Junaedi Harmiansyah
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang Jl.Taman Siswa, Sekaran Gunung Pati - Semarang,50229

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ecobox : Inovasi Penyimpan Makanan Non CFC Berbasis Peltier Thermoelektrik Yang Murah, Hemat Energi dan Ramah Lingkungan Faisal, Reza; Nurulloh, Mohamad Ikhsan; Harmiansyah, Junaedi
Journal of Creativity Student Vol 1, No 2 (2018): October 2018
Publisher : Journal of Creativity Student

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.043 KB)

Abstract

Penggunaan kulkas sebagai pendingin semakin meningkat diiringi dengan penggunaan bahan kimia berbahaya. Hal ini disebabkan karena di dalam kulkas terdapat komponen yang tidak ramah lingkungan yaitu Freon. Selain itu desainnya kurang praktis karena terlalu besar sehingga mobilitasnya rendah, karena itu diperlukan penyimpan makanan yang portable, memiliki estetika, bobot ringan, namun tetap hemat energi dan memiliki kemampuan pendinginan yang sama dengan pendingin konvensional. Tujuan karsa cipta ini yaitu: (1) Mancang dan mendesain ECOBOX sebagai inovasi kulkas ramah lingkungan (2) Mengetahui efisiensi ECOBOX dibandingkan kulkas dipasaran. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode eksperimental di Laboratorium Fisika Universitas Negeri Semarang. Perancangan dengan menentukan spesifikasi rancangan yang memenuhi spesifikasi yang ditentuan, menentukan alternatif terbaik dan membuktikan bahwa rancangan yang dipilih memenuhi spesifikasi efektif dan efisien dengan biaya yang murah. Sistem pendingin ECOBOX tidak menggunakan CFC tetapi menggunakan peltier thermoelektrik. Pasir besi digunakan sebagai transfer kalor untuk menjaga suhu dingin yang telah dicapai. ECOBOX memiliki Kapasitas 40 L. Temperatur dingin mencapai 20OC. Efisiensi ECOBOX sebesar 85% dibandingkan dengan keawetan buah pada kulkas konvensional.
Ecobox : Inovasi Penyimpan Makanan Non CFC Berbasis Peltier Thermoelektrik Yang Murah, Hemat Energi dan Ramah Lingkungan Faisal, Reza; Nurulloh, Mohamad Ikhsan; Harmiansyah, Junaedi
Journal of Creativity Student Vol 1, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jcs.v1i2.7798

Abstract

Penggunaan kulkas sebagai pendingin semakin meningkat diiringi dengan penggunaan bahan kimia berbahaya. Hal ini disebabkan karena di dalam kulkas terdapat komponen  yang tidak ramah lingkungan yaitu Freon. Selain itu desainnya kurang praktis karena terlalu besar sehingga mobilitasnya rendah, karena itu diperlukan penyimpan makanan yang portable, memiliki estetika, bobot ringan, namun tetap hemat energi dan memiliki kemampuan pendinginan yang sama dengan pendingin konvensional. Tujuan karsa cipta ini yaitu: (1) Mancang dan mendesain ECOBOX sebagai inovasi kulkas ramah lingkungan (2) Mengetahui efisiensi ECOBOX dibandingkan kulkas dipasaran. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode eksperimental di Laboratorium Fisika Universitas Negeri Semarang. Perancangan dengan menentukan spesifikasi rancangan yang memenuhi spesifikasi yang ditentuan, menentukan alternatif terbaik dan membuktikan bahwa rancangan yang dipilih memenuhi spesifikasi efektif dan efisien dengan biaya yang murah. Sistem pendingin ECOBOX tidak menggunakan CFC tetapi menggunakan peltier thermoelektrik. Pasir besi digunakan sebagai transfer kalor untuk menjaga suhu dingin yang telah dicapai. ECOBOX memiliki Kapasitas 40 L. Temperatur dingin mencapai 20OC. Efisiensi ECOBOX sebesar 85% dibandingkan dengan keawetan buah pada kulkas konvensional.
Efektivitas Penambahan Getah Pelepah Pisang Kepok (Musa mcuminata balbisianacolla) pada Pigmen Kunyit (Curcuma domestica valet) untuk Mengatasi Kelunturan Kain Junaedi Harmiansyah; Agus Yulianto; Mahardika Prasetya Aji
Jurnal Fisika Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i1.3867

Abstract

Penambahan volume getah pisang kepok pada pigmen alami kunyit dalam mempertahankan warna dari kelunturan pada kain dilakukan dengan perbandingan pemberian volume getah pisang kepok : pigmen kunyit (80%:20%, 70%:30%, 60%:40%, 50%:50%, 40%:60%, 30%:70%). Efektifitas penambahan getah pelepah pisang Kepok diperoleh dari hasil karakterisasi material dengan mencari nilai trasmitansi yang dihasilkan cahaya laser yang dikenakan luxmeter melalui limbah pencucian sabun dengan detergen dan material kain, sehingga di dapatkan nilai transmitasi terbaik sebesar 0.68, di hasilkan dari penambahan getah pelepah pisang kepok sebesar 40%. Getah pisang kapok mampu sebagai pengikat pigmen alami kunyit, dalam mempertahankan kelunturan pada kain.