Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Algoritma Ford-Fulkerson untuk Memaksimumkan Flow dalam Pendistribusian Barang Nisa, Fahrun; Irawan, Wahyu Henky
CAUCHY Vol 3, No 4 (2015): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.533 KB) | DOI: 10.18860/ca.v3i4.2968

Abstract

Algoritma Ford Fulkerson digunakan untuk mencari flow maksimum pada jaringan yang mempunyai satu titik sumber dan satu titik tujuan. Dengan mendefinisikan jalur pendistribusian barang sebagai jaringan, maka jaringan tersebut memiliki beberapa titik sumber dan beberapa titik tujuan. Untuk menyelesaikan permasalahan flow maksimum pada jaringan ini maka digunakan modifikasi Algoritma Ford-Fulkerson. Pada artikel ini akan ditunjukkan langkah-langkah mencari flow maksimum serta hasil yang diperoleh dengan menggunakan modifikasi Algoritma Ford-Fulkerson pada data simulasi tentang pendistribusian barang dengan lima titik sumber dan lima titik tujuan. Hasil dari penelitian ini merupakan bentuk modifikasi Algoritma Ford-Fulkerson, yaitu membentuk jaringan baru dengan menambahkan satu titik sumber utama dan satu titik tujuan utama pada jaringan baru, membentuk kapasitas di busur dari titik sumber utama ke beberapa titik sumber serta membentuk kapasitas di busur dari beberapa titik tujuan ke titik tujuan utama dengan nilai kapasitas maksimum dan memberi nilai flow awal sebesar nol. Selanjutnya memaksimumkan flow dari titik sumber utama ke titik tujuan utama menggunakan Algoritma Ford-Fulkerson, yaitu dengan melakukan pelabelan titik, menggunakan prosedur balik, dan mencari lintasan peningkatan sampai semua titik yang terlabel telah teramati dan titik tujuan utama tidak terlabel sehingga iterasi dihentikan. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan flow maksimum pada jaringan yang tidak dipartisi, pada jaringan yang dipartisi serta dengan membuat program di Matlab R2010a dengan nilai 45
Gender and Economic Roles of Women in Fishing Communities after Coastal Infrastructure Development Nisa, Fahrun; Abdul Kadir, Hatib
Social Sciences and Humanities Reviews Vol. 1 No. 2 (2025): Social Sciences and Humanities Reviews
Publisher : CV. DYOQU PUBLISHING MANAGEMENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64780/sshr.v1i2.55

Abstract

Background:The development of coastal infrastructure such as breakwaters is often considered a technical solution to overcome the problem of sea waves, but its impact on the social dynamics of coastal communities, especially the division of labor and economic roles in fishing households, has rarely been studied in depth. Aims:This study aims to reveal how livelihood diversification becomes an adaptation strategy for the Njar Kulon fishing community, Kranji Village, in responding to changes in infrastructure, and how these changes affect gender roles in the family. Methods:This study uses a qualitative approach with ethnographic methods. Data were obtained through participant observation, in-depth interviews, and documentation of two fishing families as the main informants, as well as several supporting informants. The analysis was conducted using a domain and taxonomy approach based on the concept of material diagnostics and gender as performance. Result:The results of the study show that the construction of the brook limits women's access to the sea and encourages them to move to informal jobs on land. This change shifts women's economic role to be more dominant in the household, especially during the lean season. Diversifying livelihoods becomes a survival strategy taken by all family members. Conclusion:Physical infrastructure has complex social impacts, including the restructuring of gender roles in fishing families. Therefore, development planning in coastal areas needs to consider social aspects and involve community participation, especially women, so that development is responsive and sustainable.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MELAKUKAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS TALISE Nisa, Fahrun; Djuwartini, Djuwartini; Hidayat, Elin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56494

Abstract

Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan antenatal care (ANC) berperan penting dalam mendeteksi dini komplikasi kehamilan. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan adalah tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan. Rendahnya pengetahuan dapat menyebabkan keterlambatan kunjungan ANC dan meningkatkan risiko morbiditas ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan ANC. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional dilaksanakan di Puskesmas Talise pada Desember 2025. Populasi berjumlah 2.229 ibu hamil, dengan sampel 90 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta observasi buku KIA untuk menilai kepatuhan ANC. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.  Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (60,0%) dan patuh melakukan ANC (84,4%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan ANC (p = 0,009). Pengetahuan ibu hamil berhubungan signifikan dengan kepatuhan melakukan ANC. Peningkatan edukasi kesehatan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan kunjungan ANC.