Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sebaran SO2 pada Musim Wabah Covid-19 Menggunakan Satelit Aura di Wilayah Jabodetabek: Analysis of SO2 Distribution in The Covid-19 Outbreak Season Using The Aura Satellite In The Greater Jakarta Area Emir Aulia; Yudi Chadirin; Andik Pribadi
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2: Agustus 2022
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.7.2.113-128

Abstract

Wilayah Jabodetabek merupakan kawasan dengan mobilitas penduduk tertinggi di Indonesia. Tingginya mobilitas tersebut mempengaruhi kualitas udara wilayah Jabodetabek. Salah satu sebab terjadinya perubahan kualitas udara adalah banyaknya penggunaan energi fosil untuk transportasi dan industri yang menghasilkan polutan pencemar udara seperti SO2. Sejak diumumkan pada 2 Maret 2020, jumlah kasus masyarakat terpapar Covid-19 terus meningkat. Hal tersebut mendorong pemerintah daerah di wilayah Jabodetabek untuk melakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan kenaikan jumlah kasus Covid-19. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan konsentrasi SO2 sebelum dan pada saat pemberlakuan kebijakan PSBB berdasarkan data tangkapan Satelit Aura tahun 2019 dan tahun 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan konsentrasi SO2 sejak Januari 2019 sebesar 36,918 μg/m3 dan pada saat kebijakan PSBB diberlakukan konsentrasi SO2 bergerak secara konstan. Hal ini dapat terjadi akibat kenaikan jumlah transportasi umum pada saat kebijakan PSBB belum diberlakukan. Berkurangnya aktivitas masyarakat pada saat kebijakan PSBB diberlakukan berdampak menurunkan penggunakan bahan bakar fosil yang menghasilkan polutan SO2.
Spatial Analysis of Slum Levels and Settlement Planning Based on Environmental Vulnerability in The Babakan Raya Area, Babakan Village, Dramaga District, Bogor Regency Aubrey Naftali Sitorus; Sutoyo; Zainab Ramadhanis; Yuli Suharnoto; Andik Pribadi
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 11 No. 1: April 2026
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.11.1.43-52

Abstract

The redevelopment of the slum area in Community Unit CU (Rukun Warga/RW) 07 Babakan Raya, Dramaga District, is a strategic step to reduce slum conditions while improving the quality of the area's infrastructure. This study aims to identify and analyze the existing slum conditions based on basic infrastructure, land use, building density, and environmental quality, and to develop a spatial planning concept based on spatial analysis to produce an adaptive and sustainable site plan. The methods used include a physical survey in the field, involving 81 respondents through crowdsourcing, and a Weighted Overlay analysis based on the criteria outlined in the Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing No. 14/PRT/M/2018. The results showed that 56% of respondents identified building quality as the main factor contributing to slum conditions, followed by drainage problems at 23%. The spatial analysis identified a severe slum area of 9.220 m² located in the southern part of CU 07, while the mild slum area reached 61.210 m². The projected population of Babakan Raya in 2044 is estimated to accommodate 6.500 people, with a density of approximately 573 people per hectare. As a technical response, a spatial plan for the development of the area was prepared in accordance with SNI 03-1733-2004 to improve building layout, drainage systems, and environmental quality in the future. Implementation of this plan is expected to create a healthier, safer, and more sustainable residential environment.