Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Diseminasi Pengetahuan Islam Lokal Digital pada Perpustakaan PTKIN dan Dampaknya terhadap Pengembangan World Class Library Arianto, Muhammad Solihin; Zulaikha, Sri Rohyanti
Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v10i1.1235

Abstract

Pengetahuan Islam lokal dipahami sebagai pengetahuan yang dimiliki komunitas tertentu dan berkembang di geografis tertentu yang bersinggungan dan menyatu dengan nilai-nilai Islam. Pengetahuan lokal yang saling terintegrasi dengan Islam yang datang kemudian inilah yang memunculkan pengetahuan Islam yang bersifat lokal. Hasil penelitian mengenai perpustakaan perguruan tinggi Islam di Indonesia yang telah merintis pengembangan pengetahuan Islam lokal belum ditemukan hingga saat ini. Pada saat yang bersamaan, muncul keprihatinan karena keberadaan pengetahuan tersebut belum dirawat secara maksimal, bahkan masih banyak yang berserakan di berbagai tempat di sekitar perpustakaan tersebut berada. Beranjak dari kenyataan ini, salah satu institusi yang semestiya memberikan perhatian sungguh-sungguh atas nasib pengetahuan Islam lokal ini adalah PTKIN dengan memaksimalkan peran perpustakaannya untuk menghimpun dan mengelola pengetahuan tersebut. Untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dan jangkauan akses atau diseminasi yang telah dilakukan perpustakaaan-perpustakaan UIN di PTKIN terkait dengan pengetahuan Islam lokal sehingga pengetahuan ini bisa dimanfaatkan masyarakat luas dengan cepat dan mudah melalui jaringan global, ada 11 Perpustakaan UIN di lingkungan PTKIN yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perpustakaan UIN tersebut belum mengimplementasikan pengelolaan pengetahuan Islam lokal sehingga diseminasi pengetahuan tersebut belum dilakukan. Bagaimanapun, terdapat tiga perpustakaan yang telah merencanakan pengelolaan pengetahuan Islam lokal yaitu Perpustakaan UIN Yogyakarta, Perpustakaan UIN Surabaya, dan Perpustakaan UIN Aceh. Karena belum ada satu pun perpustakaan UIN di lingkungan PTKIN yang diteliti menyediakan akses secara spesifik pada pengetahuan tersebut baik lewat jaringan lokal maupun akses jarak jauh, maka dampak pengelolaan pengetahuan Islam lokal digital terhadap pencapaian world class library belum diketahui secara pasti. Meskipun demikian, sebagian besar Perpustakaan UIN yang diteliti berkeyakinan bahwa pengelolaan pengetahuan Islam lokal dapat berdampat positif terhadap pencapaian internasionalisasi perpustakaan.
Membangun database e-journal (Penguatan local content dan peningkatan akses jurnal-jurnal kampus) Muhammad Solihin Arianto
Al Maktabah Vol 10, No 1 (2010)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v10i1.1605

Abstract

Beberapa Perpustakaan Perguruan tinggi sering menghadapi masalah anggaran ketika mereka berusaha mengembangkan koleksi jurnal elektrik dengan cara melanggan. Tidak mudah bagi pimpinan-pimpinan perguruan tinggi menyetujui untuk melanggan jurnal-jurnal tersebut setelah mengetahui jumlah dana yang harus dibayarkan kepada vendor. Melanggan bukanlah satu-satunya cara untuk mengembangkan jurnal elektronik. Database jurnal elektronik dapat dikelola secara mandiri oleh perpustakaan yang bekerjasama dengan para pengelola jurnal kampus selama infrastruktur teknologi informasi mendukung. Tulisan ini berusaha mengelaborasi langkah-langkah yang patut ditempuh dalam mengembangkan jurnal elektronik baik yang dengan melanggan maupun meberdayakan sumber-sumber yang dapat diperoleh di lingkungan perguruan tinggi; Lebih jauh, tulisan ini juga mengungkapkan berbagai upaya yang dilakukan Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dalam pengelolaan jurnal-jurnal yang dihasilkan sivitas akademika sehingga dapat diakses dan disebarluaskan lewat jaringan digital. Jurnal-jurnal tersebut bersama-sama dengan sumber-sumber lain yang dihasilkan oleh UIN Sunan Kalijaga diintegrasikan dalam sebuah kegiatan yang dinamakan pengembangan digital local content Kata kunci: Jurnal e/ektranik; local content; perpustakaan digital; Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga
Implementasi Diseminasi Pengetahuan Islam Lokal Digital pada Perpustakaan PTKIN dan Dampaknya terhadap Pengembangan World Class Library Muhammad Solihin Arianto; Sri Rohyanti Zulaikha
Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.742 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v10i1.1235

Abstract

Pengetahuan Islam lokal dipahami sebagai pengetahuan yang dimiliki komunitas tertentu dan berkembang di geografis tertentu yang bersinggungan dan menyatu dengan nilai-nilai Islam. Pengetahuan lokal yang saling terintegrasi dengan Islam yang datang kemudian inilah yang memunculkan pengetahuan Islam yang bersifat lokal. Hasil penelitian mengenai perpustakaan perguruan tinggi Islam di Indonesia yang telah merintis pengembangan pengetahuan Islam lokal belum ditemukan hingga saat ini. Pada saat yang bersamaan, muncul keprihatinan karena keberadaan pengetahuan tersebut belum dirawat secara maksimal, bahkan masih banyak yang berserakan di berbagai tempat di sekitar perpustakaan tersebut berada. Beranjak dari kenyataan ini, salah satu institusi yang semestiya memberikan perhatian sungguh-sungguh atas nasib pengetahuan Islam lokal ini adalah PTKIN dengan memaksimalkan peran perpustakaannya untuk menghimpun dan mengelola pengetahuan tersebut. Untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dan jangkauan akses atau diseminasi yang telah dilakukan perpustakaaan-perpustakaan UIN di PTKIN terkait dengan pengetahuan Islam lokal sehingga pengetahuan ini bisa dimanfaatkan masyarakat luas dengan cepat dan mudah melalui jaringan global, ada 11 Perpustakaan UIN di lingkungan PTKIN yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perpustakaan UIN tersebut belum mengimplementasikan pengelolaan pengetahuan Islam lokal sehingga diseminasi pengetahuan tersebut belum dilakukan. Bagaimanapun, terdapat tiga perpustakaan yang telah merencanakan pengelolaan pengetahuan Islam lokal yaitu Perpustakaan UIN Yogyakarta, Perpustakaan UIN Surabaya, dan Perpustakaan UIN Aceh. Karena belum ada satu pun perpustakaan UIN di lingkungan PTKIN yang diteliti menyediakan akses secara spesifik pada pengetahuan tersebut baik lewat jaringan lokal maupun akses jarak jauh, maka dampak pengelolaan pengetahuan Islam lokal digital terhadap pencapaian world class library belum diketahui secara pasti. Meskipun demikian, sebagian besar Perpustakaan UIN yang diteliti berkeyakinan bahwa pengelolaan pengetahuan Islam lokal dapat berdampat positif terhadap pencapaian internasionalisasi perpustakaan.
STUDI PERBANDINGAN ANTARA TAMAN BACAAN MASYARAKAT “NGUDI KAWRUH” DAN “GUYUB RUKUN” DALAM PENINGKATAN LITERASI Muhammad Solihin Arianto; Octia Putri Pamungkas
Pustakaloka Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v15i1.5769

Abstract

This research is aimed to study how the comparison between the “Ngudi Kawruh” and “Guyub Rukun” Community Reading Centre in literation. The research method used in this research is interview, observation, and documentation. Data validity test in this research uses source and technique triangulation. Moreover, data analysis used is Miles and Huberman model. The research finds that the activities of literation in the “Ngudi Kawruh” Community Reading Centre are more than the “Guyub Rukun”  in terms of the 6 (six) dimensions of literation as mentioned in the theory. The “Ngudi Kawruh” meets all the 6 (six) dimensions of literation, meanwhile the Guyub Rukun only has 5 (five) dimensions of literation, those are reading and writing literation, science literation, digital literation, financial literation, and cultural and citizenship literation.
Studi Perbandingan Antara Taman Bacaan Masyarakat “Ngudi Kawruh” dan “Guyub Rukun” dalam Peningkatan Literasi Arianto, Muhammad Solihin; Pamungkas, Octia Putri
Pustakaloka Vol. 15 No. 1 (2023)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v15i1.5769

Abstract

Abstract: This research is aimed to study how the comparison between the “Ngudi Kawruh” and “Guyub Rukun” Community Reading Centre in literation. The research method used in this research is interview, observation, and documentation. Data validity test in this research uses source and technique triangulation. Moreover, data analysis used is Miles and Huberman model. The research finds that the activities of literation in the “Ngudi Kawruh” Community Reading Centre are more than the “Guyub Rukun” in terms ofthe 6 (six) dimensions of literation as mentioned in the theory. The “Ngudi Kawruh”meets all the 6 (six) dimensions of literation,meanwhile the Guyub Rukun only has 5 (five) dimensions of literation, those are reading and writing literation, science literation, digital literation, financial literation, and cultural and citizenship literation.Keywords: Comparative Study, Community Reading Centre, Literation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan antara TBM Ngudi Kawruh dan TBM Guyub Rukun dalam literasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk pengumpulan data, metode yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian, uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Sedangkan analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini merujuk kepada model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 6 (enam) dimensi literasi yang digunakan sebagai rujukan teori, kegiatan literasi TBM Ngudi Kawruh lebih banyak dibandingkan TBM Guyub Rukun. Jika TBM Ngudi Kawruh memenuhi 6 (enam) dimensi literasi tersebut, maka TBM Guyub Rukun hanya mencakup 5 (lima) dimensi dari 6 dimensi literasi yaitu literasi baca tulis, literasi sains, literasi digital, literasi finansial serta literasi budaya dan kewargaan.Kata Kunci    : Studi Perbandingan, Taman Bacaan Masyarakat, Literasi
Evaluation of Online Public Access Catalog Interface “MyPustaka” in the Library of Muhammadiyah University of Yogyakarta (UMY) Nisa', Tisti Falihatun; Arianto, Muhammad Solihin
Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol. 16 No. 1 (2025): PALIMPSEST: JURNAL ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pjil.v16i1.71639

Abstract

Latar belakang: MyPustaka perlu dievaluasi karena merupakan portal online public access catalog (OPAC). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi antarmuka OPAC MyPustaka di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif UMY, sedangkan objek penelitian ini adalah evaluasi antarmuka OPAC MyPustaka. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif (anggota Perpustakaan UMY) dengan jumlah 24.149 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling incidental dengan perolehan data sebanyak 100 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan rumus mean dan grand mean. Hasil: Hasil penelitian ini didasarkan pada angka 3,277 yang merupakan hasil rata-rata keseluruhan penelitian (grand mean). Rata-rata terendah adalah 2.91, sedangkan rata-rata tertinggi memperoleh nilai sebesar 3,52. Kesimpulan: Dapat dikatakan bahwa hasil evaluasi antarmuka OPAC MyPustaka termasuk dalam kategori sangat baik.   Background: MyPustaka needs to be evaluated because it is an online public access catalog (OPAC) portal. Purpose: This study aims to determine evaluation results of the OPAC MyPustaka interface at the Library of Muhammadiyah Yogyakarta University (UMY). Methods: This research uses a descriptive quantitative method. The subjects used in this research are active students of UMY, while the object of this research is the evaluation of the OPAC MyPustaka interface. The population in this study were all active students (UMY library members) with a total of 24,149 students. Sampling was done using a convenience sampling technique with data collection from 100 students. Data were collected using questionnaire techniques, observation, and documentation. Data were analyzed using the mean and grand mean formulas. Results: The results of this study are based on a figure of 3,277, which is the overall average (grand mean) of the study. The lowest average was 2,91, while the highest average was 3,52. Conclusion: It can be said that the evaluation results of the MyPustaka OPAC interface evaluation fall into the very good category.