Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN INVENTORY SPARE PARTS ALAT BERAT PELABUHAN MODEL CONSIGNMENT STOCK GUNA MEMINIMUMKAN TOTAL INVENTORY COST (TIC) DI PT. XYZ Rista Dwi Kusumahati; Wiwin Widiasih
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.313

Abstract

PT.. XYZ merupakan perusahaan jasa yang menyediakan jasa perawatan dan rekonstruksi alat berat pelabuhan serta pengadaan suku cadang alat berat pelabuhan. Tidak lama setelah itu PT. XYZ melayani sektor sipil yaitu perawatan dermaga, perawatan aksesoris pelabuhan, pembangunan struktur dan reklamasi lahan. Dalam perusahaan jasa maintenance dan penyediaan suku cadang alat berat Pelabuhan maka inventory perusahaan harus terjamin. disetiap site PT XYZ khususnya PT X memiliki gudang yang terbatas, sehingga harus memaksimalkan inventory perusahaan. Pada kondisi eksisting perusahaan jumlah amount inventory masih melebihi jumlah permintaan user yang secara tidak sengaja akan memenuhi gudang mereka dan akan membengkaknya Total Inventory Cost (TIC). Dengan adanya permasalahan tersebut akan dilakukan penyusutan TIC dengan kebijakan periodic riview (R,s,S) dan kebijakan periodic riview dengan system inventory consignment stock. Berdasarka metode di atas dihasiilkan yang semula TIC berjumlah Rp 43.063.451 dengan metode periodic riview TIC berjumlah Rp. 38.318.736 atau menyusut sebesar 11% dan jika menggunakan metode periodic riview dengan system inventory consignment stock TIC berjumlah Rp 36.987.546 atau menyusut sebesar 13%.
PEMETAAN IMPLEMENTASI KOLABORASI STAKEHOLDER DI OBJEK WISATA MAKAM SUNAN GIRI DENGAN ANALISIS SWOT DAN QSPM Wiwin Widiasih; Hilyatun Nuha
Tekmapro Vol. 18 No. 1 (2023): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v18i1.290

Abstract

Pada akhir tahun 2019 telah terjadi wabah Covid-19 secara global. Dengan adanya situasi pandemi Covid-19 ini banyak aspek atau sektor yang terdampak seperti sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan, hiburan, dan pariwisata di Indonesia. Kabupaten Gresik merupakan salah satu kabupaten yang memiliki sejumlah potensi. Salah satunya yaitu potensi wisata. Jenis wisata di Kabupaten Gresik antara lain wisata ziarah, wisata tradisi, wisata seni budaya, dan wisata alam. Pada penelitian ini akan berfokus pada objek wisata ziarah yaitu Makam Sunan Giri. Sebelum terjadi pandemic covid-19 banyak pengunjung yang mendatangi Makam Sunan Giri, namun setelah pandemic covid-19 Makam Sunan Giri menjadi terdampak hingga mengakibatkan terjadinya penutupan objek wisata. Pada pertengahan tahun 2020, objek wisata Makam Sunan Giri mulai dibuka namun dengan beberapa Batasan. Peran stakeholder akan menjadi sangat penting dalam kebangkitan perekonomian Makam Sunan Giri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan implementasi kolaborasi stakeholder Makam Sunan Giri yang akan diawali dengan identifikasi stakeholder yang terlibat beserta peran dan fungsinya, kemudian pemetaan implementasi kolaborasi antar stakeholder akan didekati dengan metode kuantitatif antara lain analisis SWOT dan QSPM. Hasil yang didapatkan dari analisis SWOT posisi oragnisasi Yayasan Pengelola Makam Sunan Giri berada di kuadra I dan dirumuskan empat strategi SO. Selanjutnya dari QSPM didapatkan nilai TAS tertinggi yaitu strategi 3 dimana pengembangan secara fisik perlu didukung penuh oleh stakeholder yang ada. Pemetaan implementasi kolaborasi antar stakeholder untuk menjalankan strategi tersebut juga telah dirumuskan.
Analisis Efektivitas Mesin Moulding 1 Menggunakan Metode OEE dengan Pendekatan Cause Effect Diagram di PT. Sarana Kreasi Lestari Safira Zahra Nisriina; Wiwin Widiasih
Journal of Industrial View Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v7i1.14975

Abstract

PT Sarana Kreasi Lestari is a company engaged in manufacturing door and window frames made from wood. The company has several types of production machines, one of which is the  Molding machine. This machine acts as a wood size profile tool that will be used in making doors and  window frames. Of the many production machines, the molding machine has a high frequency of downtime. An action is needed to maximize the effectiveness of this machine. Therefore, this study aims to analyze the level of effectiveness of the Molding machine using the OEE method. The results of this study show that the OEE value of the Molding machine is 44.44%, which is still below the JIPM standard of 85%. While the availability value is 70.23%, the performance value is 64.48%, and the quality of product value is 96.78%. After calculating using Six Big Losses and pareto diagrams, it is  known that the value of reduce speed losses gets the highest score with a percentage of 31.97%. The next step is to analyze the cause of the high percentage of losses using the Cause effect diagram which then designs an improvement solution using the PDCA cycle.PT Sarana Kreasi Lestari adalah Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur penghasil pintu dan kusen jendela berbahan baku kayu.Perusahaan memiliki beberapa jenis mesin produksi yang salah atunya mesin Moulding. Mesin ini berperan sebagai alat profile ukuran kayu yang akan digunakan dalam pembuatan pintu serta kusen jendela. Dari banyaknya mesin produksi, mesin Moulding memiliki frekuensi downtime yang tinggi. Diperlukannya suatu tindakan untuk memaksimalkan tingkat efektivitas mesin ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untukmenganalisa tingkat efektivitas mesin Moulding menggunakan metode OEE hasil dari penelitian ini diketahui jika nilai OEE nesin Moulding adalah 44,44%, yang masih dibawah standar JIPM yaitu sebesar 85%. Sedangkan nilai availability sebesar 70,23%, nilai performance sebesar 64,48%, dan nilai quality of product sebesar 96,78%. Setelah dilakukan perhitungan menggunakan Six Big Losses serta diagram pareto dan diketahui jika nilai reduce speed losses mendapatkan skor tertinggi dengan persentase sebesar 31,97%. Langkah selanjutnya dilakukan Analisis penyebab tingginya persentase losses dengan menggunakan Cause effect diagram yang selanjutnya melakukan perancangan Solusi perbaikan menggunakan siklus PDCA