Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

DESAIN SANITARY LANDFILL PADA TOPOGRAFI EXTREM DI DESA DONOWARIH KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Zamzami Septiropa
Jurnal Gamma Vol. 5 No. 2 (2010): Maret
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Village Donowarih Karangploso District of Malang Regency is one of the areas that havetrouble and waste management in the central (dumped in landfills / TPA) where the existing landfillis very far from the village Donowarih with a distance of approximately more dari15 miles by roadup kontour conditions down so it can be concluded is not likely to be transported to a landfill. Sothat the Village Donowarih require a landfill area (TPA) that is close and be able to serve the communityin the surrounding area.With topography at the foot of the mountain Arjuno the Landfill to be built so the potential topollute the environment, especially water and soil in areas that have a height below the surfaceDonowarih village, so it becomes very important that a comprehensive landfill design which focuseson health aspects of the environment.With reference to kaedah comprehensive planning Landfill is expected to have DonowarihVillage Landfill that meet environmental health standards are accompanied by a simple application ofwaste regulations for the village community Donowarih so it will get additional revenue through therecycling process that accumulates.
Desain Interkoneksi Bioreaktor Sampah Padat Perkotaan Dengan Model Sirkulasi Air Lindi Anaerob Untuk Meningkatkan Produksi Gas Methane Zamzami Septiropa
Jurnal Gamma Vol. 8 No. 1 (2012): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain Interkoneksi Bioreaktor Sampah Padat Perkotaan Dengan Model Sirkulasi Air Lindi Anaerob Untuk Meningkatkan Produksi Gas MethaneZamzami SeptiropaStaf Pengajar Jurusan Teknik Sipil , Fakultas TeknikUniversitas Muhammadiyah Malang,e-mail : zamseptiropa@umm.ac.idABSTRACTThe existence of gravity of the pressing weight of its own garbage heap of garbage will be squeezed to make trash (pressing) and out of the leachate (Leachate). Contained in the waste leachate has elements glokosa (C6H12O6), Amino Acid and Ammonia (NH3), which will help the growth of anaerobic bacteria that produce methane (CH4) and carbon diaoksida (CO2). Humidity will be reduced as the discharge of garbage in garbage leachate resulting decline in productivity of anaerobic bacteria, thus maintaining levels of humidity (moisture content) is very important in stabilizing the productivity of anaerobic bacteria.In the humidity of 59.85% productivity waste anaerobic bacteria produce landfill gas in stagnant in the range of less than 10% CH4. With a circulation process of garbage leachate to maintain moisture of 67.25% are able to stabilize the production of landfill gases, especially CH4 concentration more than 25%. Leachate circulation periodically able to stabilize the moisture content of waste, from which the waste water content, it makes the productivity of stable anaerobic bacteria produce methane gas in concentrations between 20% -25% is quite a power plant of energy.Renewable energy was from waste to be more realistic to be implemented in full scale in place of final processing (TPA) / Landfill. So the need for energy for the benefit of the power plant could help meet the electricity needs of the community.Keywords: bioreactor anaerobic, leachate circulation
Optimasi Sudut Ujung Pipa Penangkapan Gas Metana Pada Metode Arrow System Zamzami Septiropa; Achmad Fauzan H.S; Moch. Zainuddin
Jurnal Teknik Industri Vol. 12 No. 2 (2011): Agustus
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.656 KB) | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol12.No2.141-146

Abstract

Drilling system on a pile of waste to get the methane gas is very difficult because the majority of waste that is made from plastic so it can get caught in the drill. Manual excavationis not allowed because it is very dangerous, while digging with heavy equipment has not been able to do because it requires a special tool that is able to push and pull waste surface. Makingholes with arrow system method that is larger arrowhead from the arrow shaft, is one alternative that can be tried to get a hole / gas extraction wells at the Landfill Supit Urang - Malang.Results hole larger than the arrow shaft is then filled with gravels as well extration methane in the landfill. The force required pile (arrow system) to the pole with pole diameter 26.7 cm and a maximum depth of 5.20 m (at point 1, the arrows point of 30˚ and 45˚) is a row of 63,087 kg and 79,717 kg . Optimum angle in terms of penetration force needs is the pole with arrowhead angle 30˚.
Pemanfaatan Biogas/Landfillgas Sebagai Bahan Bakar Mesin Bensin 1 Silinder 4 Langkah Achmad Fauzan Hery; Zamzami Septiropa; Selly Riansyah; Faizal Romadhi
Jurnal Teknik Industri Vol. 12 No. 2 (2011): Agustus
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1616.022 KB) | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol12.No2.162-168

Abstract

Motor gasoline also proven to be turned on by using biogas. This is done through the addition of a simple regulator to biogas, and air mixer - biogas. In practice, though not obtain maximum performance, modifiers remain to be done without changing the ignition time. Previously, the experiment was done first using LPG, LPG-and then use a mixture of biogas and biogas pure. Machine can be turned on using biogas with methane content of 56-60%. Engine fuel or motor fuel of biogas that is used in the experiment can generate electricity to turn the lights up to 300 watts. A quarter of its normal capacity when using premium fuel / gasoline. Optimal load occurs at 150 watts means the power load 150 watts, the conversion of biogas energy to be the highest power of 230 watt/m3 biogas. At 150 watts of loading the fuel consumption is 0.000097333 liters / watt.
Appropriate Technology For Landfill Methane Gas Extraction For Electricity Generation And Emission Reduction Aachmad Fauzan Hery S; Septiropa Zamzami
Jurnal Teknik Industri Vol. 11 No. 2 (2010): Agustus
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1196.935 KB) | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol11.No2.150-156

Abstract

Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Supit Urang Malang memiliki Jumlah sampah yang potensial menghasilkan gas Metana. Teknologi tepat guna ekstraksi gas metana dan pemasangannya diperlukan mengingat tidak tersedianya peralatan yang memadai kecuali backhoe ekscavator. Peralatan flaring dengan sistem monitoringnya diperlukan untuk memperoleh karakteristik produksi gas metana. Disain peralatan dan pemasangan pipa ekstraksi menggunakan metode Pahl & Beitz. Backhoe excavator yang dipergunakan dalam percobaan ini, ternyata kurang kuat untuk menekan pipa pendorong, Disarankan untuk pemasangan pipa ekstraksi sebaiknya menggunakan pile hammer, yang dipakai untuk pemasangan tiang pancang pada tegangan tanah 700 kg/cm2 karena tegangan yang pada timbunan sampah 200 kg/cm2. Produksi gas metan sedikit pada malam sampai pagi, produksi membaik mulai pukul 7 pagi dan puncaknya sekitar pukul 2 siang dengan konsentrasi mencapai 47 hingga 55 kemudian produksi metana berkurang, dan turun drastis mulai pukul 5 sore.
Asesmen Kekuatan Struktur Bangunan Terkait Penambahan Lantai Gedung Asrama Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PPEM) Gondanglegi Kabupaten Malang Wahyudiono, Sandi; Aulia Indira Kumalasari; Zamzami Septiropa
Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (Janayu) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/janayu.v4i1.23476

Abstract

Keberhasilan program pendidikan sangat dipengaruhi oleh faktor sarana dan prasarana pendidikan yang dapat menunjang pembelajaran di pesantren, termasuk di Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PPEM) Gondanglegi. Dari data awal yang didapatkan di lapangan diketahui bahwa PPEM Gondanglegi ini kekurangan sarana kelas dan penginapan karena bertambahnya jumlah santri yang mendaftar. Untuk itu pihak PPEM ingin menambah jumlah lantai di Gedung Asrama yang awalnya terdiri dari 2 lantai. Permasalahan yang dihadapi pihak PPEM adalah tidak mempunyai data-data terkait pembangunan Gedung seperti data tanah, gambar teknis, serta jenis pondasi yang digunakan karena kontraktor yang berbeda tiap pembangunan per lantainya. Untuk itu diperlukan pengecekan Gedung dan Asesmen kekuatan struktur bangunan gedung apakah layak dan aman jika nantinya ditambah 1 lantai atau bahkan 2 lantai. Target yang diharapkan dari Asesmen kekuatan struktur bangunan gedung ini adalah hasil analisis uji Hammer Test untuk mengetahui mutu beton bangunan gedung serta laporan hasil pengecekan kekuatan struktur bangunan gedung apakah aman jika dilakukan penambahan lantai bangunan. Dari hasil asesmen bangunan Gedung asrama dapat diketahui kalau bahwa mutu beton di lantai 1,2 dan 3 sudah sesuai standar SNI untuk Gedung bertingkat dan bisa mendukung jika dilakukan penambahan untuk lantai 4 serta dapat direkomendasikan untuk melanjutkan pekerjaan pembangunan di lantai 4 dengan beberapa catatan yang harus dilakukan seperti fungsi ruang dan jenis material.
Kontribusi teknik sipil untuk pendidikan: Revitalisasi dinding serta penyusunan dokumen PBG guna mendukung lingkungan belajar yang nyaman di TK Aba 24 Wahyudiono, Sandi; Kumalasari, Aulia Indira; Septiropa, Zamzami; Darmawan, Azhar Adi
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guna memberikan pelayanan pendidikan yang mampu mendukung pembentukan karakter, kemampuan kognitif, serta kemampuan sosial pada anak-anak, tim pengabdi melakukan kegiatan revitalisasi dinding halaman TK ABA 24 Malang serta penyusunan dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kegiatan tersebut didasari pada kondisi bangunan sekolah khsusunya pada dinding area halaman bermain yang sudah mengalami kerusakan akibat terpapar kondisi cuaca. Akibatnya, hal tersebut mengurangi estetika serta kenyamanan lingkungan sekolah. Selain itu, belum tersedianya dokumen PBG juga menjadi perhatian mengingta pentingnya kelengkapan dokumen administratif untuk menghindari potensi sanksi di masa depan. Tahapan kegiatan yang dilakukan meliputi survey lokasi mitra untuk mengidentifikasi permasalahan, diskusi dengan pihak sekolah untuk merancang solusi yang tepat, serta melaksanakan revitalisasi fisik serta membuat gambar kerja sebagai bagian dari dokumen PBG. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan dalam memperbaiki didning halaman melalui pengecatan sekaligus melengkapi dokumen PBG yang mencakup siteplan, layout, serta denah. Revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman m,serta kondusif bagi para siswa.