, Rukiyah
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.715 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perpustakaan komunitas dalam pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa sebagai pemustaka di Rumah Buku Simpul Semarang (RBSS). Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan bentuk penelitian studi kasus melalui pendekatan eksplanatoris. Teknik yang digunakan dalam pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan rekaman arsip, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan, serta triangulasi. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diketahui bahwa Rumah Buku Simpul Semarang mampu berperan dalam pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa. Program-program yang dilakukan Rumah Buku Simpul Semarang melalui jasa informasi yang dilakukan pustakawan, merupakan faktor yang memiliki pengaruh dalam pencapaian pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa. Para pustakawan Rumah Buku Simpul Semarang secara aktif melakukan interaksi dengan mahasiswa, serta mampu memahami kebutuhan informasi mahasiswa sebagai pemustaka di Rumah Buku Simpul Semarang, sehingga berbagai informasi yang dibutuhkan mahasiswa dapat terpenuhi. Pencapaian tersebut juga didukung oleh keaktifan mahasiswa sebagai pemustaka Rumah Buku Simpul Semarang yang secara aktif berperan dalam mendukung dan membantu Rumah Buku Simpul Semarang dalam memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa.
PERAN GADAI TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDY PADA BPRS SARANA PRIMA MANDIRI BANDARAN) Ashari, Azis; Rouf, Abd; Masudi, Masudi
Prosiding Pengabdian Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 1 No. 1 (2023): Prospeks
Publisher : LP2M IAI AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/pps.v1i1.260

Abstract

Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui prosedur pelaksanaan Gadai Syari’ah di Kantor Kas SPM Bandaran, dan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas gadai Syari’ah Kantor Kas SPM Bandaran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bandaran. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara pengamatan langsung di lapangan dan melakukan wawancara langsung yang terkait dengan permasalahan yang diteliti. Data sekunder diperoleh dari kantor Kas SPM Bandaran, dan sumbersumber lainnya. Analisis data yang digunakan adalah karena penelitian ini bersifat kualitatif, maka metode analisa yang digunakan adalah analisa induktif yaitu analisa data yang berangkat dari gejala atau peristiwa yang bersifat khusus kemudian mengambil kesimpulan yang bersifat umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gadai Syari’ah SPM Bandaran sudah sesuai dengan prinsip-prinsip gadai syari’ah yang diterapkan oleh Qur’an dan Hadis. Yaitu tidak adanya paraktik bunga yang diterapkan oleh SPM Bandaran. Dampak yang ditimbulkan oleh praktik Pegadaian Syari’ah bagi kehidupan perekonomian masyarakat Bandaran dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu,dampak positif dan dampak negative. Dampak positifnya adalah bagi masyarakat yang menjadikan barangnya sebagai marhun di Kantor Kas SPM Bandaran dengan tujuan sebagai modal pengembangan usaha bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah. Sedangkan dampak negatifnya adalah bagi masyarakat yang menjadikan barangnya sebagai marhun dengan tujuan untuk pemenuhan kebutuhan komsumsi semata.
THE INTERFAITH LELAYU TRADITION: RELIGIOUS PLURALISM IN BULUNGCANGKRING VILLAGE JEKULO KUDUS Rifqi, Rifqi Irfan; Masudi, Masudi; Mafud, Mowafg
Al-Qalam Vol. 31 No. 2 (2025): Jurnal Al Qalam
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v31i2.1660

Abstract

This study aims to provide an in-depth description of the interfaith lelayu tradition practiced by the Muslim community and members of the Evangelical Church in Tanah Jawa (GITJ) congregation in Bulungcangkring Village, Jekulo, Kudus. The analysis focuses on the humanitarian values embodied in this tradition and examines how the community preserves harmony and respects religious boundaries during the lelayu process, which serves as a tangible expression of interreligious coexistence in local culture. The acts of offering condolences and performing tahlil reflect the spirit of tolerance and harmony among different faith communities. This research employed a qualitative approach with fieldwork as the primary data source, using observation, interviews, and documentation for data collection. The findings reveal that the lelayu tradition in Bulungcangkring Village transcends religious boundaries and provides a shared space for interfaith interaction grounded in mutual cooperation, empathy, and solidarity. Despite theological differences, community members maintain respect for their respective religious doctrines. Consequently, this tradition does not generate doctrinal conflict but rather reinforces the spirit of tolerance in social life, contributing to a broader understanding of cultural practices that foster peace and harmony within a pluralistic society.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE AL-HIRA’ DAN MEMBACA TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA PADA PEMBELAJARAN PAI Masudi, Masudi
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v1i1.145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode al-Hira’ dan membaca terbimbing terhadap kemampuan membaca al-Qur’an siswa pada pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperiment dan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 48 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini, dilakukan dengan menggunakan cluster random sampling yang berjumlah 48 orang, terdiri dari 24 orang di kelas II-A yang diajar dengan menggunakan metode Al-Hira’ dan 24 orang di kelas II-B yang diajar dengan menggunakan metode membaca terbimbing. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode Al-Hira’ dan metode membaca terbimbing terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa/i SD Negeri 010090 Kisaran, di mana hasil uji hipotesis yang telah dilakukan pada kelas metode Al-Hira’ dan kelas metode membaca terbimbing menggunakan uji t, maka didapatkan hasilnya thitung > ttabel (4,553 > 2,069) yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak sedangkan perbedaan antara metode Al-Hira’ dan metode membaca terbimbing dapat dilihat dari nilai rata-rata pretest dan posttest, di mana nilai rata-rata posttest metode Al-Hira’ lebih tinggi dari nilai rata-rata posttest metode membaca terbimbing, serta nilai rata-rata pretest metode Al-Hira’ lebih tinggi dari nilai rata-rata pretest metode membaca terbimbing.
AKAR-AKAR TEORI KONFLIK: Dialektika Konflik; Core Perubahan Sosial dalam Pandangan Karl Marx dan George Simmel Masudi, Masudi
FIKRAH Vol 3, No 1 (2015): FIKRAH: JURNAL ILMU AQIDAH DAN STUDI KEAGAMAAN
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.245 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v3i1.1832

Abstract

PEMIKIRAN FILSAFAT IBNU THUFAIL (Khazanah Pemikiran Filsafat dari Timur Asrar al-Hikmat al-Masyriqiyyah) Masudi, Masudi
FIKRAH Vol 3, No 2 (2015): FIKRAH: JURNAL ILMU AQIDAH DAN STUDI KEAGAMAAN
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.408 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v3i2.1822

Abstract

Perubahan Paradigma Beragama (Analisis Perubahan Pemikiran Keagamaan Masyarakat Desa Jepang Mejobo Kudus) Masudi, Masudi
FIKRAH Vol 4, No 2 (2016): FIKRAH: JURNAL ILMU AQIDAH DAN STUDI KEAGAMAAN
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.335 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v4i2.1770

Abstract

Membincang tentang fenomena keberagamaan masyarakat, situasi yang berjalan di tengah-tengah mereka akan senantiasa menjadi titik sorot untuk menjelaskan ihwal kehadiran, dimulai dari tradsi, kebudayaan, etnik, agama, dan realitas kehidupan sosial yang berjalan. Fenomena beragama yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat akan menjadi bagian penyimpulan yang bisa dikaji, bagaimanakah kondisi nyata keberagamaan masyarakat yang berjalan. Kenyataan keberagamaan yang ada di masyarakat inilah nantinya akan mengisi ruang-ruang persepsi masyarakat akan bukti hakiki makna agama dalam kehidupan mereka.Mengamati dinamika keberagamaan yang berjalan di tengah-tengah kehidupan masyarakat Desa Jepang Mejobo Kudus, penelitian ini terfokus untuk mengkaji fenomena perubahan paradigma masyarakat tentang agama. Berpijak kepada dinamika kehidupan masyarakat yang tergolong abangan, terdapat hal unik yang bisa dieksplorasi mengenai keberagamaan masyarakat Desa Jepang Mejobo Kudus. Beragama di antara mereka masih tampak mengadaptasi dengan kegiatan kebudayaan yang cenderung ambigu dalam hukum agama. Dalam hal ini bisa dijelaskan seperti menyabung ayam, meminum-minuman keras, dan berjudi. Namun, di antara aktivitas ambigu dalam kaca pandang agama tersebut, masyarakat juga aktif untuk melaksanakan kirim doa kepada para leluhur yang sudah meninggal (hajatan) atau juga membaca silsilah Syaikh Abdul Qodir al-Jailani manaqiban.Kehidupan beragama masyarakat Desa Jepang Mejobo Kudus menampakkan adanya perubahan pola keberagamaan. Dimulai dari masifnya kondisi masyarakat yang tergolong abangan, mereka mulai beralih untuk aktif mengisi waktu-waktu luang mereka guna beribadah menjalankan perintah-perintah agama. Aktivitas kebudayaan yang masih banyak dijumpai, seperti menyabung ayam, meminum-minuman keras, dan berjudi, hal tersebut mulai terkikis dengan kegiatan mereka untuk memenuhi tuntutan agama.
Strategi Guru Mata Pelajaran Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Nurjannah, Eka; Masudi, Masudi; Baryanto, Baryanto; Deriwanto, Deriwanto; Karolina, Asri
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 3 No. 2 (2020): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v3i2.1381

Abstract

This study aims to find out how the teacher strategies of the subjects Akidah Akhlak in improving student learning discipline and how the state of student learning discipline in SDIT Rabbi Radhiyyah 01 rejang lebong district. This research uses qualitative approach with field research type. Observation data collection techniques, interviews, and documentation. Data analysis includes data reduction, data presentation, verification/drawing conclusions. The results showed; First, the teacher's strategy of morality in improving student learning discipline by briefing students on the importance of enforcing discipline, teachers setting an example for students in good manners, teachers advising students to be good and teachers to sanction students who violate discipline; Second, the student's learning discipline situation is informed if the student's low interest in learning is due to students lacking introspection, weak student punishment and low support from some parents. In conclusion, the strategies implemented by teachers in improving student discipline by providing examples, advice to be good, as well as weak student discipline conditions caused by students lacking self-introspection, weak student punishment and low support of some parents. Keywords: Teacher Strategy, Moral Code Teachers, Learning Discipline
Kerjasama Pendidik dan Orang Tua Menanamkan Nilai-Nilai Karakter kepada Anak Didik Melalui Lembaga Pendidikan Non Formal Rahman, Abdul; Masudi, Masudi
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.9808

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan bentuk kerjasama pendidik dan orang tua menanamkan nilai-nilai karakter melalui lembaga Pendidikan non formal. Pendidikan non formal yang dimaksud dalam penelitian ini berbentuk Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) berlokasi di Kelurahan Jalan Baru Curup. Pendekatan penelitian digunakan kualitatif diskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi. dan dokumentasi. Informan penelitian adalah pendidik dan orang tua. Kemudian. Data diolah dan dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian menjelaskan ada 2 (dua) bentuk kersajama pendidik dan orang tua menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak didik melalui lembaga Pendidikan non formal. Pertama, kerjasama langsung. Kerjasama langsung adalah bentuk kerjasama antara orang tua dan pendidik tanpa perantara atau media, sepertih melalui tatap muka langsung dan menghadiri undangan pendidik. Kedua, kerjasama tidak langsung adalah kerjasama melalui media perantara seperti mengunakan aplikasi seperti WA group dan buku kendali. Nilai-nilai karakter yang bisa ditanamkan melalui kerjasama pendidik dan orang tua di antaranya karakter tanggung jawab, kerjasama, kebersihan, relegius dan gotong royong. Temuan penelitian adalah bahwa lembaga Pendidikan non formal bisa saling melengkapi dengan lembaga Pendidikan formal. Kehadirannya sangat berperan dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter, maka keberadaannya masih dibutuhan dan harus tetap dipertahankan di masyarakat. Kata Kunci: Pendidikan non formal, nilai-nilai karakter
RUU PERADILAN AGAMA PADA LEGISLASI NASIONAL 2010 DALAM TELAAH GENDER Masudi, Masudi
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 7, No 1 (2014): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v7i1.1001

Abstract

Ketimpangan yang dapat menimpa kaum perempuandalam praktik poligami atau model perkawinan lainnya,seperti sirri (sembunyi-sembunyi), mut’ah (kontrak), danperkawinan tanpa wali hakim yang tidak berhak harusditangani dengan penanganan yang terarah. Artikelini mencoba untuk melihat bagaimana Usulan RUU Peradilan Agama dalam Legislasi Nasional 2010 yang menjadi sandaran hukum dalam penentuan sanksi pidana bagi para pelaku poligami, nikah siri, kawin kontrak,dan wali hakim yang tidak sah di mata hukum. Satu halyang menarik bahwa pro kontra yang muncul akibatRUU ini merupakan satu hal yang mutlak. Namun perluditekankan bahwa kearifan dan kebijaksanaan setiapelemen bangsa Indonesia merupakan penentu eksistensiIslam yang “membumi” sebagai perwujudan semangat “rahmatan lil’alamin”.Kata Kunci: Kesetaraan, RUU Peradilan Agama, perkawinan Islam proposed equality for both men and women not only in terms of their public relation but also domesticone, i.e. marital relationship. Unfair treatment that facedby women in the practice of polygamy or other marital models, such as sirri marriage, mut’ah contract, andmarriage without a legal guardian should be solved bydirectional handling system. This article tries to see howthe Proposed Religion Justice Bill, which became theNational Legislation and the laws in the determinationof criminal sanctions for the actors of polygamy,unregistered marriage, mut’ah contract, and alsomarriage without a legal guardian in the eyes of the law.One interesting thing that the pros and cons that arise asa result of this bill is an absolute must. However, it shouldbe emphasized that the wisdom and discretion of eachelement of the Indonesian people is what determines theexistence of Islam that is “grounded” as the embodimentof the spirit of “rahmatan lil’alamin”.Key words: equality, Proposed Religion Justice Bill,marriage.