Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Dedikasi

PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI GENTENG DI KABUPATEN MALANG GUNA MEMPERKUAT DAYA SAING DI PASARAN ., Murjito
Jurnal Dedikasi Vol 5 (2008): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.033 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v5i0.867

Abstract

Jumlah Usaha Kecil Menengah (UKM) di KabupatenMalang mengalami perkembangan yang pesat, pada tahun 1999sejumlah 13.125 UKM menjadi 15.000 UKM pada tahun 2001.Hal ini memberikan dampak pada peningkatan penyerapan tenagakerja dari tahun 1998 sejumlah 66.358 orang tenaga kerja menjadi180.481 orang pada tahun 2001 atau meningkat 171%.Teknologi Proses yang digunakan oleh para industri kecil(pengrajin) pembuatan genteng selama ini masih konvensionalsecara turun temurun, demikian pula desainnya belum berorientasipada pasar, sehinga kualitas produk yang dihasilkan tidak mampubersaing terutama dengan produk sejenis yang dihasilkan olehindustri dari luar daerah yang sudah menggunakan teknologimodern.Ketidakmampuan bersaing dikarenakan antara lain produkgenteng yang dihasilkan mudah pecah (terutama jika menerimamomen bending, benturan /impak), tidak tahan air (karenadensitas/ kepadatan kurang), dan desain yang kurang menarik(monoton). Oleh karena itu, harus dilakukan upaya peningkatankualitas produk tersebut, yaitu dengan dengan melakukanperbaikan mulai dari komponen material penyusun, prosesproduksi dan desain produk yang lebih berorientasi kepadakebutuhan pasar.Pada uji kekerasan Rockwell didapatkan nilai rata-ratakekerasan tertinggi genteng standart = 35.62. Sedangkan setelahdicampur dengan kaolin didapatkan nilai rata-rata kekerasantertinggi = 58.14, hal ini membuktikan bahwa genteng dengan1 Staf Pengajar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malangkomposisi kaolin lebih keras bila dibandingkan dengan gentengstandart.Pada uji kekerasan Bending didapatkan nilai rata-ratakekerasan tertinggi genteng standart = 0.57. Sedangkan setelahdicampur dengan kaolin didapatkan nilai rata-rata kekerasantertinggi = 0.60, hal ini membuktikan bahwa dengan campurankaolin genteng akan lebih kuat untuk menahan beban bending. Kata Kunci: Genteng, Bending, Kekerasan, Komposisi, Kaolin,Pasir Kuarsa
MAGANG KEWIRAUSAHAAN PADA INDUSTRI JASA PERAWATAN DAN PENJUALAN SUKU CADANG KENDARAAN BERMOTOR DI YAMAHA DAU MOTOR Murjito, Murjito; Mokhtar, Ali
Jurnal Dedikasi Vol 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.454 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.484

Abstract

Tuntutan lulusan perguruan tinggi di Era teknologi saat ini tidak hanya menguasai teori tetapi harus rnenguasai praktek di lapangan guna menjawab keterbatasan lapangan pekerjaan yang sudah mencakup semua aspek kehidupan. Oleh karena itu fakultas Teknik UMM sangat bertanggung jawab untuk mencetak lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus ketrampilan. Alumni Fakultas Teknik UMM rata-rata menunggu 1-2 tahun untuk masuk dunia kerja dan 15% dari alumni tersebut berwirausaha, karena mereka rata-rata aktif magang di beberapa industri jasa perbengkelan sewaktu mereka aktif kuliah. Melihat fenomena tersebut,disikapi dengan mengadakan program magang kewirausahaan dengan target menghasikan lulusan yang siap bekerja keras sekaligus membentuk kewirausahaan calon alumni. Melihat kebutuhan dan prospek kedepan,maka program magang ini dilakukan di YAMAHA MOTOR DAU di jalan raya sengkaling No.9 kabupaten malang yang diikuti oleh 10 orang mahasiswa peserta yang telah lulus seleksi dan 25 orang calon pemula. Pelaksanaan magang ini di bagi dalam 3 tahap yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjut. Dan 10 orang peserta modal mengikuti program kewirausahaan ini menyatakan bahwa: 1. Mereka mendapatkan banyak hal-hal baru di lapangan dan ketrampilan mereka meningkat 2. Mereka memiliki cukup pengetahuan dan ketrampilan tentang cara perawatan otomotif dan pengelolaan usaha bengkel 3. Sebagian peserta berminat usaha bengkel/perawatan mesin mendidik yang membuat lembaga pelatihan otomotif. Diharapkan pengetahuan dan pengalaman dan peserta selama magang dapat menjadi alternatif dalam membuka kesempatan kerja bidang otomotif dan bermanfaat bagi tenaga kerja yang masih belum bekerja.
MAGANG KEWIRAUSAHAAN PADA INDUSTRI JASA PERAWATAN DAN PENJUALAN SUKU CADANG KENDARAAN BERMOTOR DI YAMAHA DAU MOTOR Murjito Murjito; Ali Mokhtar
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.484

Abstract

Tuntutan lulusan perguruan tinggi di Era teknologi saat ini tidak hanya menguasai teori tetapi harus rnenguasai praktek di lapangan guna menjawab keterbatasan lapangan pekerjaan yang sudah mencakup semua aspek kehidupan. Oleh karena itu fakultas Teknik UMM sangat bertanggung jawab untuk mencetak lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus ketrampilan. Alumni Fakultas Teknik UMM rata-rata menunggu 1-2 tahun untuk masuk dunia kerja dan 15% dari alumni tersebut berwirausaha, karena mereka rata-rata aktif magang di beberapa industri jasa perbengkelan sewaktu mereka aktif kuliah. Melihat fenomena tersebut,disikapi dengan mengadakan program magang kewirausahaan dengan target menghasikan lulusan yang siap bekerja keras sekaligus membentuk kewirausahaan calon alumni. Melihat kebutuhan dan prospek kedepan,maka program magang ini dilakukan di YAMAHA MOTOR DAU di jalan raya sengkaling No.9 kabupaten malang yang diikuti oleh 10 orang mahasiswa peserta yang telah lulus seleksi dan 25 orang calon pemula. Pelaksanaan magang ini di bagi dalam 3 tahap yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjut. Dan 10 orang peserta modal mengikuti program kewirausahaan ini menyatakan bahwa: 1. Mereka mendapatkan banyak hal-hal baru di lapangan dan ketrampilan mereka meningkat 2. Mereka memiliki cukup pengetahuan dan ketrampilan tentang cara perawatan otomotif dan pengelolaan usaha bengkel 3. Sebagian peserta berminat usaha bengkel/perawatan mesin mendidik yang membuat lembaga pelatihan otomotif. Diharapkan pengetahuan dan pengalaman dan peserta selama magang dapat menjadi alternatif dalam membuka kesempatan kerja bidang otomotif dan bermanfaat bagi tenaga kerja yang masih belum bekerja.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI GENTENG DI KABUPATEN MALANG GUNA MEMPERKUAT DAYA SAING DI PASARAN Murjito .
Jurnal Dedikasi Vol. 5 (2008): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v5i0.867

Abstract

Jumlah Usaha Kecil Menengah (UKM) di KabupatenMalang mengalami perkembangan yang pesat, pada tahun 1999sejumlah 13.125 UKM menjadi 15.000 UKM pada tahun 2001.Hal ini memberikan dampak pada peningkatan penyerapan tenagakerja dari tahun 1998 sejumlah 66.358 orang tenaga kerja menjadi180.481 orang pada tahun 2001 atau meningkat 171%.Teknologi Proses yang digunakan oleh para industri kecil(pengrajin) pembuatan genteng selama ini masih konvensionalsecara turun temurun, demikian pula desainnya belum berorientasipada pasar, sehinga kualitas produk yang dihasilkan tidak mampubersaing terutama dengan produk sejenis yang dihasilkan olehindustri dari luar daerah yang sudah menggunakan teknologimodern.Ketidakmampuan bersaing dikarenakan antara lain produkgenteng yang dihasilkan mudah pecah (terutama jika menerimamomen bending, benturan /impak), tidak tahan air (karenadensitas/ kepadatan kurang), dan desain yang kurang menarik(monoton). Oleh karena itu, harus dilakukan upaya peningkatankualitas produk tersebut, yaitu dengan dengan melakukanperbaikan mulai dari komponen material penyusun, prosesproduksi dan desain produk yang lebih berorientasi kepadakebutuhan pasar.Pada uji kekerasan Rockwell didapatkan nilai rata-ratakekerasan tertinggi genteng standart = 35.62. Sedangkan setelahdicampur dengan kaolin didapatkan nilai rata-rata kekerasantertinggi = 58.14, hal ini membuktikan bahwa genteng dengan1 Staf Pengajar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malangkomposisi kaolin lebih keras bila dibandingkan dengan gentengstandart.Pada uji kekerasan Bending didapatkan nilai rata-ratakekerasan tertinggi genteng standart = 0.57. Sedangkan setelahdicampur dengan kaolin didapatkan nilai rata-rata kekerasantertinggi = 0.60, hal ini membuktikan bahwa dengan campurankaolin genteng akan lebih kuat untuk menahan beban bending. Kata Kunci: Genteng, Bending, Kekerasan, Komposisi, Kaolin,Pasir Kuarsa