Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pembentukan Kelompok Usaha Dan Strategi Branding Untuk Membentuk Identitas Brand Di Daerah Bareng Raya Desita Nur Rachmaniar; Nisa Isrofi; Riris Ainur Rosidah
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i2.1477

Abstract

MSMEs activities in the COVID-19 pandemic situation are of great hope in helping the recovery of the community's economic system. The partners for this community service activity are MSMEs in the Bareng Raya sub-district of Malang. Based on excavations and interviews, it shows that MSMEs in Bareng Raya are still not effective and efficient, especially in the field of branding, because there is still no organization that oversees them. This has an impact on sales results that are less than optimal. Lack of education regarding proper marketing and branding methods is one of the obstacles to marketing outreach to new customers. The approach method used in this community service is the establishment of a business by holding seminars and discussions regarding strategies related to forming business groups and discussion methods regarding possible obstacles. The proposed method is a branding strategy. The science and technology applied to partners includes knowledge of branding strategies to help support the marketing of the Bareng Raya MSMEs business group. In addition, the formation of the Bareng Raya business group will produce output in the form of organizational structure and branding, which are expected to help increase sales.
Transformasi Digital Melalui Pelatihan Odoo ERP sebagai Sistem Manajemen Bisnis Terpadu Isrofi, Nisa; Erly Ekayanti Rosyida; Rizky Fenaldo Maulana
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i1.7859

Abstract

Odoo training at PT Tamaddun Inti Perkasa aims to improve existing business processes within the company through process integration, data transparency, and operational efficiency. Odoo implementation can improve the Company's operational efficiency and also increase HR capacity through mentoring and training to acquire digital skills relevant to the development of Industry 4.0. The training was conducted through participatory practices to improve digital skills through real company data. The training stages included identifying company problems, general socialization of Odoo usage, training, mentoring, evaluation, and feedback. The training participants consisted of 9 people from several departments and was held on December 8, 2025. A pre-training questionnaire proved that the company's employees are aware of the importance of integrated data management. This training activity successfully improved digital competency through the use of Odoo and respondents agreed that using Odoo can help simplify their work. The use of a flexible integrated system according to company needs such as Odoo is one solution. The use of six modules: Manufacturing, Inventory, Sales, Purchasing, Accounting, and Point of Sales (POS) is considered very important and must be understood by the company as a starting point for further development.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Kegiatan Bongkar Muat Besi dengan Metode HIRA di Proyek Pembangunan Gapura , Diah Ayu Styaningrum; Ivon Nadhia Aisyah; Ramadani, Ameliya; Nisa Isrofi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas bongkar muat besi pada pekerjaan pembangunan gapura memiliki tingkat risiko keselamatan kerja yang tinggi akibat keterbatasan area kerja, kondisi peralatan angkat yang tidak optimal, serta praktik kerja yang belum sepenuhnya terstandarisasi. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis metode Hazard Identification Risk Assement (HIRA). Metode ini diterapkan melalui tahapan identifikasi bahaya, penilain risiko secara kuantitatif, dan memberikan rekomendasi pengendalian. Hasil analisis menunjukkan bahwa bahaya utama meliputi risiko material jatuh, pekerja tertimpa beban, serta penggunaan peralatan kerja yang tidak layak. Beberapa aktivitas dikeategorikan memiliki tingkat risiko tinggi hingga ekstem, khususnya pada proses pengangkatan menggunakan chain block dan pekerjaan yang dilakukan di ketinggian. Upaya pengendalian risiko direkomendasikan melalui peningkatan teknis, perawatan peralatan secara berkala, reorganisasi area kerja, penyempurnaan prosedur kerja, dan peningkatan pengawasan penggunaan alat pelindung diri. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk meningkatkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja dalam kegiatan penanganan material konstruksi.
Pengembangan Dashboard Prediksi Permintaan Berbasis SARIMAX-XGBoost untuk Mendukung Pengambilan Keputusan Rosyida, Erly Ekayanti; Isrofi, Nisa; Puteri , Regita Permata; Asy’ari, Lathifa Puteri; Tanasa, Maria Faulina Puteri; Simatupang, Agustina Marito; Rexana, Inez
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5261

Abstract

Peramalan permintaan yang akurat merupakan elemen penting dalam mendukung analisis dan perencanaan operasional, khususnya pada industri makanan yang memiliki karakteristik permintaan fluktuatif serta dipengaruhi faktor eksternal seperti harga dan promosi. Pendekatan peramalan konvensional yang hanya mengandalkan data historis seringkali belum mampu menangkap kompleksitas pola permintaan secara optimal, terutama ketika permintaan dipengaruhi kombinasi faktor musiman, tren jangka menengah, serta variabel eksternal yang bersifat dinamis. Kondisi ini mendorong perlunya pengembangan pendekatan peramalan yang lebih adaptif dan komprehensif dengan memanfaatkan integrasi metode statistik dan machine learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi permintaan berbasis integrasi metode statistik dan machine learning serta menyajikan hasilnya dalam dashboard visualisasi yang informatif. Metode Seasonal AutoRegressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables (SARIMAX) digunakan untuk memodelkan pola tren dan musiman pada data deret waktu, algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost) diterapkan untuk menangkap hubungan nonlinier dan interaksi kompleks antarvariabel. Data yang digunakan berupa data permintaan bulanan dilengkapi variabel harga dan promosi sebagai variabel eksogen. Kinerja model dievaluasi menggunakan metrik Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Square Error (RMSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model XGBoost menghasilkan akurasi yang lebih baik dibandingkan SARIMAX, sementara model hybrid SARIMAX–XGBoost memberikan kinerja terbaik dengan nilai MAPE sebesar 4,61%. Selanjutnya, hasil prediksi divisualisasikan dalam dashboard prediksi permintaan menggunakan Google Looker Studio untuk memudahkan analisis pola permintaan, perbandingan hasil prediksi antar model, serta interpretasi pengaruh variabel harga dan promosi. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan pendekatan prediksi permintaan terintegrasi dan penyajian visualisasi prediktif sebagai alat bantu analisis berbasis data.
A Hybrid DDMRP-OUTL Inventory Policy with Defect Prediction for Resilient Supply Chains Erly Ekayanti Rosyida; Ilyas Mas'udin; Nisa Isrofi; Sulthan Rafif
Jurnal Optimasi Sistem Industri Vol. 25 No. 1 (2026): Published in June 2026
Publisher : The Industrial Engineering Department of Engineering Faculty at Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/josi.v25.n1.p63-93.2026

Abstract

The high variability of consumer demand makes the development of inventory strategies crucial, especially regarding operational inventory resilience. Combining defect prediction with inventory strategies is crucial amidst uncertainty related to quality. Conventional Demand-Driven Material Requirements Planning (DDMRP) strategies are sensitive to shifts in consumer demand based on buffers for replenishment. However, this strategy has the disadvantage of not considering losses due to defective production output quality. This study develops a hybrid inventory model by combining DDMRP with Order-Up-To-Level (OUTL) replenishment management, and defect rate prediction. Production output is assessed from estimated defect rates converted into yield factors. OUTL is used for conditional quantity setting by determining the amount of excess replenishment. Defect rate prediction uses a manufacturing defect dataset along with production volume, supplier quality, maintenance hours, time percentage, and worker productivity. The initial predictive element in inventory simulation using a random forest regressor configuration achieved an R² value of 0.7208. Numerical experiments to evaluate the inventory model used 24 scenarios over a 200-day daily review period. Scenarios were conducted by integrating various demand patterns, production process conditions, and production capacity limitations. The DDMRP-OUTL hybrid strategy model can reduce the Bullwhip Effect Ratio (Ratio of Echelon Logistics - REL) compared to conventional DDMRP for various scenarios, and the most significant reduction is close to 24% under intermittent demand. Furthermore, it demonstrates a higher average inventory increase as a trade-off between replenishment stability and inventory load. Stockout events are not consistently reduced across all scenarios, although the integration of defect rate prediction and the DDMRP-OUTL hybrid model leads to replenishment stability, and inventory load and service reliability must be balanced when implementing this policy.
Analisis Optimalisasi Biaya Persediaan Multi-Item Single Supplier dengan Kendala Kapasitas Gudang Terbatas Nisa Isrofi; Ni Made Cyntia Utami
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.1317

Abstract

Pengendalian persediaan sangat krusial untuk menjaga kelancaran operasional perusahaan, kepuasan pelanggan dan efisiensi biaya. Banyak perusahaan menghadapi tantangan dalam mengelola banyak item yang bersumber dari satu pemasok, khususnya ketika terbatasnya kapasitas penyimpanan. Hampir semua perusahaan mengelola lebih dari satu jenis item dari satu pemasok saja agar memperoleh efisiensi pesanan terpusat. Namun, hal ini menimbulkan tantangan dalam menentukan kuantitas pemesanan optimal dan menjaga tingkat layanan tanpa melebihi batas Gudang. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sistem persediaan multiitem single supplier dengan kendala keterbatasan luas gudang, sehingga diperoleh kebijakan optimal karena metode tersebut dapat menurunkan total biaya persediaan lebih dari 30%. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif dengan 4 skenario (EOQ; EOQ kendala luas Gudang; Model Inventory Multi Item; Model EOQ dengan Metode Multi Item Single Supplier dan luas kebutuhan yang dibutuhkan) dengan tujuan menganalisis dan membandingkan beberapa model pengelolaan persediaan dengan mempertimbangkan kendala-kendala nyata seperti luas gudang dan kebijakan pemesanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pendekatan memiliki keunggulan dan keterbatasannya masing-masing. Skenario 1 menunjukkan efisiensi biaya tertinggi namun tidak dapat diterapkan karena kebutuhan ruang yang melebihi kapasitas gudang. Skenario 2 berhasil menekan kebutuhan ruang hingga di bawah batas maksimum, tetapi menyebabkan lonjakan biaya yang signifikan. Skenario 3 menawarkan efisiensi biaya yang lebih baik dibanding skenario 2, namun masih belum feasible karena kebutuhan ruang yang besar. Sementara itu, Skenario 4 yang mengintegrasikan pendekatan multi-item single supplier dengan kendala ruang terbukti menjadi solusi paling seimbang, karena mampu memenuhi batasan fisik gudang sekaligus mempertahankan efisiensi logistik. Skenario 4 direkomendasikan sebagai model yang paling realistis dan aplikatif untuk diterapkan dalam pengelolaan persediaan di Gudang Material 2.
Optimizing Product Delivery through Two-Dimensional Time Warping Demand Allocation under Uncertainty Prita Meilanitasari; Iwan Vanany; Mochamad Nizar Palefi Ma'ady; Nisa Isrofi
International Journal of Business and Management Technology in Society Vol. 2 No. 2: December 2024
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j30254256.v2i2.1341

Abstract

Purpose – This study aims to optimize delivery operations by implementing a flexible clustering method to handle demand uncertainty and improve logistics efficiency. Methodology – This study develops a clustering algorithm using a two-dimensional time-warping approach to group demand points based on spatial proximity and demand characteristics. The methodology consists of three stages: 1) processing data on point distances, 2) clustering using two-dimensional time warping, and 3) validating through silhouette analysis. Findings – This study resulted in optimal and efficient demand clustering through location clustering with a Silhouette coefficient value of 0.7 or an accuracy and feasibility level of 70%. The algorithm also shows improved computational efficiency compared to traditional approaches, making it suitable for practical applications in uncertain and dynamic environments. Practical implications – This study holds significant importance for businesses in the logistics and retail sectors. Through demand clustering, businesses can effectively group customer demands and utilize this information to optimize inventory management and delivery solutions.