Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pemeliharaan, Pengujian, dan Penggantian Current Transformer Jenis OSKF-170 Tria Kasnalestari; Gde KM Atmajaya; Syamsyarief Baqaruzi
Circuit: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : PTE FTK UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/crc.v6i2.14201

Abstract

The electric power distribution system on the transmission line side is carried out at the substati on, which contains several bays. However, containing the primary equipment discussed in this study regarding the Current Transformer (CT) of the CT OSKF-170 type, so that the electric power distribution system can be carried out optimally. The research location is substation area (GI), where the maintenance side is optimised and tested to prevent extensive damage to the substation's electric power distribution. If the CT has damage or disturbances such as current leakage that create inefficient power distribution losses, it can be replaced. Thus, this study examined the results of the insulation resistance measurement of more than 1000 G and on the secondary side the results were 100-500 MΩ. Then, the value of grounding resistance in the R, S, and T phases was less than 1Ω, the tan delta test yielded a measurement value of less than 1 percent, and the turns ratio in the transformer corresponds to the ratio value on the CT OSKF-170 nameplate. The outcomes of the tests were satisfactory in accordance with the criteria for CT maintenance standards. 
RANCANG BANGUN AKUARIUM BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK IKAN ARWANA SILVER Nia Saputri Utami; Tria Kasnalestari; Martin Sinaga; Dede Ariyanto; Sigit Setiawan Salim
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.21268

Abstract

Ikan arwana merupakan ikan hias air tawar yang memiliki bentuk tubuh yang unik, serta memiliki warna yang indah sehingga banyak yang menjadikan ikan arwana sebagai ikan hias yang memiliki harga jual yang tinggi. Dikarenakan harga jual yang tinggi, ikan arwana membutuhkan perawatan khusus seperti pemeliharaan pada kualitas airnya. Kualitas air pada ikan arwana ditentukan oleh parameter-parameter seperti suhu, pH, dan tingkat TDS. Dalam rangka mempermudah pengendalian parameter-parameter air tersebut, maka diperlukan sistem yang dapat melakukan fungsi monitoring dan controlling dengan memanfaatkan teknologi IoT (Internet of Things). Penelitian ini membuat akuarium yang dapat mengendalikan parameter-parameter air dan memantaunya melalui aplikasi dengan memanfaatkan jaringan internet. Adapun sensor yang digunakan yaitu sensor DS18B20 untuk mendeteksi suhu air, sensor pH-4502C untuk mendeteksi kadar pH air, dan sensor TDS untuk mendeteksi tingkat kekeruhan air. Implementasi sensor-sensor tersebut pada akuarium menunjukkan fungsi yang optimal dan sesuai. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengujian eror dan akurasi pada sensor DS18B20 yaitu sebesar 09, dan 99,1%. Lalu, hasil pengujian pada sensor pH-4502C menunjukkan eror dan akurasi sebesar 4,52 dan 95,48%. Sedangkan hasil pengujian eror dan akurasi pada sensor TDS diperoleh 1,81 dan 98,19%. Sementara itu, aplikasi yang digunakan untuk monitoring dan manual controlling akuarium juga dapat berfungsi dengan optimal. Hal ini dibuktikan dengan fitur-fitur dapat diakses, dapat menerima dan menampilkan data parameter-parameter air akuarium. Selain itu, delay pengiriman data dari sensor ke aplikasi hanya sebesar 285,7ms dengan provider 1 dan 360,9ms dengan provider 2.