Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Management and Accounting Expose

MERGER VALUATION ANALYSIS OF PT. BANK SYARIAH MANDIRI, PT. BNI SYARIAH BANK, PT. BANK BRI SYARIAH TBK., AND PT. BANK TABUNGAN NEGARA TBK. Muhammad Farras Farhan; Arief Wibisono Lubis
Management & Accounting Expose Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/mae.v5i2.1106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai ekuitas dari PT. Bank Syariah Mandiri (BSM), PT. Bank BNI Syariah (BNIS), PT. Bank BRI Syariah (BRIS), dan PT. Bank Tabungan Negara (BTN), sekaligus menghitung nilai sinergi yang tercipta dari merger keempat bank serta melihat potensi bisnis yang didapatkan dengan adanya merger. Penelitian ini menggunakan metode discounted cash flow (DCF) dengan model free cash flow to equity (FCFE) untuk menghitung estimasi nilai ekuitas masing-masing bank dan menggunakan simulasi Monte Carlo untuk melihat rentang nilai ekuitas dari masing-masing bank. BSM, BNIS, BRIS adalah bank syariah BUMN yang telah melakukan merger pada tahun 2021 dan menjadi Bank Syariah Indonesia yang bertujuan sebagai salah satu penggerak perbankan syariah di Indonesia. BBTN adalah bank BUMN yang memiliki spesialisasi dalam pembiayaan properti dan real estate. Metode DCF memperlihatkan adanya nilai sinergi positif dari merger keempat bank ini.
TINGKAT PENDIDIKAN CEO DAN IPO DISCOUNT: BUKTI EMPIRIS DARI INDONESIA Kristian Eka Jaya; Arief Wibisono Lubis
Management & Accounting Expose Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/mae.v6i1.1537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tingkat pendidikan Chief Executive Officer (CEO) terhadap tingkat Initial Public Offering (IPO) discount atau IPO underpricing perusahaan. Menggunakan teori upper echelon dan signaling, penelitian ini memiliki hipotesis bahwa tingkat pendidikan CEO yang lebih tinggi memiliki hubungan dengan tingkat IPO discount yang lebih rendah. Menggunakan dataset yang disusun secara unik dari 252 sampel IPO di Indonesia pada periode 2018-2022, penelitian ini menemukan bahwa perusahaan yang dipimpin oleh CEO dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi menunjukkan tingkat IPO discount yang lebih rendah, kendati hubungannya relatif lemah. Lebih lanjut, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketika dikontrol dengan variabel lain pada tingkat CEO, perusahaan dan IPO, tingkat pendidikan CEO tidak lagi menjadi variabel yang signifikan dalam memengaruhi IPO discount. Hasil penelitian ini robust setelah diuji terhadap pengukuran alternatif dari IPO discount dan analisa split-sample.