Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi Multiparadigma

DIGITAL GAME ACCEPTANCE IN ACCOUNTING EDUCATION: ROLE OF TEACHING EXPERIENCE Kuang, Tan Ming
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2024.15.1.04

Abstract

Abstrak – Penerimaan Permainan Digital di Pendidikan Akuntansi: Peran Pengalaman MengajarTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan menguji peran pengalaman mengajar dalam memoderasi beberapa variabel terkait pembelajaran berbasis permainan digital di pendidikan akuntansi.Metode – Metode yang digunakan adalah PLS-SEM. Sampel penelitian ini adalah 258 dosen akuntansi dan bisnis.Temuan Utama - Persepsi manfaat mempengaruhi penerimaan pembelajaran berbasis permainan digital, pengalaman mengajar melemahkan pengaruh persepsi manfaat dengan niat perilaku. Pengaruh sosial dan kemudahan pemakaian persepsian pada intensi perilaku tidak signifikan, tetapi pengalaman mengajar memperkuat pengaruh norma subjektif dan niat perilaku. Pada sisi lainnya, niat perilaku mempengaruhi penggunaan metode instruksi berbasis permainan.Implikasi Teori dan Praktis – Penelitian mendukung teori bahwa pengalaman mengajar mempengaruhi niat pengajar menggunakan permainan digital di kelas. Penelitian ini merekomendasikan kepala departmen memberikan pelatihan pembelajaran berbasis permainan digital bagi dosen akuntansi.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini memberikan kebaruan berupa pengujian pengalaman mengajar pada penerimaan pembelajaran berbasis permainan digital di pendidikan akuntansi. Abstract - Digital Game Acceptance in Accounting Education: Role of Teaching ExperienceMain Purpose - This study examines the role of teaching experience in moderating several variables related to digital game-based learning in accounting education.Method - The method used is PLS-SEM. The sample was 258 accounting and business lecturers. Main Findings - Perceived benefits influence digital game-based learning acceptance, and teaching experience weakens the influence of perceived benefits on behavioral intention. Social influence and perceived ease of use on behavioral intention are insignificant, but teaching experience strengthens the effect between subjective norms and behavioral intention. On the other hand, behavioral intention influences game-based instruction methods.Theory and Practical Implications - The study supports the theory that teaching experience influences teachers' intention to use digital games in the classroom. This study recommends that department heads provide digital game-based learning training for accounting lecturers. Novelty - This study provides novelty in the form of testing teaching experiences on the acceptance of digital game-based learning in accounting education.
DO INTELLECTUAL CAPITAL AND ESG MITIGATE ACCOUNTING FRAUD? Wijaya, Dicky; Kuang, Tan Ming
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.2.17

Abstract

Abstrak – Apakah Modal Intelektual dan ESG Mengurangi Kecurangan Akuntansi?Tujuan Utama – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh modal intelektual serta peran moderasi ESG terhadap kecurangan akuntansi.Metode – Penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik untuk menganalisis data. Sampel penelitian ini adalah seluruh perusahaan non-keuangan di Indonesia yang mempublikasikan laporan keuangannya secara konsisten dan memiliki skor ESG selama periode 2017-2021.Temuan Utama - Implementasi ESG memperkuat modal intelektual dalam mengurangi kecurangan akuntansi. Hal ini meningkatkan akuntabilitas dan transparansi perusahaan. Pada sisi lainnya, modal intelektual sendiri tidak mempengaruhi kecurangan akuntansi.Implikasi Teori dan Kebijakan - Penelitian mengimplikasikan bahwa penerapan ESG adalah upaya perusahaan memenuhi hak para pemangku kepentingan dan meminimalkan konflik agensi. Penelitian ini memberikan implikasi bagi regulator, perusahaan, dan investor untuk menerapkan ESG.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini memiliki kebaruan untuk memosisikan ESG sebagai pemoderasi pengaruh modal intelektual dan kecurangan akuntansi.Abstract – Do Intellectual Capital and ESG Mitigate Accounting Fraud?Main Purpose – This research aims to examine the influence of intellectual capital and the moderating role of ESG on accounting fraud.Method – This research uses logistic regression analysis to analyze the data. The sample for this research is all non-financial companies in Indonesia that publish their financial reports consistently and have ESG scores during the 2017-2021 period.Main Findings – The ESG implementation strengthens intellectual capital in reducing accounting fraud. This implementation increases company accountability and transparency. On the other hand, intellectual capital itself does not affect accounting fraud.Theory and Practical Implications - Research implies that implementing ESG is a company's effort to fulfil the rights of stakeholders and minimize agency conflicts. This research provides implications for regulators, companies and investors to implement ESG.Novelty - This research has the novelty of positioning ESG as a moderating influence of intellectual capital and accounting fraud.