Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Clusters and series consonants of the Kaur language (phonological analysis) Hadi, Wisman; Mulyono, Mulyono
Journal of Applied Studies in Language Vol. 7 No. 1 (2023): Jun 2023
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasl.v7i1.23-34

Abstract

The phonotactic system is one of the interesting phonological systems to explain because it is the system that regulates the existence, abilities, and inability of phoneme combinations of a language. To that end, this article describes the Kaur language phonotactic system which includes (1) the cluster phonotactic system and (2) the consonant series phonotactic system. The data in this study were sourced from six key informants who were domiciled in Kaur Regency (Bengkulu Province) with the criteria of being between 50-65 years old, native Kaur tribe, never left their native area, mastered Kaur language and culture well, and communicative. Data was collected through interviews and recording devices. Data were analyzed to determine the cluster and consonant series with the help of a speech analyzer. The results showed that in Kaur language (KL) there are 14 clusters (/pl/, /bl/, /gl/, /mp/, /mb/, /nt/, /nd/, /st/, /ɲc/, /ɲɟ/, /ɲcl/, /ŋk/, /ŋg/, /ŋgl/) and 21 series: /mp, mb, nt, nd, ns, ɲc, ɲɟ, ŋk, ŋg, ŋs, ʕb, ʕt, ʕd, ʕc, ʕk, ʕs, sk, st, ʔm, ʔ-ʕ, ʔ-mp/. In KL there is a unique consonant vowel sequence (homorgan consonant series). There are three rules if-then to explain the cluster of KL and five rules if-then to explain the series of KL consonants. KL has a unique phonotactic system so that this study contributes to the development of KL.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V-a Melalui Model Team Games Tournament (TGT) Siahaan, Rachel Yoan K.P.; Hadi, Wisman; Sihombing, Maslan
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i2.59591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Berdasarkan hasil penilaian Ulangan Harian (UH), dari keseluruhan jumlah siswa kelas VA (32 siswa) yang mengikuti penilaian ulangan harian, hanya 11 siswa (34,4%) yang tuntas KKM (75) dan sisanya sebanyak 21 siswa (65,6%) belum tuntas KKM (75). Empat dari sebelas siswa yang lulus KKM adalah siswa yang nilainya 80 dan sisanya berada pada ambang 75 ke bawah. Subyek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VA UPTD SD Negeri 013828 Manis. sebanyak 32 siswa. Siswa laki-laki 14 siswa dan siswa perempuan 18 siswa. Metode penelitian ini memakai metode penelitian tindakan kelas (PTK). Langkah penelitian terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dengan instrument tes adalah soal pilihan berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VA secara signifikan. Hasil belajar siswa di siklus I rata-rata kelas adalah 70,62 dengan persentase ketuntasan 53,12% meningkat di siklus II, rerata kelas adalah 89,37 dengan persentase ketuntasan 100%. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VA di UPTD SD Negeri 013828 Manis.
Analisis kesalahan penggunaan bahasa Indonesia dalam Critical Book Report mahasiswa Gizi Universitas Negeri Medan Novelin, Valencia; Josh, David; Nauli, Tiara; Siregar, Mustika Wati; Hadi, Wisman
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v3i3.1312

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan menganalisis kesalahan penggunaan bahasa Indonesia, seperti pada penggunaan huruf miring, huruf kapital, kata depan, dan tanda baca pada Critical Book Report mahasiswa Gizi Universitas Negeri Medan. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dikumpulkan data dengan pemilihan sampel Critical Book Report mahasiswa prodi Gizi Univesitas Negeri Medan. Dikumpulkan data dan dikaji dokumen berupa Critical Book Report mahasiswa dan melakukan wawancara dengan mahasiswa gizi untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya penggunaan bahasa Indonesia yang kurang tepat pada Critical Book Report mahasiswa program studi Gizi Universitas Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa kesalahan, termasuk penggunaan huruf miring yang tidak tepat dalam penulisan istilah asing, kesalahan penggunaan huruf kapital pada istilah khusus, serta kesalahan pada kata depan dan tanda baca. Penyebab utama kesalahan ini adalah kurangnya kehati-hatian dan pemahaman mendalam tentang kaidah bahasa Indonesia yang baik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai kaidah penulisan akademik serta pentingnya melakukan pengecekan ulang terhadap karya tulis yang disusun.
Bentuk-Bentuk Kesalahan Penulisan Bahasa Baku pada Makalah Mahasiswa Mutia, Dita; Harahap, Nasywa; Ramadani, Sari Putri; Hadi, Wisman
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i5.2794

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi nasional Republik Indonesia. Bahasa Indonesia digunakan oleh warga negara Indonesia dalam berkomunikasi sehari-hari, baik lisan maupun tulisan untuk tujuan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, yang merupakan cara untuk menyelidiki gagasan atau produk pemikiran manusia dalam bentuk media cetak dengan kritis. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terdapat beberapa bentuk kesalahan penulisan bahasa baku dalam makalah, seperti penggunaan huruf kapital dan penggunaan tanda baca. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman yang baik tentang aturan penulisan bahasa baku bagi mahasiswa, khususnya dalam konteks penulisan makalah ilmiah.
PENDAMPINGAN MENULIS PUISI DENGAN HYPNOTIK ENERGI SEBAGAI REFRESHING BAGI SISWA SMP Hadi, Wisman; Rosmaini, Rosmaini; Tansliova, Lili; Febriana , Ika; Siregar , Mustika Wati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32952

Abstract

Permasalahan yang dihadapi siswa/i SMPN 4 Tanjung Pura selama ini adalah: (1) kurangnya pemahaman siswa mengenai materi puisi, (2) kurangnya kemampuan siswa dalam menulis puisi, dan (3) keadaan sosial ekonomi siswa menyebabkan siswa mengalami beberapa kendala untuk bisa meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan literasi. Oleh karena itu, dibutuhkan pendampingan menulis puisi dengan menggunakan metode hypnotik energi sebagai refreshing bagi siswa di SMP Negeri 4 Tanjung Pura Kabupaten Langkat dengan harapan kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi siswa khususnya untuk meningkatkan pengetahuan mengenai puisi, keterampilan menulis puisi dan melalui hipnosis energi diharapkan siswa menjadi lebih bersemangat dan termotivasi untuk menulis sehingga berdampak terhadap peningkatan motivasi belajar dan kemampuan literasi siswa. Metode pengabdian yang digunakan, yaitu (1) metode pendidikan dilakukan dengan cara menjelaskan pentingnya memiliki belajar tentang sastra, memahami puisi dan pentingnya memiliki keterampilan menulis puisi, (2) metode latihan dan praktik untuk melatih keterampilan menulis siswa khusunya menulis puisi, dan (3) bimbingan dan pendampingan dalam menerapkan pendekatan hypnotik energi dalam menulis puisi sehingga mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan apa yang diharapkan. Haisl PkM, yaitu siswa/i berpartisipasi aktif mengikuti pendampingan, guru dan siswa dapat mengetahui manfaat kegiatan pendampingan menulis puisi dengan hypnotik energi, siswa/i mampu mengaplikasikan kemampuan menulis puisi sebagai pendukung proses pembelajaran di sekolah serta menumbuhkan semangat dan motivasi belajar.
Perspektif Teks Anekdot dalam Kurikulum 2013 menurut Penilaian Guru Bahasa Indonesia Jenjang SLTA Hadi, Wisman; Ansari, Khairil
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 3 (2022): Mei 2022
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v1i3.50

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan perspektif teks anekdot menurut penilaian guru Bahasa Indonesia jenjang SLTA. Melalui tujuan ini dapat diketahuai perihal teks anekdot perspektif bahasa atau teks anekdot perspektif sastra. Penelitian dilakukan di berbagai SLTA yang terdapat di sebagian kecil kota di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Penelitian berlangsung di bulan Maret dan April 2022. Populasi penelitian adalah para guru Bahasa Indonesia jenjang SLTA. Mereka berjumlah 50 orang guru yang submit kuesioner melalui google form. Sampel ditetapkan sebanyak 45 orang yang didasari pada tabel populasi-sampel pada tingkat kepercayaan 95persen. Anggota sampel ditarik secara random sederhana tanpa pengembalian. Instrumen penelitian adalah kuesioner perspektif teks anekdotmenurut penilaian guru SLTA. Kuesioner menggunakan sistem tertutup yang disusun dengan memenuhi syarat instrumen yang valid. Data perspektif teks anekdot menurut penilaian guru SLTA dianalisis secara statistik deskriptif menggunakan prosedur modus. Data perspektif teks anekdot menurut penilaian guru SLTA menurut tingkat pendidikan guru dan kelompok SLTA dianalisis secara tematik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa guru Bahasa Indonesia jenjang SLTA menilai teks anekdot perspektif sastra. Tidak terdapat perbedaan perspektif teks anekdot menurut penilaian guru SLTA berdasarkan status kepegawaian guru, jenis kelamin guru, tingkat pendidikan guru, perihal sertifikasi pendidik, dan masa kerja guru.
Development of Steam-Based E-Booklets to Improve IPA Learning Outcomes on Human Respiratory System Material in Class V Sdn 104208 Arpah, Siti; Hasruddin; Hadi, Wisman
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 6 (2025): November
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v9i6.355

Abstract

This study aims to determine the validity, practicality, and effectiveness of STEAM-based e-booklets in science lessons on human respiratory system material. This type of research is an ADDIE model of development research (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Data collection techniques in this study were observation, interviews, validation, and tests. This research was conducted in class V, SDN 104208, Cinta Rakyat. The results of this study indicate that (1) the product is valid from media expert I by 90% and expert II by 84%. (2) The product is valid according to material expert I by 86% and material expert II by 93%. (3) The product is valid according to language experts by 90.7%. (4) The product received a positive response from users, namely 2 V-A class teachers by obtaining 93.4%, V-B class teachers obtained a percentage of 94.7%, and students as product practicality experts. (5) The effectiveness test with the percentage of learning completeness is shown using the t test results (2-tailed), which are obtained at 0.000 referring to the basis for decision-making means 0.000 <0.05 or Ho is rejected and H1 is accepted. Thus, it is concluded that there is an influence between STEAM-based e-booklets and student learning outcomes on the material of the respiratory system in humans in grade V students of SDN 104208 Cinta Rakyat and STEAM-based e-booklets are proven to be effective for the science learning process in grade V.
Cultural Literacy Based on Ecofeminism: Women's Subsistence in Traditional Folklore of North Sumatera Wuriyani, Elly Prihasti; Hadi, Wisman; Siregar, Mustika Wati; Maysarah, Siti; Malasari, Tiarma Nova Intan
Aksara Vol 37, No 2 (2025): AKSARA, EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i2.4900.306-323

Abstract

The purpose of this article is to analyze the representation, roles, and forms of women’s subsistence in traditional folklore of North Sumatra through an ecofeminist approach. This study employs a qualitative method using a library research approach. The formal object of the study is literary ecofeminism, which is applied to identify forms of women’s subsistence in sustaining life and adapting to a highly patriarchal social system. The material object consists of 44 folktales from eight indigenous ethnic groups in North Sumatra, namely Batak Toba, Karo, Pakpak, Dairi, Simalungun, Mandailing, Angkola, and Nias. Data were collected through library research by examining primary and secondary sources containing folklore from each ethnic group. The data were analyzed using a dialogical method to integrate various cultural and ecological voices within the texts and to uncover the representation of women’s subsistence in their social and environmental contexts. The results reveal that women in North Sumatran folklore are portrayed as figures shaped by nature, family, and society to sustain their own lives and those around them. Women’s subsistence practices include activities such as agriculture, weaving, livestock raising, fishing, trading, and preparing traditional medicines. These activities symbolize women’s resilience and their contribution to environmental and cultural sustainability. In addition, women are depicted as guardians of moral values and social harmony within their communities. AbstrakTujuan artikel ini adalah untuk menganalisis representasi keberadaan, peran, dan bentuk-bentuk subsistensi perempuan dalam cerita rakyat tradisional di Sumatera Utara melalui pendekatan ekofeminisme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Objek formal penelitian adalah ekofeminisme sastra yang digunakan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk subsistensi perempuan dalam mempertahankan kehidupan dan beradaptasi dengan sistem sosial yang sangat patrilineal. Objek material berupa 44 cerita rakyat dari delapan etnis asli di Sumatera Utara, yaitu Batak Toba, Karo, Pakpak, Dairi, Simalungun, Mandailing, Angkola, dan Nias. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan menelusuri berbagai sumber primer dan sekunder yang memuat cerita rakyat dari masing-masing etnis. Data dianalisis menggunakan metode dialogis untuk menggabungkan berbagai suara budaya dan ekologis dalam teks serta menemukan makna representasi subsistensi perempuan dalam konteks sosial dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam cerita rakyat Sumatera Utara digambarkan sebagai sosok yang dibentuk oleh alam, keluarga, dan masyarakat untuk mempertahankan kehidupan mereka sendiri serta kehidupan orang lain di sekitarnya. Bentuk subsistensi yang dilakukan perempuan mencakup kegiatan pertanian, menenun, memelihara ternak, memancing, berdagang, hingga meramu obat-obatan tradisional. Aktivitas tersebut menjadi simbol ketahanan hidup perempuan dan kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan dan budaya. Selain itu, perempuan juga digambarkan sebagai penjaga nilai-nilai moral dan keharmonisan sosial dalam masyarakat.
Kepribadian Tokoh Sato Reang pada Novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan: Psikoanalisis Carl Gustav Jung Pratama, Rangga Kari; Hadi, Wisman; Ritonga, Mara Untung; Chairunisa, Hera
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/134221-019883

Abstract

This research aims to reveal the factors that influence the formation of the character Sato Reang’s personality and to analyze the structure and dynamics of his personality based on Carl Gustav Jung’s psychoanalytic theory. This research employs a descriptive qualitative method using a literary psychology approach. The data source is the novel Anjing Mengeong Kucing Menggonggong by Eka Kurniawan. Data collection techniques include intensive reading, note-taking, and interpretation using Jungian psychoanalysis as the analytical tool. The findings show that Sato Reang’s personality formation is influenced by repressive social and religious experiences since childhood, particularly his relationships with authoritarian figures and the imposition of religious values. These experiences give rise to inner conflicts and shape a resistant personality that is deeply involved in a search for meaning. Psychologically, Sato’s ego develops reflectively with a dominant introverted attitude and the functions of feeling and intuition. His personal unconscious is dominated by paternal and religious complexes, while his collective unconscious reveals a rebellious persona, a destructive shadow, and an incomplete journey toward the self. His personality dynamics reflect the principles of equivalence, entropy, progression, and regression, indicating psychic tension resulting from the conflict between inner needs and social pressures. Thus, the character of Sato Reang represents an individual who fails to complete the individuation process due to persistent trauma and repression within his psychic structure.Keywords: Jungian psychoanalysis, consciousness, unconsciousness, personality dynamics, Sato Reang.