Pola asuh merupakan cara mendidik anak dalam memberikan dorongan untuk mengubah sikap yang tepat dalam bermasyarakat. Pola asuh dapat dimulai dari interaksi yang terjadi antara anak dan orang tua yang dapat mendorong perkembangan anak sejak dini, tak terkecuali perkembangan emosi anak. Perkembangan emosi anak merupakan salah satu aspek yang dimiliki seseorang sejak lahir dan dapat berkembang sesuai dengan lingkungan yang dapat memengaruhi. Namun, pengetahuan mengenai pola asuh di Desa Palangan sangat rendah. Mengingat pentingnya hal ini maka pengabdi berinisiatif memberikan sosialisasi mengenai pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosi anak. Tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman mengenai pola asuh orang tua yang dapat berpengaruh pada perkembangan emosi anak. Teknik pengumpulan data berasal dari observasi lapangan, responss serta pengisian kuesioner. Pada kegiatan sosialisasi ini terbagi menjadi tiga, diantaranya yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dari hasil sosialisasi yang dilakukan diperoleh bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang baik dalam hal mengembangkan kemampuan emosional anak. Adapun poin penting yang diperoleh, diantaranya yaitu orang tua harus mengikuti zaman, dalam mengasuh anak harus dengan kelembutan bukan kekerasan, hubungan dengan keluarga harus harmonis, koordinasi yang baik dengan keluarga, dapat mengetahui bakat dan minat anak, serta tirakat.