Cellyna Setyowati
Universitas Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Hafalan yang Asik 3M (Menyimak, Mengulang, Murja’ah) Erni Asneli; Cellyna Setyowati
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.882 KB) | DOI: 10.55123/abdisoshum.v1i1.497

Abstract

As students, we act as agents of change where we must be able to actualize ourselves. One of the forms is by conducting this Field Work Practice. In this case, it is expected to be able to implement and master the theories that have been obtained. Memorizing is an activity by embedding a verbal material in his memory, so that later it can be recalled according to the original material. However, not all children are easy in the memorization process, because children's memory is different. The limited memory of children is very influential in the way a child memorizes. The same thing happened to one of the children at the Al-Jami'yatul Washliyah Orphanage who needed a solution to a problem related to memorization. The process of providing assistance was also carried out in the PKL I mini project activity, using the case work method through the general and general intervention stages. This stage consists of engagement, intake, contract, assessment, planning, intervention, evaluation, and termination. The focus in solving client problems is to use the cool memorization method, namely 3M (Listening, Repeating, Murja'ah) as a strategy designed together to facilitate the memorization process and increase the client's confidence. The purpose of this program was successfully implemented. This can be seen from the development of clients who are already fluent in memorizing surahs and returning to their social functioning in the orphanage environment.
Pemenuhan Gizi Dan Pemanfaatan Posyandu Dalam Mencegah Stunting Pada Keluarga Penerima PKH di Binjai Utara, Kota Binjai Cellyna Setyowati; Mia Aulina Lubis
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v3i1.16545

Abstract

Kemiskinan di Indonesia masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan, terutama dalam kasus stunting pada anak di bawah lima tahun. Stunting merupakan gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, mengakibatkan tubuh anak pendek untuk usianya. Penelitian dilakukan di Binjai Utara Kota Binjai dengan delapan informan. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kurangnya pemahaman orang tua akan bahaya stunting, menyebabkan keterlambatan deteksi kondisi ini. Pemenuhan gizi yang baik penting untuk perkembangan anak, termasuk asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan lemak. Pemanfaatan posyandu secara rutin dapat membantu mendeteksi masalah tumbuh kembang anak secara dini. Sayangnya, banyak orang tua hanya membawa anak ke posyandu hingga usia satu tahun, padahal seharusnya hingga usia lima tahun. Pemenuhan dan pemanfaatan posyandu secara baik dan teratur dapat menjadi langkah pencegahan stunting yang efektif.