Cahya Tri Purnami, Cahya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI ORANG TUA DAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI: SCOPING REVIEW Kurniawati Danu Iswanto, Rery; Shaluhiyah, Zahroh; Widjanarko, Bagoes; Tri Purnami, Cahya
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja membutuhkan sumber informasi untuk membantunya melewati masa peralihan menuju dewasa. Orang tua seharusnya menjadi sumber informasi utama bagi remaja dalam hal reproduksi. Komunikasi orang tua dengan remaja berkaitan dengan upaya promosi kesehatan reproduksi remaja. Tujuan kajian ini adalah untuk mengidentifikasi komunikasi orang tua dan remaja tentang kesehatan reproduksi dari berbagai tinjauan. Literatur dicari menggunakan 4 mesin pencari yaitu JSTOR, Science Direct, ProQuest, dan Emerald Insight. Sebanyak 4240 literatur yang ditemukan dipilih berdasarkan kriteria inklusi yaitu dipublikasi 5 tahun terakhir, penelitian empiris, full text, open akses, dan berbahasa inggris. Literatur diekslusi jika kontennya tidak mengandung lingkup yang dicari. Setelah skrining 15 literatur masuk dalam kajian lingkup. Determinan yang signifikan berhubungan dengan komunikasi adalah kenyamanan dalam berkomunikasi. Determinan lainnya yaitu pendapatan keluarga, pengetahuan, persepsi orang tua. Satu studi kohort mengungkapkan pendidikan ibu yang tinggi secara konsisten berhubungan dengan lebih baiknya proses komunikasi. Permasalahan dalam komunikasi terutama adalah orang tua tidak mempunyai kapasitas untuk berkomunikasi masalah kesehatan reproduksi dan kurangnya pengetahuan. Model atau strategi untuk meningkatkan komunikasi dilakukan melalui sesi bimbingan, model pemberian informasi, motivasi dan perubahan perilaku, serta menggunakan material digital berupa film pendek. Perlu upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam hal komunikasi dan topik-topik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja. Dari kajian juga diketahui intervensi untuk meningkatkan komunikasi baik melalui bimbingan maupun media digital dapat dilakukan untuk upaya peningkatan keterlibatan orang tua dalam program kesehatan reproduksi remaja.
Midwives' Knowledge, Attitudes, and Skills in Screening Maternal Health Postpartum Pujianti Harahap, Ana; Sakundarno Adi, Mateus; Sriatmi, Ayun; Tri Purnami, Cahya
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 1 No. 1 (2025): The 3rd MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Perinatal Mental Health (PMH) is a mental health issue that occurs in pregnant women and postpartum. The care of mental health is greatly influenced by the knowledge, attitudes, and skills of midwives in conducting mental health screenings Objective : Therefore, this study aims to analyze the knowledge, attitudes, and skills of midwives in implementing mental health screenings for postpartum mothers. Research Methods/ Implementation Methods : This research utilized a cross-sectional design that surveyed 102 (one hundred and two) midwives working in postpartum care rooms at healthcare centers in Indonesia. The sampling was conducted using Consecutive Sampling in December 2023, with the criteria of midwives who are actively working and willing to be respondents. Research data were collected electronically using a questionnaire through Google Forms, distributed via WhatsApp using Snowball sampling technique to evaluate the demographic characteristics, knowledge, attitudes, and skills of midwives in conducting postpartum maternal health screenings. Data were analyzed using SPSS version 27 and tested using the Chi-square test with significant at p < 0.05. Results : Among midwives, 51.9% are knowledgeable about PMH screening. Of the 53 midwives surveyed, 80% demonstrated a high level of knowledge, while 98.1% have a positive attitude toward PMH screening. However, only 47.1% presented proficient skills in this area. Statistical analysis reveals a significant correlation between midwives’ knowledge and attitudes regarding PMH screening, with a p-value of 0.001, which is below the threshold of 0.05. Conclusion/Lesson Learned : It is essential to provide training for midwives in the implementation of PMH screening for postpartum mothers to ensure optimal care outcomes.