Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PKM PARTISIPASI KELOMPOK TERNAK LEBAH MADU Apis cerana DESA KUMELEMBUAI UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN Rompas, Joice J.I.
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survey di lapangan dan hasil diskusi dengan anggota kelompok dan pemerintah setempat, maka dapat dirumuskan masalah prioritas yang perlu ditangani oleh anggota kelompok dengan pendamping dari perguruan tinggi adalah sbb: Meningkatkan kemampuan anggota kelompok agar dapat mengadopsi teknologi tepat guna untuk pengembangan lebah madu sesuai standar kebutuhan sehingga produktivitasnya meningkat. Mengadopsi teknologi untuk menurunkan tingkat mortalitas dengan menggunakan pakan buatan. Metode queen rearing untuk menghasilkan lebah madu yang produktivitasnya tinggi serta dapat melakukan teknologi pasca panen apabila produk yang dihasilkan cukup banyak. Solusi yang ditawarkan adalah mengadakan penyuluhan. Penyuluhan dilakukan terhadap anggota kelompok yaitu kelompok tani ternak ―Paesaan‖ dan ―Imanuel‖ dengan tujuan untuk mengubah perilaku sumberdaya anggota kelompok kearah yang lebih baik. Penyuluhan pada dasarnya adalah proses pendidikan untuk orang dewasa yang bersifat non formal. Materi penyuluhan menyangkut: bagaimana mengembangkan teknik tatalaksana yang tepat, murah dan mudah serta mengembangkan lebah madu Apis cerana, masalah inilah yang akan diinformasikan kepada peternak lebah madu di desa kumelembuai. Upaya peningkatan reproduksi dan produktivitas lebah, aplikasi teknologi alternatif mencakup seleksi bibit unggul serta penggunaan /pengoperasian mesin ekstraktor dalam upaya peningkatan produktivitas lebah dengan tiang penyangganya sehingga terhindar dari hama, bagaimana memformulasi pakan ternak lebah madu yang murah, mudah didapat dan tersedia di desa tersebut sesuai kebutuhan ternak. Setelah dilakukan penyuluhan selanjutnya dilakukan pelatihan terhadap kedua kelompok tersebut dengan memanfaatkan beberapa orang mahasiswa S1 seperti Pembuatan kotak koloni dengan tiang penyangganya sehingga terhindar dari hama dan penyakit lebah madu Apis cerana.___________________________________________________________________________Kata kunci: Lebah Apis cerana, Kesejahteraan Masyarakat Desa Kumelembuai
PENGGUNAAN METODE QUEEN REARING TERHADAP PEMBENTUKAN SEL RATU APIS MELLIFERA UNTUK PENGEMBANGAN PERLEBAHAN Rompas, Joice J.I.; Maramis, R. T.D.
ZOOTEC Vol 35, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.788 KB) | DOI: 10.35792/zot.35.2.2015.8347

Abstract

UTILIZING METODE QUEEN REARING APIS MELLIFERA FOR BEES DEVELOPMENT. This research was conducted in Kumelembuai Village KumelembuaiSubdistrictof  SouthMinahasa Regency that took place from Desember 2012 to January 2014. Completely Randomized Design was used with F test or Kruskal Wallis test. Significant differences were tested using the DuncanTest. Queen Rearing method superior that is Emergency Cell method. Each method consisted of seven treatments with four replicates. The seven treatments were : (a). 200 grams of cane sugar + 200 gram of water, (b). 100 grams of cane sugar + 200 grams of water, (c). 66 grams of cane sugar + 200 grams of water, (d). 200 grams of arenga sugar + 200 grams of water, (e). 100 grams of arenga sugar + 200 grams of water,  (f). 66 grams of arenga sugar + 200 grams of water,  (g). Control. Key  Word :  Apismellifera F., Queen Rearing Method
The Role of Insects in Maintaining Ecosystem Balance and Biodiversity Maramis, Redsway T.D; Rompas, Joice J.I.
Journal of Literacy and Education Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Literacy and Education
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/jle.v2i1.01

Abstract

Insects are the most diverse group of organisms on Earth and play a crucial role in maintaining ecosystem balance. This study aims to examine the role of insects in supporting ecosystem stability and biodiversity. The research employs a qualitative descriptive approach through a literature review of relevant scientific journals, books, and research reports. The results indicate that insects perform essential ecological functions as pollinators, biological control agents, decomposers, and components of food chains. Pollinating insects, such as the honeybee (Apis cerana), play a significant role in enhancing plant reproduction and sustaining ecosystem productivity. In addition, predatory and parasitoid insects contribute to natural pest control, while detritivorous insects support decomposition processes and nutrient cycling. Furthermore, insects serve as important indicators of environmental health. The decline in insect populations due to human activities—including excessive pesticide use, climate change, and habitat destruction—can disrupt ecosystem balance and reduce biodiversity. In conclusion, insects play a vital role in maintaining ecosystem stability. Therefore, conservation efforts and sustainable environmental management are necessary to preserve insect populations and their ecological functions
Pemanfaatan Produk Lebah Madu sebagai Terapi Komplementer dalam Pengelolaan Penyakit Metabolik Rompas, Joice J.I.; Rotinsulu, Merry; Rimbing, Siane
Jurnal Lentera Farma Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/x2syxx63

Abstract

Penyakit metabolik seperti diabetes melitus, obesitas dan dislipidemia merupakan penyebab utama morbiditas global yang berkaitan dengan stres oksidatif dan inflamasi kronis. Produk lebah madu, termasuk madu, propolis, dan bee pollen, diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai terapi komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi produk lebah madu dalam pengelolaan penyakit metabolik berdasarkan sintesis data penelitian terkini. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap artikel ilmiah periode 2015–2025 dari database nasional dan internasional. Hasil menunjukkan bahwa madu memiliki aktivitas antioksidan tinggi dengan kemampuan inhibisi enzim α-glukosidase hingga >90%, sedangkan propolis menunjukkan efek antidiabetes melalui peningkatan sensitivitas insulin dan penurunan inflamasi. Bee pollen berperan sebagai sumber nutrisi bioaktif dengan lebih dari 250 senyawa fungsional. Kombinasi produk lebah menunjukkan efek sinergis dalam menurunkan stres oksidatif dan memperbaiki metabolisme glukosa serta lipid. Dengan demikian, produk lebah madu berpotensi sebagai terapi komplementer dalam pengelolaan penyakit metabolik, meskipun masih diperlukan validasi melalui uji klinis pada manusia.