Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Konstruk Alat Ukur Ketangguhan Akademik Peserta Didik Muhammad Muhajirin
Madaniyah Vol 12 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.552 KB) | DOI: 10.58410/madaniyah.v12i1.451

Abstract

Penelitian yang dilakukan dilatabelakangi oleh peserta didik yang tidak dapat menghadapi kesulitan pada proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur ketangguhan psikologis dalam akademik peserta didik. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Bandung tahun ajaran 2017/2018. Instrumen pengembangan dimulai dengan uji kelayakan instrumen, uji keterbacaan, dan uji coba instrumen. Uji validitas menggunakan aplikasi bantuan winsteps model Rasch. Sedangkan uji reliabilitas menggunakan instrumen alpha Cronbach dengan aplikasi bantuan winstep menggunakan model Rasch. Hasil penelitian menunjukkan item telah memenuhi kriteria validitas Outfit Mean Square (MNSQ): 0,5 <MNSQ <1,5, Outfit Z-Standard (ZSTD): -2,0 <ZSTD <+2,0, dan Point Measure Correlation (Pt Mean Corr): 0,4 <Pt Measure Corr <0,85. Sedangkan hasil uji reliabilitas sebesar 0,97 berada pada kategori istimewa. Temuan ini menjelaskan item-item yang dikembangkan pada konstruk alat ukur dapat digunakan pada penelitian ketangguhan psikologis dalam akademik.
ANALISIS PROFIL EFIKASI DIRI KARIER BERDASARKAN GENDER Ta&#039;lam Missalam; Gian Sugiana Sugara; Muhammad Muhajirin
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bibliocouns.v6i1.13413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum kecenderungan efikasi diri karier, menganalisis dan mengevaluasi perbedaan tingkat efikasi diri karier siswa laki-laki dan perempuan pada siswa Kelas XI SMK Negeri Rajapolah. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan adaptasi dari Career Decision Making Self-Efficacy Scale Short Form (CDMSE SF) yang dibuat oleh Nancy Betz. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI yang terdiri dari 390 siswa laki-laki dan 385 siswa perempuan. Teknik analisis data menggunakan perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi, serta perhitungan persentase dan program SPSS 24.00 for windows dan uji beda menggunakan rumus One Way Anova. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tingkat efikasi diri karier siswa kelas XI SMK Negeri Rajapolah masuk pada kategori sedang. Berdasarkan jenis kelamin terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan. Tingkat efikasi diri karier siswa perempuan berada pada kategori tinggi daripada pria. Dengan demikian implikasi layanan bimbingan dan konseling berdasarkan fungsi yaitu upaya untuk meningkatkan efikasi diri karier siswa yang rendah dengan menggunakan bimbingan karier.
Strengthening Academic Hardiness Through Self-Reflection-Based Narrative Counseling: A Single-Case Research Muhammad Muhajirin; Agung Nugraha; Rima Irmayanti; Anandha Putri Rahimsyah; Adelia Lintang Anjarika
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 1 (2026): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i1.2464

Abstract

Purpose of the study: This study aimed to examine the effectiveness of self-reflection-based narrative counseling in strengthening academic hardiness among senior high school students who demonstrate low academic persistence and difficulties in coping with academic challenges. Methodology: This study employed a single-case research design using an A–B format. Three (n = 3) senior high school students were selected through purposive sampling based on low academic hardiness scores. The intervention consisted of five individual self-reflection–based narrative counseling sessions. Data were collected using an academic hardiness scale administered during the baseline, intervention, and three-week follow-up phases. Data were analyzed using descriptive visual analysis to examine changes in level, trend, and stability of academic hardiness across phases. Main Findings: The results indicated a clear and consistent increase in academic hardiness across all three participants during the intervention phase compared to the baseline condition. Improvements were observed in the dimensions of commitment, control, and challenge, and were maintained at the three-week follow-up, suggesting a sustained positive effect of the intervention. Novelty/Originality of this study: This results indicated a clear and consistent increase in academic hardiness across all three participants during the intervention phase compared to the baseline condition. Improvements were observed in the dimensions of commitment, control, and challenge, and were maintained at the three-week follow-up, suggesting a sustained positive effect of the intervention.
THE MEANING OF HEALING ACCORDING TO COUNSELES EXPERIENCING DRUG ADDICTION (Qualitative Study with Narrative Inquiry Design on Children in Foster Care at Inabah Toriqoh Pamijahan) Satria Guruh Takbir Gumelar; Muhammad Muhajirin; Agung Nugraha
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 5 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21286701

Abstract

Drug abuse not only causes physical impacts, but also results in psychological, social, and spiritual disorders that affect the sustainability of the recovery process. This study aims to understand the meaning of healing in individuals with a history of drug addiction while undergoing spiritual guidance at Inabah Toriqoh Pamijahan. The study used a qualitative approach with a Narrative Inquiry design . Participants were selected using a purposive sampling technique , namely foster children who have a history of drug addiction, are willing to participate in the study, and are able to tell their recovery experiences narratively. Data were collected through semi-structured interviews and observations, then analyzed using narrative analysis through the process of organizing data, restorying , interpreting meaning, and compiling narratives of participant experiences. The research findings identified four main themes, namely (1) life before recovery characterized by loss of direction and negative environmental influences, (2) the journey into spiritual recovery through the emergence of awareness and the decision to change, (3) transformation of awareness through the practice of Tawajuh which helps build inner peace, emotional regulation, self-awareness, and meaningfulness of life, and (4) Talqin as a reinforcement of spiritual recovery that strengthens commitment, self-control, and the sustainability of the recovery process. The research findings indicate that healing is interpreted as a process of identity reconstruction that is not only oriented towards stopping drug use, but also towards establishing the meaning of life, a closer relationship with Allah SWT, and the formation of a new spiritual identity. This research provides implications for the development of psychospiritual-based guidance and counseling services and serves as a basis for further research to test the effectiveness of the Tawajuh method as an intervention in the recovery of individuals with a history of drug addiction.
Perbedaan Kesejahteraan Psikologis Berdasarkan Jenis Kelamin Siswa SMA/SMK/MA Senja Maulana; Muhammad Muhajirin; Agung Nugraha
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3124

Abstract

Kesejahteraan psikologis menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan peserta didik karena berkaitan dengan kemampuan individu dalam menjalani kehidupan secara positif, membangun relasi yang sehat, mengembangkan kapasitas diri, serta menghadapi berbagai tuntutan perkembangan. Kondisi kesejahteraan psikologis yang baik memungkinkan individu memiliki keberfungsian psikologis yang optimal dalam aspek penerimaan diri, hubungan interpersonal, kemandirian, pengelolaan lingkungan, arah kehidupan, dan pengembangan potensi diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kesejahteraan psikologis berdasarkan jenis kelamin pada siswa kelas XI sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan madrasah aliyah di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian berjumlah 282 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala kesejahteraan psikologis dan dianalisis dengan uji Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kesejahteraan psikologis secara keseluruhan berdasarkan jenis kelamin. Perbedaan hanya ditemukan pada dimensi hubungan positif dengan orang lain dan kemandirian, sedangkan dimensi penerimaan diri, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi menunjukkan kondisi yang relatif sama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jenis kelamin bukan merupakan faktor utama yang membedakan kesejahteraan psikologis peserta didik. Temuan ini menjadi dasar bagi pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling untuk mengembangkan seluruh dimensi kesejahteraan psikologis peserta didik secara optimal.
Strengthening Academic Hardiness Through Self-Reflection-Based Narrative Counseling: A Single-Case Research Muhammad Muhajirin; Agung Nugraha; Rima Irmayanti; Anandha Putri Rahimsyah; Adelia Lintang Anjarika
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 1 (2026): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i1.2464

Abstract

Purpose of the study: This study aimed to examine the effectiveness of self-reflection-based narrative counseling in strengthening academic hardiness among senior high school students who demonstrate low academic persistence and difficulties in coping with academic challenges. Methodology: This study employed a single-case research design using an A–B format. Three (n = 3) senior high school students were selected through purposive sampling based on low academic hardiness scores. The intervention consisted of five individual self-reflection–based narrative counseling sessions. Data were collected using an academic hardiness scale administered during the baseline, intervention, and three-week follow-up phases. Data were analyzed using descriptive visual analysis to examine changes in level, trend, and stability of academic hardiness across phases. Main Findings: The results indicated a clear and consistent increase in academic hardiness across all three participants during the intervention phase compared to the baseline condition. Improvements were observed in the dimensions of commitment, control, and challenge, and were maintained at the three-week follow-up, suggesting a sustained positive effect of the intervention. Novelty/Originality of this study: This results indicated a clear and consistent increase in academic hardiness across all three participants during the intervention phase compared to the baseline condition. Improvements were observed in the dimensions of commitment, control, and challenge, and were maintained at the three-week follow-up, suggesting a sustained positive effect of the intervention.
Pengaruh Gaya Kelekatan Terhadap Ketangguhan Akademik Remaja Akhir Siswa Kelas XI Dan XII SMA Negeri 4 Tasikmalaya Agnia Fauziah; Muhammad Muhajirin; Rikha Surtika Dewi
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kelekatan orang tua terhadap ketangguhan akademik siswa kelas XI dan XII di SMA Negeri 4 Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 576 siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 236 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% melalui teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua instrumen, yaitu Inventory of Parent and Peer Attachment–Revised (IPPA-R) yang dikembangkan oleh Armsden dan Greenberg (2009) untuk mengukur gaya kelekatan orang tua, serta skala ketangguhan akademik yang dikembangkan oleh Muhajirin (2022). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial berupa uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kelekatan orang tua siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan ketangguhan akademik siswa berada pada kategori sedang. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa gaya kelekatan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketangguhan akademik siswa, meskipun kontribusi pengaruhnya relatif kecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas hubungan emosional antara orang tua dan anak tetap berperan dalam mendukung kemampuan siswa menghadapi tekanan akademik, namun ketangguhan akademik juga dipengaruhi oleh faktor internal dan lingkungan sekolah.
Reducing Career Decision-Making Difficulties Through Rational Emotive Behavior Therapy-Based Career Counseling: A Single-Case Research Annisa Putri Hidayati; Agung Nugraha; Dewang Sulistiana; Muhammad Muhajirin
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4370

Abstract

Career decision-making difficulty is a psychological barrier experienced by individuals, particularly adolescents, resulting from irrational beliefs and emotional distress that hinder the career exploration process. Research proves that these difficulties are often triggered by irrational thinking patterns and emotional pressures that impede career exploration. Individuals trapped in irrational mindsets tend to experience anxiety and procrastination in decision-making, which negatively impacts their readiness to enter the workforce or higher education.This study reports findings from research using a single-case A-B-A design to analyze the influence of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT)-based career counseling in reducing career decision-making difficulties among adolescents. The participants consisted of two vocational high school (SMK) students (n=2) who exhibited high levels of career decision-making difficulty. The REBT-based counseling intervention was administered in six sessions, integrating cognitive restructuring techniques with the stages of career exploration. Self-report data were collected using the Career Decision-Making Difficulties Questionnaire (CDDQ) at pre-, during, and post-intervention time points.Visual analysis revealed that students participating in REBT-based career counseling experienced a significant decrease in career decision-making difficulties during the intervention and throughout the follow-up period. This evidence suggests the potential feasibility of using the REBT approach to help vocational students achieve independence and rationality in career planning.
Strategi Bimbingan Klasikal Anti-Bullying bagi Siswa Sekolah Dasar di SDN 1 Tanjung Rahma Farhatuzzahra; Muhammad Muhajirin; Nurlinda Khairunnisa; Widi Khoirunnisa; Bayu Senoaji; Agna Nurlatifah; Arief Rachma Hakim; Gigran Prabu Kancana Pratama; DInda Durotul Fadilah; Marda Siti Dzazilah; Ririn Hoerun Nisa; Muhammad Rafi Azmi
Jurnal Ksatria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Ksatria: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jurnalksatriajurnalpengabdiankepadamasyarakat.v3i2.98

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan serius yang masih sering terjadi di sekolah dasar dan berdampak pada perkembangan psikologis serta akademik siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pencegahan bullying melalui layanan bimbingan klasikal di salah satu sekolah dasar di Kota Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan dalam satu kali pertemuan berdurasi 120 menit dengan metode presentasi interaktif, pemutaran video, diskusi, role-play, dan permainan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya partisipasi aktif siswa, termasuk munculnya keberanian untuk mengungkap pengalaman pribadi terkait bullying. Salah seorang siswa bahkan mengaku pernah menjadi korban bullying dan mendapatkan arahan serta dukungan emosional dari fasilitator. Kegiatan ini diakhiri dengan pembentukan komitmen kelas anti-bullying yang ditandatangani bersama oleh siswa dan guru. Temuan ini menegaskan bahwa bimbingan klasikal dapat menjadi pendekatan preventif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa, menumbuhkan empati, dan memperkuat budaya sekolah yang aman serta bebas dari perundungan
Grit and Mindset Among College Students: How do they affect students in completing their thesis? Resi Nurfauziah Rohim; Gian Sugiana Sugara; Muhammad Muhajirin; Eris Irawan
POTENSI : Journal of Education and Human Development Vol. 1 No. 1 (2025): July
Publisher : Edupotensia Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65067/ftbxe965

Abstract

Final-year students face various challenges in the thesis preparation process, including problem identification, topic selection, data collection and analysis, seeking references, and difficulties with academic advisors. This study aims to examine the correlation between mindset and grit among final-year students at Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Using a quantitative approach with a correlational design, this research investigates the relationship between mindset and grit. The sample consists of 206 out of 442 final-year students at Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, selected through random sampling. Data analysis employed the Pearson product-moment technique. Results indicate a positive correlation between grit and growth mindset (r = 0.514, p=0.001), while grit shows no correlation with a fixed mindset (r = -0.031, p = 0.657). These findings suggest that classical guidance services can enhance grit by fostering a growth mindset.