Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PERLINDUNGAN HUKUM HAK LINGKUNGAN YANG BAIK DAN SEHAT Rudi Natamiharja; Rudy Rudy; Ria Wierma Putri; Febryani Sabatira
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v6i2.353

Abstract

Lingkungan yang baik dan sehat merupakan hak dasar (fundamental rights) bagi setiap manusia yang harus diciptakan oleh setiap negara, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Hukum nasional mengatur hak atas lingkungan yang layak pada Undang- Undang Dasar 1945 Pasal 28 ayat (1) menyebutkan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Masyarakat sasaran berada di RT 02 yang merupakan area pemukiman dengan tingkat kepadatan tinggi dengan akses mobilitas yang buruk, sehingga siklus pengelolaan sampah tidak berjalan efektif. Minimnya tingkat pendidikan masyarakat Kampung Baru Tiga berbanding lurus dengan kurangnya pengetahuan terkait hak dasar mereka atas lingkungan yang baik dan sehat, serta dampak langsung pencemaran lingkungan terhadap kehidupan bermasyarakat. Pengabdian dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan sosialisasi hukum dan aksi bersama masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mereka terkait peran penting masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang baik dan sehat. Maka dari itu, PKM Unggulan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berupa pengetahuan hukum, pemahaman dampak lingkungan, dan pelatihan pengelolaan sampah mandiri.
The Paradox of the International Law Development: A Lesson from Covid-19 Pandemic Management Ria Wierma Putri; Yunita Maya Putri; Febryani Sabatira; Orima Melati Davey; Himal C Arya
Lex Scientia Law Review Vol 7 No 1 (2023): Law, Justice, and Development: Theories and Practices in Indonesia and Global Con
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lesrev.v7i1.61999

Abstract

The COVID-19 pandemic has had a global impact since 2019. As countries gradually recover, there are lessons to be learned for the development of international law. The World Health Organization (WHO) plays a crucial role in maintaining global health order. Governments have implemented measures like quarantine, travel restrictions, and vaccination programs, but challenges remain due to varying capacities and ideological differences. Some states prioritize national interests over global mandates from the WHO. This turns the pandemic issue into an evolution of the global legal order. This article offers a unique examination of the WHO's role in managing the COVID-19 pandemic. It aims to provide lessons and analytical approaches for reforming and strengthening health institutions while fostering global unity in the face of unprecedented challenges. The research also presents how the pandemic has impacted the development of the international law by addressing current perspectives, challenges, and potential strategies
Exploring the Discourse of Subject in Intellectual Property Rights: Communal Rights in Indonesia Ria Wierma Putri; Yunita Maya Putri; Febryani Sabatira
Simbur Cahaya Volume 30 Nomor 2, Desember 2023
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/sc.v30i2.2903

Abstract

The objective of this study is to expound on the discourse surrounding the categorization of intellectual property rights (IPR) under public and private international law, which has been a topic of contention among legal experts. Through an in-depth analysis of the IPR debate, including public and private case examples, and the contrast between traditional and communal IPR, this study intends to explore Indonesia's perspective towards IPR and communal rights. Indonesia acknowledges communal rights within IPR and has implemented various legal and policy instruments to safeguard them. It is envisaged that the research findings will advance the ongoing discourse on the classification of IPR under public or private international law, and enhance the comprehension of the legal framework governing IPR in Indonesia. This study will also bring into focus the recognition and protection of communal rights in IPR, which is a crucial subject in modern international law.