Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE BERMAIN PERAN DALAM MENUMBUHKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ANAK PAUD PERMATA BANGSA Sarayati Sarayati
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2019): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.702 KB) | DOI: 10.31932/jpaud.v2i2.765

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah kurang terampilnya anak-anak PAUD Permata Bangsa Kecamatan Dedai dalam berbicara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  metode bermain peran  dalam  menumbuhkan keterampilan berbicara anak PAUD Permata Bangsa. Bentuk penelitian ini adalah  deskriptif  kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah PAUD Permata Bangsa dan Para guru PAUD Permata Bangsa.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran sangat efektif dalam menumbuhkan keterampilan berbicara anak usia dini di PAUD Permata Bangsa.Anak-anak lebih antusias, ada interaksi, komunikasi dalam bermain peran.Para guru diharapkan dapat mengefektifkan metode bermain peran ini supaya anak-anak PAUD Permata Bangsa dapat terampil berbicara Kata Kunci: Bermain Peran, Keterampilan berbicara Anak Usia Dini
Digital Parenting Terhadap Kemampuan Berpikir Logis Anak Kelompok B TK Cinta Kasih Yohanes Berkhmas Mulyadi; Suryameng Suryameng; Sarayati Sarayati
Jurnal Golden Age Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v6i2.7074

Abstract

Penelitian ini bertolak dari banyaknya anak-anak usia dini yang sering bermain gadget dan berpengaruh terhadap perkembangan psikologisnya. Orang tua berperan penting dalam mendidik anak di era digital.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskipsikan digital parenting terhadap kemampuan berpikir logis anak kelompok B di TK Cinta  Kasih Sintang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling.Subjek Penelitian terdiri dari guru dan orang tua anak TK Cinta Kasih Sintang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam dan dokumentasi.Teknik analisis data dengan melakukan reduksi data, kategorisasi,display/penyajian, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan orang tua sangat dibutuhkan perannya dalam mengedukasi, membimbing, mengontrol dan mengatur waktunya anak,melatih anak agar mampu berpikir logis melalui pengartian terhadap apa yang telah dipelajarinya.
PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN KOLASE DI TK SANTA MARIA SINTANG Sudarto Sudarto; Sarayati Sarayati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.6184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Kolase di TK Santa Maria. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan bentuk penelitian adalah penelitian tindakan kelas (classrom action research) Model yang digunakan adalah Kemmis & Mc Taggart dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi jumlah subjek penelitian 15 orang anak. Teknik pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Alat pengumpulan data yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan lembar dokumentas?. Teknik analisis data yaitu  reduksi (data reduction), penyajian data (data display) Verification (verifikasi/penarikan kesimpulan). Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 57,10, sedangkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 73,40. Hal ini meningkat pada setiap siklus nya ditandai dengan nilai indikator pencapaian pada kemampuan motorik halus anak. Jadi dengan kegiatan kolase  pada aktivitas guru di siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 53,20 termasuk kriteria cukup baik. Hasil observasi aktivitas guru siklus II dengan nilai rata-rata 92%.