Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah kesulitan yang dialami siswa kelas II dalam menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan bilangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I semester ganjil Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Medan Provinsi Sumatera Utara. Narasumber dalam penelitian ini adalah guru kelas I, sedangkan narasumber selanjutnya adalah siswa kelas I yang diambil berdasarkan kunci jawaban dan nilai Ujian Tengah Semester (UTS) I. Nilai tersebut kemudian digolongkan ke dalam kriteria nilai tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi, dan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar yang ditemui siswa dalam operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan yaitu pada operasi yang melibatkan bilangan nol, belum menguasai prosedur penjumlahan bilangan; kesulitan mengerjakan soal cerita; serta kurang teliti dalam mengerjakan soal. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah dan kesulitan belajar siswa yaitu pemberian soal latihan yang bersifat konstruktif, dan pemberian penguatan terhadap konsep yang belum dipahami siswa, pengajaran remedial yang didasarkan pada prinsip pembelajaran matematika.