Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Rancang Bangun Jig Drilling Sebagai Solusi Pembuatan Lubang Chassis Minitruk yang Diproduksi SMK Muhammadiyah 3 Kartasura Muhammad Alfatih Hendrawan; Pramuko Ilmu Purboputro
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-11 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2013-2014 pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Kejuruan bekerja sama dengan Departemen Perindustrian akan membuat dan menyediakan 100 mobil minitruk tanpa kabin yang dirakit sendiri oleh SMK, dimana nantinya akan dipakai sendiri oleh SMK. Walaupun kemudian proyek ini terhenti, proses produksi ditingkat SMK tetap berjalan, karena dies chasis telah siap dan telah memproduksi komponen-komponen chasis seperti long member maupun cross member. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana memproduksi dan  merakit bagian-bagian chasis ini  dengan kepresisian yang tinggi, sehingga mobil dapat berjalan dengan baik. Proses pelubangan pada bagian chasis menjadi permasalahan yang besar bagi SMK Muhammadiyah 3 Kartasura pada saat itu. Hal ini dikarenakan sarana yang sangat terbatas dan pengetahuan mengenai kepresisian yang masih minim. Oleh karena itu solusi untuk meningkatkan mesin manual yang dimiliki adalah dengan pengembangan jig drilling. Perkakas yang telah dirancang mampu membuat lubang dengan presisi dengan range diameter sampai 80 mm. Desain yang dibuat memanfaatkan pahat bubut yang ditempatkan pada bodi jig yang ditempatkan pada mesin milling dan ada pilot pengarah pada ujungnya. Dari percobaan yang dilakukan terlihat pada fungsi pelubangan bisa berlangsung dengan baik. Kata Kunci: jig drilling, chassis, presisi, pelubangan
EFFECT OF ASYMMETRIC CARBON FIBER SKIN LAYER DISTRIBUTION ON THE FLEXURAL STRENGTH OF POLYPROPYLENE HONEYCOMB SANDWICH COMPOSITES Muhammad Nauval Althaaf Lovrien; Muhammad Alfatih Hendrawan
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Vol 12, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/fwl.v12i2.41706

Abstract

Advances in energy-efficient vehicle technology require lightweight materials that maintain high structural strength. One developed alternative is a polypropylene honeycomb-based sandwich composite structure reinforced with carbon fiber for monocoque chassis applications. This study aims to analyze the effect of varying the number of carbon fiber layers in the top and bottom skins on bending strength and post-test damage characteristics. Specimens were fabricated using the vacuum infusion method at a pressure of -0.8 bar, employing a polypropylene honeycomb core, 3K twill carbon fiber, and an epoxy matrix. Bending tests were conducted using the three-point bending method in accordance with ASTM D790 on three configuration variations: 5-3, 4-4, and 3-5 (top skin–bottom skin). The results showed that the configuration with 5 layers on the top skin and 3 layers on the bottom skin yielded the highest flexural strength of 15.456 MPa, followed by the 4-4 configuration at 12.469 MPa and the 3-5 configuration at 11.654 MPa. Macroscopic analysis revealed failure mechanisms including bending deformation, delamination, core crushing, matrix cracking, lower skin cracking, and fiber pull-out. It is concluded that increasing carbon fiber layers in the top skin significantly enhances flexural strength and reduces damage to the sandwich composite structure.