Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Pola Konsumsi dan Intensitas Diskusi Berita Korupsi Terhadap Partisipasi Politik Konstituen Pilkada DKI Jakarta 2017 Putri, Melisa Indriana
Integritas : Jurnal Antikorupsi Vol. 3 No. 2 (2017): INTEGRITAS Volume 03 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Komisi Pemberantasan Korupsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2493.76 KB) | DOI: 10.32697/integritas.v3i2.106

Abstract

Perjuangan pemberantasan korupsi di Indonesia telah menjadi perjalanan panjang yang hingga kini masih menjadi perhatian banyak pihak. Media menjadi salah satu pihak yang memiliki kapasitas untuk mengawal aparat dalam menumpas tindakan tidak beretika tersebut. Korupsi kerap kali bersanding dengan sektor politik yang dapat ditunjukkan melalui tema-tema berita di beberapa media daring terpopuler seperti detik.com, republika.co.id, tribunnews.com, kompas.com, dan viva.co.id. Selama setahun sebelum dihelatnya Pilkada DKI Jakarta 2017, pemberitaan di berbagai kanal media dengan kompak menampilkan kasus korupsi yang melibatkan nama-nama seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sylviana Murni, dan Anies Baswedan. Ketiga sosok tersebut sama-sama melaju ke Pilkada DKI Jakarta 2017. Hasil analisis isi terhadap konten berita korupsi pada lima kanal berita daring tersebut menunjukkan bahwa Ahok menjadi sosok yang paling banyak disebut pada berita-berita kasus korupsi. Namun, hasil Pilkada putaran pertama berhasil dimenangkan oleh Ahok-Djarot. Efek media yang memiliki pengaruh kuat pada khalayak menjadi perlu dicermati kembali. Penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan hubungan faktor-faktor selain faktor media yang memiliki kaitan dengan partisipasi politik warga DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan paradigma positivis dengan pendekatan survei. Populasi penelitian mencakup semua masyarakat yang terdata pada Daftar Pemilih Tetap dalam Pilkada Jakarta 2017 yang sekaligus pernah mengonsumsi berita-berita tersebut. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dengan batas kelonggaran 10% sehingga diperoleh 100 orang responden. Variabel dan kategori diturunkan dari Teori Uses and Gratification yang kemudian dianalisis menggunakan Kendall’s Tau. Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara intensitas diskusi berita korupsi paslon dengan partisipasi politik konstituen lebih kuat dari pada hubungan antara pola konsumsi berita korupsi paslon dengan partisipasi politik konstituen. Para konstituen cenderung lebih memercayai informasi yang bersumber dari orang-orang terdekat mereka. Penelitian ini merekomendasikan, media tidak cukup dalam memainkan peran sebagai agen antikorupsi, karena orang-orang terdekat konstituenlah yang memiliki kekuatan paling besar dalam memengaruhi pandangan khalayak mengenai korupsi secara umum maupun kasus korupsi yang dilekatkan oleh media terhadap para paslon.
Konstruksi Teks “Atap Rumah Bangsa” Bertajuk “Lomba Avatar ARB” sebagai Sarana Marketing Politik Putri, Melisa Indriana
Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Master of Communication Science Program, Faculty of Social and Political Science, Diponego

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1476.226 KB) | DOI: 10.14710/interaksi.3.2.154-161

Abstract

Political marketing is considered as tool to introduce the party or political leaders effectively to public. Ahead of the 2014 election, some text of certain candidates or political parties were present. Undesirable condition when texts were used as a hidden campaign tool in the gray area on media regulation, especially in television. This study describes how text of “Atap Rumah Bangsa” on TV One and ANTV in 2013 is being built. This study uses semiotic analysis of Roland Barthes and the results stated that text of “Atap RumahBangsa” through “Lomba Avatar ARB” constructs positive image of ARB and Golkar.
SOCIAL MEDIA JOURNALISM: MONETISASI BERITA DI YOUTUBE MELALUI NEWS VLOG PACKAGING Putri, Melisa Indriana
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 1 (2021): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.769 KB) | DOI: 10.33592/dk.v9i1.1329

Abstract

The rapid growth of technology has two dilemmatic implications for journalistic practice. Technology can support the dissemination of quality journalism. However, it also threatens its quality, especially when the quality of news is also measured by the quantity of the audience. Hence, the media industry explores the potentials to develop revenue streams. Nevertheless, the news also competes with the popularity and speed of social media at the same time. Monetization through YouTube as a practice of social media journalism is an opportunity. The synergy of the strength and characteristics of the YouTube platform with the creative process in news content packaging creates news vlog packaging, informative, attractive, and profitable. Keywords: News vlog, social media, journalism, YouTube, monetization.