Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU Feida Noorlaila Isti’adah; Cucu Arumsari; Aam Imaddudin; Gian Sugiana Sugara; Agung Nugraha; Dewang Sulitiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.401 KB)

Abstract

Pandemi COVID-19 telah melahirkan tatanan baru yang menuntut banyak penyesuaian. Begitu juga dengan dunia pendidikan, salah satu aspek penting yang tidak bisa ditinggalkan tentunya harus mampu melakukan adaptasi dan penyesuaian. Bimbingan dan konseling sebagai bagian dari dunia pendidikan dibutuhkan untuk dapat melakukan penyesuaian terhadap kemajuan tersebut. Penyesuaian dalam bentuk penyediaan layanan harus dapat dilakukan dalam bentuk yang berbeda dari biasanya. Beberapa permasalahan yang muncul dalam dunia pendidikan khususnya dibidang bimbingan dan konseling diantaranya masih banyaknya guru BK yang memiliki keterbatasan dalam menggunakan teknologi (gagap teknologi), kurangnya minat bk guru dalam membuat dan memanfaatkan teknologi di bk pelayanan, dan kurangnya pelatihan bagi bk guru dalam membuat media pembelajaran di pelayanan BK. Hal ini mendorong penulis untuk menggabungkan ide dalam memecahkan masalah tersebut dalam kegiatan pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan dalam workshop yang terdiri dari 4 kelas sesi materi (1 kelas webinar dan 3 kelas workshop terpilih). Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktek yang dipandu langsung oleh pakar pemateri kegiatan. Hasil dari kegiatan ini terbukti dari antusis guru BK dalam mengikuti kegiatan. Diharapkan para guru BK dapat menjadikan dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana media pembelajaran dalam pelayanan BK sehingga dengan kondisi kebiasaan baru tetap dapat memfasilitasi dan mengoptimalkan potensi siswa.
ANALISIS PROFIL EFIKASI DIRI KARIER BERDASARKAN GENDER Ta'lam Missalam; Gian Sugiana Sugara; Muhammad Muhajirin
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bibliocouns.v6i1.13413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum kecenderungan efikasi diri karier, menganalisis dan mengevaluasi perbedaan tingkat efikasi diri karier siswa laki-laki dan perempuan pada siswa Kelas XI SMK Negeri Rajapolah. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan adaptasi dari Career Decision Making Self-Efficacy Scale Short Form (CDMSE SF) yang dibuat oleh Nancy Betz. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI yang terdiri dari 390 siswa laki-laki dan 385 siswa perempuan. Teknik analisis data menggunakan perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi, serta perhitungan persentase dan program SPSS 24.00 for windows dan uji beda menggunakan rumus One Way Anova. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tingkat efikasi diri karier siswa kelas XI SMK Negeri Rajapolah masuk pada kategori sedang. Berdasarkan jenis kelamin terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan. Tingkat efikasi diri karier siswa perempuan berada pada kategori tinggi daripada pria. Dengan demikian implikasi layanan bimbingan dan konseling berdasarkan fungsi yaitu upaya untuk meningkatkan efikasi diri karier siswa yang rendah dengan menggunakan bimbingan karier.
The Effect of Social Media Use on Body Dissatisfaction in Adolescents Dewi Yulianti; Anandha Putri Rahimsyah; Gian Sugiana Sugara
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 Number 1, May 2026
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v10n1.p113-122

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of social media use on body dissatisfaction among high school adolescents in Pangandaran Regency. Body dissatisfaction refers to negative feelings and thoughts about one’s physical appearance, often arising from discrepancies between actual and ideal body images. Social media, as a platform that emphasizes visual content, has been identified as a significant contributor to the formation of unrealistic beauty standards that may influence adolescents’ self-perception. This study employed a quantitative correlational design with a simple linear regression analysis technique. The population consisted of 1,507 students from five public high schools in Pangandaran Regency, and a sample of 418 students was selected using stratified random sampling. Research instruments included the Social Media Use Scale and the Body Dissatisfaction Scale, both of which had been tested for validity and reliability. The results of data analysis revealed a positive and significant correlation between social media use and body dissatisfaction (r = 0.212; p < 0.001). The coefficient of determination (R²) = 0.045 indicates that 4.5% of the variance in body dissatisfaction can be explained by social media use. These findings suggest that higher social media engagement is associated with greater body dissatisfaction among adolescents.
Efektivitas Bimbingan Klasikal Berbasis Pelatihan Growth Mindset dan Distress Tolerance Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Mahasiswa Mila Dwi Kania; Anandha Putri Rahimsyah; Feida Noorlaila Isti'adah; Gian Sugiana Sugara
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 10 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.2026101.576

Abstract

The college period is an important transitional phase that requires students to adapt to complex academic, social, and emotional challenges. Difficulties in adaptation often reduce students' well-being and quality of life. This study aims to analyze the effectiveness of classical guidance services based on growth mindset and distress tolerance training in improving students' quality of life. The method used is a quantitative approach with a One-Group Pretest-Posttest design. The research sample consisted of 30 students selected through purposive sampling. The data collection instrument used the Quality of Life Inventory (QOLI), and the analysis was performed using a paired sample t-test. The results of the study showed a significant increase in students' quality of life scores after participating in the training, both overall and in each dimension. These findings confirm that the integration of growth mindset and distress tolerance can strengthen students' cognitive and emotional aspects, thereby improving their psychological well-being and ability to adapt to academic pressure.