Nurhikmah Nurhikmah
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Online Learning Towards Learning Motivation of University Students on Social Student Course Nurhikmah Nurhikmah; Dholina Inang Pambudi; Ali Mustadi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 3 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.007 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i3.1074

Abstract

This study aims to determine the effect of online learning toward the learning motivation of Elementary School Teacher Education (PGSD) students in social studies learning.  The research approach used is quantitative research, ex post facto type.  The research population was 316 students at Primary School Teacher Education (PGSD) at Ahmad Dahlan University, Yogyakarta. The research sample was 118 students. Data obtained through interviews and questionnaires.  The data obtained from the questionnaire were analyzed using descriptive statistics and inferential analysis.  The results of the regression test with a simple linear test showed a sig value of 0.827, with the criteria Sigα (0.05) this means that there is no effect of variable X (online learning) on variable Y (learning motivation). Thus, this study concludes that there is no significant negative effect of online learning on students' learning motivation. Of the four indicators of learning motivation, namely a sense of responsibility, enthusiasm, independence, and belief, they are in the very good category.  During the teaching and learning process, most of the students were enthusiastic about participating in lectures and flexible learning.  Through online learning, there are many positive things that can be felt to be able to increase the spirit of learning, such as more flexible learning, not being hindered by distance and time and being able to train students' learning independence.
Peningkatan Kelancaran Membaca melalui Repeated Reading Berbasis Kontekstual pada Siswa Berisiko Slow Learner Kelas II SDN 004 Mentarang Hulu Lis Setiyowati; Ishartiwi Ishartiwi; Nurhikmah Nurhikmah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 3 Agustus (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.5183

Abstract

Kelancaran membaca merupakan salah satu kemampuan dasar yang penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, terutama bagi siswa yang mengalami hambatan dalam mengikuti perkembangan kemampuan membaca sesuai tuntutan kelasnya. Siswa yang berisiko slow learner memerlukan strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan latihan secara berulang, bertahap dan sesuai dengan karakteristik serta pengalaman mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran membaca melalui penerapan Repeated Reading berbasis kontekstual pada siswa kelas II yang berisiko slow learner di SDN 004 Mentarang Hulu. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas lima siswa, yaitu CO, GL, MO, PT dan SN. Data dikumpulkan melalui tes kelancaran membaca, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan perkembangan kemampuan siswa pada tahap prasiklus, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kelancaran membaca pada seluruh siswa setelah penerapan Repeated Reading berbasis kontekstual. Peningkatan tersebut terlihat dari kemampuan siswa dalam membaca dengan lebih tepat, lancar dan percaya diri, serta berkurangnya kebutuhan terhadap bantuan guru selama proses membaca. Penggunaan teks yang dekat dengan pengalaman siswa, pengulangan bacaan secara sistematis, pemberian contoh, koreksi kesalahan dan umpan balik secara langsung menjadi unsur penting dalam mendukung perkembangan kemampuan membaca. Dengan demikian, Repeated Reading berbasis kontekstual dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kelancaran membaca siswa yang berisiko slow learner, meskipun hasil penelitian ini perlu digeneralisasikan secara hati-hati karena terbatas pada lima siswa dalam satu kelas dan satu sekolah.