Anak Agung Gde Raka Dalem, Anak Agung Gde Raka
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komposisi Vegetasi dalam Mendukung Potensi Wisata Alam di Desa Bongkasa Pertiwi, Kabupaten Badung, Bali Wibisono, Adi Ariyanto; Wijaya, I Made Saka; Dalem, Anak Agung Gde Raka; Sari, Ida Ayu Eka Pertiwi
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 8, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v8i1.6085

Abstract

Bali memiliki banyak daerah yang berpotensi sebagai daerah tujuan wisata alam, salah satunya dengan memanfaatkan kawasan di sekitar Sungai Ayung. Sungai merupakan ekosistem terbuka, sehingga berkaitan erat dengan vegetasi riparian. Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali merupakan salah satu desa yang berada di tepi Sungai Ayung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi vegetasi riparian di sekitar Sungai Ayung di Desa Bongkasa Pertiwi. Penentuan komposisi vegetasi riparian menggunakan metode plot, kemudian dianalisis untuk memperoleh parameter vegetasi dan lingkungan. Untuk mengetahui potensi wisata alam digunakan metode observasi dengan mengamati jenis tumbuhan yang memiliki interaksi khas dengan fauna setempat. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa vegetasi riparian yang terletak ke arah daratan memiliki struktur vegetasi yang lebih stabil dengan regenerasi jenis yang lebih baik dibandingkan dengan vegetasi riparian yang terletak ke arah Sungai Ayung. Secara umum, komposisi vegetasi riparian menunjukkan eksistensi dari pohon khas riparian, seperti bayur (Pterospermum javanicum). Bayur menjadi salah satu pohon penting yang berperan dalam mendukung wisata alam di Desa Bongkasa Pertiwi karena memiliki i interaksi dengan fauna lokal seperti burung alap-alap kawah (Falco peregrinus), burung pelatuk besi (Dinopium javanense), burung kadalan birah (Phaenicophaeus curvirostris), dan burung cucak kuning (Pycnonotus melanicterus).
Potensi Pengembangan Ekowisata di Telaga Wahyu Kabupaten Magetan Larasati, Annisa Ika; Dalem, Anak Agung Gde Raka; Ginantra, I Ketut
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekowisata menjadi salah satu jenis pariwisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan di Indonesia. Pemanfaatan Telaga Wahyu di Kabupaten Magetan memiliki potensi yang baik, letaknya berada di kawasan strategis dan pemandangan pegunungan yang indah menjadikan alasan untuk dibangunnya ekowisata di Telaga Wahyu. Kurangnya promosi menjadi salah satu penyebab utama Telaga Wahyu belum banyak diminati oleh masyarakat untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, faktor kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman dan strategi tepat yang diterapkan untuk pengembangan ekowisata. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner terbuka dan tertutup. Metode pengolahan data yang digunakan yaitu metode analisis SWOT menggunakan IFAS dan EFAS, kemudian diinterpretasikan dengan diagram dan untuk mendapatkan hasil strategi prioritas menggunakan QSPM. Hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh potensi ekowisata yang dapat dikembangkan di Telaga Wahyu dari daya tarik alam salah satunya terdapat pemandangan alam, dari daya tarik buatan terdapat area pemancingan, dan daya tarik budaya pada kesenian tari barongan. Kekuatan utama dari Telaga Wahyu yaitu pemandangan alam lereng Gunung Lawu yang indah (0,92). Kelemahan utama yaitu belum adanya atraksi wisata dan kegiatan rutin yang beragam (0,51) yang menyebabkan Telaga Wahyu kurang diminati. Peluang utama yaitu menggiatkan kembali kegiatan memancing sebagai event rutin (2,26). Ancaman utama yaitu kurangnya promosi dari pemerintah (2,02) dan adanya daya tarik wisata air sejenis yang terletak di satu kawasan (2,08). Strategi prioritas yang terpilih yaitu melakukan pemeliharaan dan peningkatan pada berbagai jenis fasilitas, termasuk fasilitas utama maupun pendukung.
Komposisi Vegetasi dalam Mendukung Potensi Wisata Alam di Desa Bongkasa Pertiwi, Kabupaten Badung, Bali Wibisono, Adi Ariyanto; Wijaya, I Made Saka; Dalem, Anak Agung Gde Raka; Sari, Ida Ayu Eka Pertiwi
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 8, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v8i1.6085

Abstract

Bali memiliki banyak daerah yang berpotensi sebagai daerah tujuan wisata alam, salah satunya dengan memanfaatkan kawasan di sekitar Sungai Ayung. Sungai merupakan ekosistem terbuka, sehingga berkaitan erat dengan vegetasi riparian. Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali merupakan salah satu desa yang berada di tepi Sungai Ayung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi vegetasi riparian di sekitar Sungai Ayung di Desa Bongkasa Pertiwi. Penentuan komposisi vegetasi riparian menggunakan metode plot, kemudian dianalisis untuk memperoleh parameter vegetasi dan lingkungan. Untuk mengetahui potensi wisata alam digunakan metode observasi dengan mengamati jenis tumbuhan yang memiliki interaksi khas dengan fauna setempat. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa vegetasi riparian yang terletak ke arah daratan memiliki struktur vegetasi yang lebih stabil dengan regenerasi jenis yang lebih baik dibandingkan dengan vegetasi riparian yang terletak ke arah Sungai Ayung. Secara umum, komposisi vegetasi riparian menunjukkan eksistensi dari pohon khas riparian, seperti bayur (Pterospermum javanicum). Bayur menjadi salah satu pohon penting yang berperan dalam mendukung wisata alam di Desa Bongkasa Pertiwi karena memiliki i interaksi dengan fauna lokal seperti burung alap-alap kawah (Falco peregrinus), burung pelatuk besi (Dinopium javanense), burung kadalan birah (Phaenicophaeus curvirostris), dan burung cucak kuning (Pycnonotus melanicterus).