Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

NOTES ON THE TEREBRALIA PALUSTRIS (GRASTROPODA) FROM THE CORAL ISLANDS IN THE JAKARTA BAY AREA Soemodihardjo, Subagjo; Kastoro, Widiarsih
Marine Research in Indonesia Vol 18 (1977)
Publisher : Research Center for Oceanography - Indonesian Institute of Sciences (LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.359 KB) | DOI: 10.14203/mri.v18i0.367

Abstract

A dense population of Terebralia palustris occurs in many coral islands in the Jakarta Bay area, living usually in association with mangrove communities. A preliminary study on this gastropod has been carried out in two islands, Pulau Rambut and Pulau Burung, which concerned with population density and structure, length-weight relationship, rate of growth, and the effect of prolonged desiccation and starvation. Analyses were made on the properties of the substrate including soil component, organic matter content, pH, salinity, and daily temperature fluctuation at the soils surface.No less than 130 specimens per square meter were counted in the most densely populated place in Pulau Rambut. The length frequency distribution showed a bimodal histogram, and the length-weight relationship was represented by the following equation: W = 0.00024 L25534 where : W = dry weight in gram; L = length in milimeter.A number of young individuals were confined in a fenced area for growth study. During the first four-month they gained an average additional length of 10 mm. Out of water and starved this gastropod may survive for three months.
STRATEGI “SURVIVAL OF THE FITTEST” SANTRI PEKERJA BURUH PABRIK ROKOK DI PT. DJARUM KUDUS Kastoro, Widiarsih; Masudi Masudi
Al-Qalam Vol 25, No 1 (2019)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.853 KB) | DOI: 10.31969/alq.v25i1.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perwujudan doktrin agama dalam menginisiasi sikap hidup santri pekerja buruh Pabrik Rokok PT. Djarum Kudus. Kondisi pabrik yang mengikat menjadi unit analisis untuk diungkapkan di dalamnya usaha santri pekerja buruh Pabrik Rokok PT. Djarum Kudus bertahan hidup di antara kebutuhan sehari-hari dan ekseptasi peraturan pabrik yang mengikat. Analisis lanjutan dalam penelitian ini eksplorasi atas nilai-nilai penguat yang menetapkan santri pekerja buruh Pabrik Rokok PT. Djarum Kudus bertahan bekerja dalam ruang pekerjaan yang menyulitkan.Penelitian ini adalah bagian dari penelitian antropologi dengan fokus metodisnya penelitian kualitatif. Observasi partisipasi, wawancara, dan dokumentasi, menjadi bagian pengumpulan data untuk merumuskan penelitian ini memeroleh data lapangan yang dirancang. Penelitian ini berlangsung di antara tahun 2015 sampai 2017.Penelitian ini menemukan kehidupan para santri pekerja buruh PT. Djarum Kudus dapat berjalan dalam ruang keagamaan yang sudah ditentukan dalam agama. Kesungguhan mereka untuk berjalan dalam koridor agama didasarkan kepada kesadaran mereka bahwa kehidupan di dunia dan akhirat harus berjalan dalam kepaduannya. Keterpaduan hidup ini mewujud secara seksama dalam kehidupan para santri pekerja buruh Pabrik Rokok PT. Djarum Kudus yag menyadari dirinya sebagai pribadi yang harus bekerja, mengaji, dan berdagang. Perspektif Gusjigang menjadi dasar realistis para santri untuk terus bekerja dalam lingkup kehidupan pabrik yang menyita.
Perubahan Paradigma Beragama (Analisis Perubahan Pemikiran Keagamaan Masyarakat Desa Jepang Mejobo Kudus) Kastoro, Widiarsih; Masudi Masudi
FIKRAH Vol 4, No 2 (2016): FIKRAH: JURNAL ILMU AQIDAH DAN STUDI KEAGAMAAN
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.335 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v4i2.1770

Abstract

Membincang tentang fenomena keberagamaan masyarakat, situasi yang berjalan di tengah-tengah mereka akan senantiasa menjadi titik sorot untuk menjelaskan ihwal kehadiran, dimulai dari tradsi, kebudayaan, etnik, agama, dan realitas kehidupan sosial yang berjalan. Fenomena beragama yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat akan menjadi bagian penyimpulan yang bisa dikaji, bagaimanakah kondisi nyata keberagamaan masyarakat yang berjalan. Kenyataan keberagamaan yang ada di masyarakat inilah nantinya akan mengisi ruang-ruang persepsi masyarakat akan bukti hakiki makna agama dalam kehidupan mereka.Mengamati dinamika keberagamaan yang berjalan di tengah-tengah kehidupan masyarakat Desa Jepang Mejobo Kudus, penelitian ini terfokus untuk mengkaji fenomena perubahan paradigma masyarakat tentang agama. Berpijak kepada dinamika kehidupan masyarakat yang tergolong abangan, terdapat hal unik yang bisa dieksplorasi mengenai keberagamaan masyarakat Desa Jepang Mejobo Kudus. Beragama di antara mereka masih tampak mengadaptasi dengan kegiatan kebudayaan yang cenderung ambigu dalam hukum agama. Dalam hal ini bisa dijelaskan seperti menyabung ayam, meminum-minuman keras, dan berjudi. Namun, di antara aktivitas ambigu dalam kaca pandang agama tersebut, masyarakat juga aktif untuk melaksanakan kirim doa kepada para leluhur yang sudah meninggal (hajatan) atau juga membaca silsilah Syaikh Abdul Qodir al-Jailani manaqiban.Kehidupan beragama masyarakat Desa Jepang Mejobo Kudus menampakkan adanya perubahan pola keberagamaan. Dimulai dari masifnya kondisi masyarakat yang tergolong abangan, mereka mulai beralih untuk aktif mengisi waktu-waktu luang mereka guna beribadah menjalankan perintah-perintah agama. Aktivitas kebudayaan yang masih banyak dijumpai, seperti menyabung ayam, meminum-minuman keras, dan berjudi, hal tersebut mulai terkikis dengan kegiatan mereka untuk memenuhi tuntutan agama.
KERUKUNAN DALAM KEANEKARAGAMAN: Struktur Keberagamaan Masyarakat Pucakwangi Kastoro, Widiarsih; Mas'udi Mas'udi
Jurnal Theologia Vol 29, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/teo.2018.29.2.2449

Abstract

This study aims to determine the religious structure of the community of Pucakwangi Village, Pucakwangi District, Pati Regency, Central Java Province. Religious awareness is an important foundation for the formation of religious harmony in diversity. With a qualitative functional structural approach, this study analyzes the structures that form community harmony in its diversity. The results of the study show some basic structures found in the midst of the diversity of the Pucakwangi Village community. Building an attitude of sympathy among followers of religion created with the participation of Christians in "tahlilan" activities, visiting each other in commemoration of religious holidays is another part of the forms of harmony they build together. Counteracting religious radicalism is another aspect of harmony that is built by the community with an awareness of the inter­relationships of their recent lives with their ancestors.
GENEALOGI PETILASAN SUNAN KUDUS: Representasi Masjid Wali Sebagai Ruang Dakwah Sunan Kudus di Desa Jepang, Mejobo, Kudus Kastoro, Widiarsih; Mas'udi Mas'udi
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3203.849 KB) | DOI: 10.14421/jd.2013.14104

Abstract

Dalam usaha memasyarakatkan Islam ke seluruh pelosok Kudus, Sunan Kudus tidak hanya menempakkan sentralitas penyiaran agama di kawasan Kauman tempat berdirinya Masjid al-Aqsha atau Masjid Menara Kudus. Salah satu tempat didirikannya masjid luar dari kawasan Kauman adalah Masjid Wali Al-Ma’mur Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, yang masih memiliki keterhubungan sejarah dengan Masjid Menara Kudus, yang pembangunannya bertarikh tahun 956 H (1549 M). Realitas ini tampak dari kesamaan tata ruang yang mengitari Masjid Wali Al-Ma’mur Desa Jepang. Peletakan kuburan orang-orang berpengaruh di zamannya diletakkan di belakang masjid serupa dengan ditempatkannya makam  Sunan Kudus di belakang Masjid Menara Kudus.
Perilaku Partisipasi Pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kudus Tahun 2018 Kastoro, Widiarsih; Mas'udi Mas'udi; Umi Qodarsasi; Nevy Rusmarina Dewi
JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jsw.2018.2.2.3038

Abstract

The high voter's participation in the Regional Head Election of Kudus Regency in 2018 had importance to observe. Applying qualitative approach this research try to reveal the supporting factors underlying the participative behavior in the election. It was found in the research that: Firstly, the sociological factors, such as discussion, family opinion, organizational relations, friendship interaction, working sphere, religion, and gender of the candidates; Secondly, psychological factors, which refer more to identify the candidate identities as well as the party supporters; and thirdly, rational factors, in which voters understand the vision, mission, and the program of the candidates
Islam dalam Pertumbuhan Masyarakat Kontemporer (Analisis Pengembangan Masyarakat Islam dalam Lintasan Globalisasi) Kastoro, Widiarsih; Mas'udi, Mas'udi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 1 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i1.2571

Abstract

Kehadiran Islam di tengah-tengah kehidupan umat memberikanwarna baru bagi perjalanan sejarah panjang kehidupan mereka. Dalamkeberadaan ini, Islam hadir di tengah-tengah kehidupan umat manusiamemberikan arahan yang cukup mencerahkan bagi mereka sehinggakehadirannya bisa membangunkan keterlelapan umat dari tidur panjang.Kehadiran Islam, utamanya di tengah-tengah peradaban umat manusia di tanah Arab telah membangunkan mereka dari kebodohan yang berujung kepada degradasi moral. Melalui kajian akan pertumbuhanIslam di zaman kontemporer, pembahasan dalam artikel ini mencobamenguraikan beberapa aspek penting yang bisa menjadi lokomotifmasyarakat untuk menggugah kesadaran mereka akan peran besar Islambagi pengembangan sosial kemasyarakatan mereka. Berbekal kajiandeskriptif dari studi pada psikologi sosial, kajian ini mencoba menjelaskanbahwa dinamika sosial yang terdapat di tengah-tengah kehidupan umatterkini dihasilkan melalui pencapaian dan keberhasilan sosial yangdibangun dan diperjuangkan oleh nilai-nilai luhur Islam di tengah-tengah kehidupan umat. Pertumbuhan masyarakat dan perkembangan mereka bertitik pijak pula melalui pertumbuhan dunia global yang semakinniscaya. Keniscayaan tersebut tampak terlihat dengan menguatnya polapolakehidupan sosial yang sudah semakin mengarah kepada nilai-nilaimekanistik. Mekanisasi ini terlihat dengan terciptanya konstruk sosial masyarakat yang berhaluan kepada nilai-nilai fungsional mereka dengan sandaran pragmatisme sosial.
Representasi Air “Salamun” Keselamatan Masjid Wali Al-Ma’mur Desa Jepang Terhadap Pembentukan Keberagamaan Masyarakat Kastoro, Widiarsih; Mas'udi, Mas'udi
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 2 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i2.2583

Abstract

Pertumbuhan kebudayaan yang ada di tengah-tengah masyarakat DesaJepang Mejobo Kudus memberikan bukti autentik bahwa peninggalanSunan Kudus di tengah-tengah mereka hidup subur dan menyejarahsampai saat ini. Sebagaimana diketahui oleh khalayak umum bahwa RadenJa’far Shodiq yang lebih dikenal dengan Sunan Kudus memiliki peransignifkan dalam lintasan sejarah Islam di Kudus. Untuk memasyarakatkanIslam ke seluruh pelosok Kudus, sentralitas penyiaran agama tidak hanyaditempatkan di kawasan Kauman tempat berdirinya Masjid al-Aqshaatau Masjid Menara Kudus. Salah satu tempat didirikannya masjid luardari kawasan Kauman adalah Masjid Wali Desa Jepang KecamatanMejobo Kabupaten Kudus. Pengukuhan masjid ini sebagai kesatuangenealogis dari Masjid Menara Kudus adalah arkeologi bangunannyayang bersinambungan. Penelitian ini termasuk penelitian sejarah sosialyang bersifat kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan secaraheuristik, interpretasi, kritik sumber, dan historiograf. Sumber datayang digunakan adalah sumber tertulis, material, dan lisan. Sumbertertulis yang berkenaan dengan tulisan-tulisan baik yang telah diterbitkanmaupun belum diterbitkan, naskah-naskah yang menjelaskan tentangsejarah Masjid Wali dan masyarakat sekelilingnya. Sumber materialberupa arsitektur bangunan masjid dan benda-benda lain yang dapatdijadikan sebagai sumber. Sedangkan sumber lisan berasal dari ceritacerita (oral) para sesepuh desa, para kyai, dan informan lainnya. Penelitianini dilangsungkan mulai Februari 2012 sampai Juli 2012. Penelitian ini menemukan bahwa keberadaan salah satu peninggalan Sunan Kudus diMasjid Wali Al-Ma’mur Desa Jepang memiliki keterhubungan erat denganMasjid Al-Aqsa atau Al-Manar atau disebut juga Masjid Menara Kudusyang pembangunannya bertarikh tahun 956 H (1549 M). Penyimpulandata ini sepenuhnya berjalan di atas rentetan sejarah peninggalan sumursumur bersejarah yang sama saat ini, air yang ada di sumur-sumur tersebutdimanfaatkan oleh masyarakat untuk konsumsi dan sebagian obat bagimereka orang-orang yang tertimpa penyakit. Air keselamatan “salamun”diyakini oleh masyarakat bisa menjadi media atau instrumen merekaberobat atas sakit yang diderita atau musibah yang mereka alami.