Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

CATU DAYA CADANGAN BERKAPASITAS 100 Ah / 12 V UNTUK LABORATORIUM OTOMASI INDUSTRI POLIBAN Suriansyah, Bambang
INTEKNA Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Penelitian ini dibuat catu daya cadangan yang diaplikasikan untuk daya cadanganLaboratorium otomasi industri, yang apabila sumber PLN padam maka catu dayacadangan yang akan memback-up sementara suplay energi listrik dengan menggunakansumber energi dari baterai berkapasitas 100 Ah 12 Volt dan beban yang dilayani pada Lab.otomasi industri berupa perangkat PC dan Modul PLC. Lamanya ketahanan aki dalammemback-up sumber energi listrik bergantung dari berapa besar beban yang di pakai danbesaran kapasitas arus pada aki. Apabila sumber PLN kembali masuk atau menyaladengan otomatis inverter mengganti sumber menjadi sumber PLN. Dan seketika itu jugainverter mengisi aki agar tetap berfungsi apabila terjadi pemadaman listrik dari PLN.
PENGATUR KERAN ELEKTRONIK Suriansyah, Bambang
INTEKNA Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengatur Keran Elektronik ini dibuat dengan cara yang cukup sederhana dan dengan biaya yang relative murah di mana biayanya hanya terdiri dari beberapa komponen elektronik dan sebuah motor arus AC sebagai Pump (pompa air).Dua elektroda yang ditanam dalam tanah berfungsi untuk mengukur besarnya resistansi tanah. Jika harga resistansi naik berarti tanah terlampau kering, ini berakibat aktif dan pompa air yang digerakkan oleh relay akan hidup sehingga terjadi proses peniyraman. Kian basah tanah, maka resistansi di antara dua elektroda kian menurun, Setelah ter-tunda beberapa saat relay pun terbuka dan pompa air pun berhenti bekerja dan proses penyiraman pun berhenti.Proses penyiraman dapat diatur sesuai kehendak, dapat dilakukan satu kali sehari atau dua hari satu kali penyiraman
CATU DAYA CADANGAN BERKAPASITAS 100 Ah / 12 V UNTUK LABORATORIUM OTOMASI INDUSTRI POLIBAN Suriansyah, Bambang
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 14 No 2 (2014)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Penelitian ini dibuat catu daya cadangan yang diaplikasikan untuk daya cadanganLaboratorium otomasi industri, yang apabila sumber PLN padam maka catu dayacadangan yang akan memback-up sementara suplay energi listrik dengan menggunakansumber energi dari baterai berkapasitas 100 Ah 12 Volt dan beban yang dilayani pada Lab.otomasi industri berupa perangkat PC dan Modul PLC. Lamanya ketahanan aki dalammemback-up sumber energi listrik bergantung dari berapa besar beban yang di pakai danbesaran kapasitas arus pada aki. Apabila sumber PLN kembali masuk atau menyaladengan otomatis inverter mengganti sumber menjadi sumber PLN. Dan seketika itu jugainverter mengisi aki agar tetap berfungsi apabila terjadi pemadaman listrik dari PLN.
RANCANG BANGUN CATU DAYA CADANGAN BERKAPASITAS 100 Ah / 12 V UNTUK LABORATORIUM OTOMASI INDUSTRI Suriansyah, Bambang
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 19 No 2 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 2, Nov 2019: 69-133
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v19i2.864

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang catu daya cadangan untuk dapat mencadangkan energi listrik otomatis industri dari laboratorium dan mencari tahu berapa lama catu daya cadangan tangguh saat mencadangkan energi listrik otomatis industri. Perangkat elektronik yang digunakan untuk mengubah tegangan DC (arus searah) menjadi tegangan AC (alternating curent) adalah inverter. Tujuan dari tes ini adalah untuk membandingkan hasil ketepatan material pada panel catu daya cadangan dengan hasil pengukuran dari alat ukur yang digunakan, dan untuk mengetahui berapa lama kapasitas baterai untuk mendukung pasokan energi listrik ketika PLN sumber listrik padam. Hasil pengujian ketahanan catu daya cadangan dalam mencadangkan sumber energi listrik inverter dapat bertahan selama 2 jam dengan menggunakan baterai 100 Ah 12 Volt untuk beban dalam bentuk 5 perangkat PC dan 5 modul PLC yang ditenagai oleh 700 Watt. Selama pengujian, hasil menunjukkan bahwa selama 2 jam penurunan tegangan pada inverter adalah 14 V, penurunan tegangan pada baterai adalah 14 V. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah pengukur frekuensi, voltmeter, pengukur, dan lampu indikator berfungsi dengan baik.
PENGATUR KERAN ELEKTRONIK Suriansyah, Bambang
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 10 No 2 (2010)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengatur Keran Elektronik ini dibuat dengan cara yang cukup sederhana dan dengan biaya yang relative murah di mana biayanya hanya terdiri dari beberapa komponen elektronik dan sebuah motor arus AC sebagai Pump (pompa air).Dua elektroda yang ditanam dalam tanah berfungsi untuk mengukur besarnya resistansi tanah. Jika harga resistansi naik berarti tanah terlampau kering, ini berakibat aktif dan pompa air yang digerakkan oleh relay akan hidup sehingga terjadi proses peniyraman. Kian basah tanah, maka resistansi di antara dua elektroda kian menurun, Setelah ter-tunda beberapa saat relay pun terbuka dan pompa air pun berhenti bekerja dan proses penyiraman pun berhenti.Proses penyiraman dapat diatur sesuai kehendak, dapat dilakukan satu kali sehari atau dua hari satu kali penyiraman
Simulasi Media Pembelajaran SCADA Monitoring Kendali Jaringan Spindel Distribusi 20 KV Rachman, Syaiful; Sarifudin, Sarifudin; Maududy, Ivan; Wibowo, Sunu Hasta; Suriansyah, Bambang
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1042

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik meliputi semua jaringan tegangan menengah 20kV dan semua jaringan tegangan rendah 220/380 V hingga meter-meter pelanggan. Distribusi tenaga listrik dilakukan dengan menarik kawat-kawat distribusi baik pengantar udara maupun pengantar di bawah tanah dari mulai gardu induk hingga kepusat-pusat beban. Sistem pengaturan tersebut berkembang mulai dari sistem pengaturan konvensional dimana tiap-tiap sub-sistem (seperti gardu induk) memerlukan operator, disusul kemudian dengan sistem pengaturan berbasis komputer agar sistem konvensional tersebut dapat dipantau dan diawasi secara terpusat dari jarak jauh. Pada sistem penyulang terjadi suatu gangguan pada jaringan dimana gangguan tersebut pada jaringan Gardu Distribusi yang mengakibatkan padam. Dengan mengimplementasikan sistem SCADA, APD (Area Pengatur Distribusi) dapat melakukan manuver dari pusat kontrol dan tanpa harus datang ke Gardu Distribusi untuk menghidupkan kembali listrik yang padam. Saat terjadi gangguan tersebut, Dengan mengimplementasikan sistem SCADA pengendalian listrik khususnya jaringan distribusi 20 KV dapat dilakukan dari jarak jauh dan dengan waktu yang singkat dan dapat menjadi media pembelajaran tentang simulasi sistem distribusi untuk mahasiswa jurusan Teknik Elektro.
Desain Prototype HMI Exhaust Fan Terhadap Kecepatan Waktu Pembersihan Tingkat Konsentrasi Debu zuraidah, Zuraidah; Paliling, Paliling; Suriansyah, Bambang
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1128

Abstract

Sistem otomatis pengukuran densitas debu dengan kipas pembuangan udara agar udara kembali bersih dengan menggunakan sensor debu jenis GP2Y1010AU0F Optical Dust Sensor dengan menggunakan Human Machine Interface (HMI) yang diantarmukakan dengan PLC , bahan pada percobaan menggunakan bedak bayi yang diukur sebesar 10 mg menggunakan timbangan neraca, kemudian hasil yang diperoleh nilai debu dapat dideteksi dengan baik perubahan kadar yang terjadi didalam ruangan, pada setiap waktu secara berkelanjutan. Nilai kadar debu yang terdeteksi berkisar 0.37 mg/m3 gangguan kondisi buatan, dan kipas sangat berpengaruh terhadap waktu pembersihan udara dengan ganguan kondisi buatan, dengan pembatasan maksimal konsentrasi kadar debu, Waktu cleaning menjadi semakin cepat. Jika jumlah kipas semakin banyak seperti yang telah dilakukan dengan terjadinya penambahan kipas dari percobaan ujicoba ke pertama dengan waktu 20 menit dan percobaan kedua dengan waktu sebsesar 14 menit pada pengujian menggunakan residu bedak bayi pada percobaan ini. sistem dapat mendeteksi kondisi gangguan yang terjadi dan membuktikan bahwa pengukuran densitas debu telah sesuai spesifikasi yang diharapkan.
Monitoring Power Meter terhadap Power Faktor Berbasis Modbus Master Simulator Wibowo, Sunu Hasta; Suriansyah, Bambang; Rachman, Syaiful
Jurnal Teknologi Vol 24, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this study, the emphasis is on a power meter, a device that already has the ability to display measurements of electrical energy usage. This power meter is very useful for monitoring the amount of electrical energy used, and there are various parameters of electrical energy used such as voltage (V), energy (Kwh), current (A), reactive power (Kvar), power factor (pf), power (Watt), and others. Currently, the common monitoring system is a monitoring system that uses a power energy meter as a medium for reading electrical quantities and its visual display. So to monitor the electrical panel to analyze the power factor (pf) against performance in the laboratory room, this study uses a power meter type PM 1200 based on the Modbus Master Simulator to be able to display visually and in real time, in order to ease the task of recording data manually. So that the results are obtained with different power factors (pf) when the electrical load changes in the room, with a power factor of 0.9644 and 0.576 with different electrical loads.
Energi Terbarukan Lampu Emergency Menggunakan Tenaga Surya di Mushalla Al- Ikhlash Banjarmasin Zuraidah; Wibowo, Sunu Hasta; Suriansyah, Bambang
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v7i1.14449

Abstract

Penggunaan energi listrik sekarang ini telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Tempat ibadah Mushalla Al Iklash adalah salah satu tempat ibadah umat Islam yang berada di banjarmasin., maka perlu adanya perangkat yang dapat mensuplai listrik selain dari listrik PLN sehingga ketika terjadi pemadaman listrik yang bersumber dari PLN. Untuk mengatasi hal tersebut, maka metode penyelesaian masalah yang dilakukan diantaranya adalah dengan melakukan pemasangan perangkat emergency lamp energi terbarukan dan pemasangan instalasi listrik sesuai dengan standar PUIL serta memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan pentingnya keamanan dalam instalasi listrik penerangan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan menyediakan perangkat back up untuk energi listrik yang dapat dipakai ketika terjadi pemadaman dari PLN. Selain itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga mengenai standarisasi instalasi sesuai dengan standar PUIL.