Siswanto ,, Siswanto
Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Semarang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH BELAJAR DENGAN CARA MENGHAFAL TERHADAP MENGINGAT KOSAKATA DALAM BAHASA INGGRIS Hardjo, Teresia Yuliana; ,, Siswanto
Psikodimensia Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Psikodimensia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belajar dengan cara menghafal terhadap mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini merupakan studi populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 4 SD Marsudirini Gedangan Semarang yang memiliki nilai Bahasa Inggris pada semester lalu antara 75- 84. Desain eksperimen yang digunakan adalah Within Subject Design. Analisa data menggunakan uji Within Subject Anava (repeated measure) untuk menguji hipotesis mayor dan t-test untuk menguji hipotesis minor. Pada pengujian hipotesis mayor diperoleh hasil Fhitung = 20,663 dan taraf signifikansi 0,005 dengan p < 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara belajar dengan cara menghafal terhadap mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris yang sangat signifikan. Pada pengujian hipotesis minor diperoleh hasil thitung = 1,740 < 9t( =0,05) = 3,355. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara jenis kelamin terhadap mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris. Belajar dengan cara menghafal sebanyak tiga hingga empat kali paling efektif untuk mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris. Akan tetapi, menghafal sebanyak 11-14 kali sudah tidak efektif lagi untuk mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris
EFEKTIVITAS BIBLIOTHERAPY UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA PENDERITA KANKER Maydiana, Tauristia; siswanto, Siswanto
VITASPHERE Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to know the affectivity of bibliotherapy to reduce anxiety of cancer patients. The hypothesis is there is differentiation before and after bibliotherapy treatment among cancer patients. The anxiety decreases after bibliotherapy treatment. This research uses Single-Case Experimental Design (quasi experiment). Subjects are 1m? female patients with cervix and uterus cancers. There are J 5 sessions, including bibliotherapy treatment 9 sessions. Result shows that there are decreasing anxieties toward their cancers among the subjects. There are differentiations between anxiety scale (Hamilton anxiety scale and Death anxiety scale). After the bibliotherapy treatment, posttest scores are decreasing compared with the pretest scores
KEYAKINAN AGAMA DAN GANGGUAN KESURUPAN ., Siswanto; ., Subandi; Paramastri, Ira
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.705 KB) | DOI: 10.32528/ins.v16i1.2542

Abstract

Religious beliefs with possession disorders have not been mentioned much in the scientific literature. This study aims to explore religious beliefs with possession disorders and how to recover. Anthropological literature examines more possessions in terms of culture. On the contrary in the clinical field, it is difficult to find literature that addresses both of these variables. The method used is a case study with semi-structured interviews for data collection. Criteria for participants are having experienced a possession disorder by PPDGJ III at least twice. Six participants met the criteria, all women. Research indicates a link between religious beliefs and possession disorders, both related to their emergence to their recovery efforts. Possession disorder occurs when the belief that there is a spirit is accompanied by the fear that cannot be controlled by the individual concerned. Prayers, spells, songs, and other are usually used in the recovery process. Emotional factors accompanying religious beliefs need to be considered in the occurrence of possession disorders.
PENGARUH BELAJAR DENGAN CARA MENGHAFAL TERHADAP MENGINGAT KOSAKATA DALAM BAHASA INGGRIS Teresia Yuliana Hardjo; Siswanto ,
PSIKODIMENSIA Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v13i1.279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belajar dengan cara menghafal terhadap mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini merupakan studi populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 4 SD Marsudirini Gedangan Semarang yang memiliki nilai Bahasa Inggris pada semester lalu antara 75- 84. Desain eksperimen yang digunakan adalah Within Subject Design. Analisa data menggunakan uji Within Subject Anava (repeated measure) untuk menguji hipotesis mayor dan t-test untuk menguji hipotesis minor. Pada pengujian hipotesis mayor diperoleh hasil Fhitung = 20,663 dan taraf signifikansi 0,005 dengan p < 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara belajar dengan cara menghafal terhadap mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris yang sangat signifikan. Pada pengujian hipotesis minor diperoleh hasil thitung = 1,740 < 9t( =0,05) = 3,355. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara jenis kelamin terhadap mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris. Belajar dengan cara menghafal sebanyak tiga hingga empat kali paling efektif untuk mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris. Akan tetapi, menghafal sebanyak 11-14 kali sudah tidak efektif lagi untuk mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris
STUDI PENDAHULUAN MENGUJI PERBEDAAN KETEGANGAN OTOT ANTARA JENIS KELAMIN, USIA, DAN SUBJEK YANG NORMAL DENGAN YANG MENGALAMI KELUHAN NYERI KEPALA DAN PUNDAK Siswanto .; Florentinus Budi Setiawan
PSIKODIMENSIA Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v14i2.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ketegangan otot antara jenis kelamin, usia, dan antara subjek yang normal dengan subjek yang memiliki keluhan nyeri pada kepala dan pundak. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan jumlah sebanyak 120 subjek; terdiri dari terdiri dari 67 laki-laki dan 53 perempuan. Usia 16 tahun sampai 58 tahun. Subjek yang normal berjumlah 102 sedangkan yang mengalami nyeri 18. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan ketegangan antara jenis kelamin pada kondisi otot yang normal (t test = 1,686; p = 0,0452) dimana perempuan memiliki otot yang lebih tegang dibanding laki-laki. Pada durasi/lamanya waktu yang digunakan dari otot ditegangkan menjadi rileks t test = 1,836; p = 0,045, dimana perempuan membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding laki-laki untuk belajar sampai pada kondisi rileks. Berdasarkan usia, terdapat perbedaan yang signifikan antara usia pada kondisi otot yang tegang dengan F = 3, 239; p = 0,043. Pada uji beda kelompok normal dengan yang mengalami nyeri, didapatkan adanya perbedaan yang signifikan antara pada saat otot ditegangkan, t test = 1,713; p = 0,045 dimana otot subjek yang sakit lebih tegang dibanding dengan subjek yang normal.
Keyakinan Agama dan Gangguan Kesurupan Siswanto .; Subandi .; Ira Paramastri
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v16i1.2542

Abstract

Religious beliefs with possession disorders have not been mentioned much in the scientific literature. This study aims to explore religious beliefs with possession disorders and how to recover. Anthropological literature examines more possessions in terms of culture. On the contrary in the clinical field, it is difficult to find literature that addresses both of these variables. The method used is a case study with semi-structured interviews for data collection. Criteria for participants are having experienced a possession disorder by PPDGJ III at least twice. Six participants met the criteria, all women. Research indicates a link between religious beliefs and possession disorders, both related to their emergence to their recovery efforts. Possession disorder occurs when the belief that there is a spirit is accompanied by the fear that cannot be controlled by the individual concerned. Prayers, spells, songs, and other are usually used in the recovery process. Emotional factors accompanying religious beliefs need to be considered in the occurrence of possession disorders.