Penelitian ini mengukur metode pengujian manual dan pengujian otomatisasi pada aplikasi Warehouse berbasis website dengan menggunakan empat parameter, yaitu waktu eksekusi, akurasi, cakupan pengujian, dan jumlah tahapan. Pengujian dilakukan pada seluruh fitur aplikasi untuk mengetahui efektivitas, kelebihan, dan keterbatasan masing-masing metode. Pengujian manual dilakukan secara langsung oleh penguji, sedangkan pengujian otomatisasi menggunakan skrip dan tools Katalon Studio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran otomatis lebih efisien dari segi waktu dibandingkan manual. Pada parameter akurasi dan permulaan pengujian, kedua metode menghasilkan hasil yang sama, yaitu seluruh kasus pengujian berhasil dijalankan sesuai hasil yang diharapkan dan mencapai cakupan pengujian 100%. Pada jumlah tahapan, metode manual lebih sederhana pada fase perancangan, sedangkan otomatisasi lebih efisien pada fase eksekusi. Temuan ini menunjukkan bahwa pengukuran otomatis lebih sesuai untuk pengujian berulang. Penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam memilih metode pengujian yang paling efektif untuk meningkatkan kualitas proses pengujian perangkat lunak.