Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di 10 Provinsi Termiskin Di Indonesia Anitasari, Merri
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 9 No. 2 (2025): Khazanah Intelektual
Publisher : Brida Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine and explain the effect of the Human Development Index, Economic Growth, Per Capita Income, Education Level, Open Unemployment Rate, Inflation and Government Expenditure on the Poverty Rate in 10 Provinces with the highest poverty rate. The analytical method used is descriptive quantitative analysis with a panel data regression model using the Fixed Effect Model from secondary data starting from 2013 - 2023 in 10 provinces there is Papua, West Papua, East Nusa Tenggara, Maluku, Gorontalo, Aceh, Bengkulu, West Nusa Tenggara, Central Sulawesi, and South Sumatra with the highest poverty rate sourced from the Central Statistics Agency (BPS) and the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK). The results showed simultaneously that two of the seven independent variables there is education level and open unemployment rate affect the Poverty Rate in the 10 Provinces with the highest poverty rate in 2013-2023. Keywords : HDI, Economic Growth, Per Capita Income, Education Level, Unemployment, Inflation, Government Spending, Poverty Rate.
Pengembangan UMK Berbasis Ekonomi Lokal di Bengkulu Tengah: Peran Pendidikan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat Anitasari, Merri; Rospida, Lela; Apriyanti, Cikit
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 4 No. 1 (2025): Vol.4 No. 1, 2025 :Juni 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) berbasis potensi ekonomi lokal merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi daerah. Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang belum sepenuhnya dioptimalkan oleh pelaku UMK. Artikel ini membahas peran pendidikan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terstruktur dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan kewirausahaan, pendampingan bisnis, dan digitalisasi usaha. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas pelaku UMK dalam manajemen usaha, pemasaran digital, serta pemanfaatan potensi lokal secara kreatif. Pendidikan tinggi terbukti menjadi katalisator dalam transformasi sosial-ekonomi masyarakat Pondok Kelapa.