Adapun tujuan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah peneliti ingin melihat sejauh mana upaya yang dilakukan Guru PAI dalam meningkatkankan motivasi belajar siswa di SMAN 1 Gunung Meriah yaitu dengan manajemen setting kelas. Sedangkan tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran PAI setelah digunakan strategi manajemen setting kelas (2) bagaimana penerapan manajemen setting kelas dalam menumbuhkan motivasi, keaktifan, dan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu sebuah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan jalan merencanakan, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara, metode tes dan metode dokumentasi. Dari hasil observasi secara langsung di kelas X SMAN 1 Gunung Meriah melalui penelitian tindakan tahap prasiklus dapat diketahui bahwa pada pembelajaran PAI, model pembelajaran yang diterapkan oleh guru mata pelajaran masih menggunakan metode ceramah dan siswa masih cenderung pasif. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan manajemen setting kelas, suasana pembelajaran di kelas menjadi hidup dan siswa ikut terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini ditunjukkan oleh kesiapan siswa menerima pelajaran, perhatian siswa dalam proses pembelajaran, keaktifan siswa dalam kelas, dan mampu menghadapi kesulitan. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu, prasiklus, siklus I, dan siklus II. Pada tahap prasiklus, motivasi belajar siswa mempunyai persentase sebesar 47,77% dan rata-rata hasil test akhir 67,79. Pada siklus I setelah dilakukan tindakan, motivasi belajar siswa meningkat menjadi 68,89% dan rata-rata hasil tes akhir 71,26. Sedangkan pada tahap siklus II setelah dilakukan tindakan, persentase motivasi belajar siswa meningkat tajam hingga menjadi 84,45% dan rata rata hasil tes akhir sebesar 81,34. Hasil penelitian tersebut, menunjukkan bahwa ada peningkatan motivasi belajar siswa secara signifikan setelah diterapkan manajemen setting kelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi guru agar lebih inovatif dalam memberikan bahan ajar kepada siswa, khususnya siswa yang ada di SMAN 1 Gunung Meriah.