Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MOODLE V.3.9 DAN ZOOM SEBAGAI PLATFORM PEMBELAJARAN DARING SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN SAINT MARY Firman Pratama; Andin Eka Safitri; Devi Damayanti; Savitri Savitri; Nurhasanah Nurhasanah
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.724 KB)

Abstract

  Firman Pratama1, Andin Eka Safitri2, Devi Damayanti3, Savitri4, Nurhasanah51,2,3,4,5Universitas Pamulang, Program Studi Teknik Informatika*E-mail: dosen02407@unpam.ac.id ABSTRAKPada akhir 2019 dunia dikejutkan oleh penemuan virus baru yaitu CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19) yang berhasil ditemukan kasusnya pertama kali di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, Tiongkok. Kasus infeksi virus COVID-19 di Indonesia Berdasarkan pengumuman resmi Presiden Indonesia tanggal 2 Maret 2020 terjadi pada akhir Februari 2020 sehingga pada Tanggal 13 Maret 2020 Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menerbitkan surat KEPPRES Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) untuk membentuk komite khusus Penanganan COVID-19 yang terdiri dari Kementerian atau Lembaga (K/L). KEPPRES tersebut berisi pembatasan seluruh kegiatan usaha. Akibat pembatasan tersebut seluruh kegiatan belajar mengajar mulai dari jenjang pendidikan dasar s.d. pendidikan tinggi harus diselengarakan secara daring sehingga seluruh penyelenggara pendidikan harus merubah teknis penyelenggaran pendidikan sesuai dengan aturan pemerintah.  Untuk itu Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Saint Mary berkomitmen untuk mendukung pemerintah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring menggunakan aplikasi Moodle dan Zoom yang bekerja sama dengan tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Pamulang untuk melakukan penerapan teknologi tersebut agar kegiatan belajar mengajar menjadi efektif dan efisien Kata kunci: Pembelajaran Daring; Moodle; Zoom   ABSTRACTAt the end of 2019 the world was shocked by the discovery of a new virus, CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19), which was first found in Wuhan, the capital of Hubei Province, China. Cases of COVID-19 virus infection in Indonesia Based on the official announcement of the President of Indonesia on March 2, 2020, it occurred at the end of February 2020 so that on March 13 2020 the President of the Republic of Indonesia Joko Widodo issued a letter of KEPPRES Number 7 of 2020 concerning the Task Force for the Acceleration of Handling of Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) to form a special committee for Handling COVID-19 consisting of Ministries or Institutions (K / L). The KEPPRES contains restrictions on all business activities. As a result of these restrictions all teaching and learning activities ranging from basic education to elementary education levels. Higher education must be held online so that all education providers must change the technical delivery of education in accordance with government regulations. For this reason, the Saint Mary College of Management is committed to supporting the government to carry out teaching and learning activities online using the Moodle and Zoom applications in collaboration with the Pamulang University community service team to implement these technologies so that teaching and learning activities become effective and efficient. Keywords: Online Learning; Moodle; Zoom 
PELATIHAN MS. OFFICE PADA KADER POSYANDU MAWAR DESA SAWANGAN BARU Devi Damayanti; Savitri Savitri; Andin Eka Safitri; Firman Pratama; Nurhasanah Nurhasanah
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.151 KB)

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang melibatkan berbagai pihak, baik dari unsur masyarakat sendiri maupun lintas sektor. Unsur masyarakat yang berperan penting dalam berjalannya Posyandu adalah Kader. Kader posyandu sangat berperan penting dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Tugas kader diantaranya melakukan pendaftaran, pencatatan, penimbangan, penyuluhan, dan membahas hasil kegiatan posyandu. Seperti pada Posyandu Mawar, salah satu posyandu yang berada di Kelurahan Sawangan Baru Kecamatan Sawangan Kota Depok ini  sudah berdiri dari tahun 1983, beralamat di Jalan Pemuda RT.01 RW.06 Kelurahan Sawangan Baru Kecamatan Sawangan Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Walaupun posyandu ini sudah mempunyai bangunan sendiri dengan segala fasilitas yang ada tetapi seluruh administrasi masih dilakukan secara manual, mulai dari surat menyurat, data-data penimbangan, sampai dengan data register semua masih dicatat secara manual yang tersimpan dalam satu buku besar. Hal inilah yang membuat para kader bekerja lebih ekstra dan memakan banyak waktu. Dari sinilah kami tim pengabdi mencoba memberikan solusi untuk para kader sehingga dapat meminimalkan tugasnya di posyandu. Solusi yang kami berikan berupa sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi Microsoft Office khususnya Microsoft Excel yang bertujuan untuk membantu para kader dalam mengolah segala data administrasi yang ada di posyandu yang saat ini masih tercatat secara manual menjadi go digital.
Risk Aware Cybersecurity Governance Model with Real Time Threat Intelligence Integration and Predictive Anomaly Detection for Enterprise Network Infrastructures Firman Pratama; Fandan Dwi Nugroho Wicaksono
Cyber Security and Network Management Vol. 1 No. 1 (2026): February: Cyber Security and Network Management
Publisher : Asosiasi Pengelola Jurnal Informatika dan Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66472/cybernet.v1i1.10

Abstract

The increasing sophistication of cyber threats has rendered traditional cybersecurity models insufficient in safeguarding enterprise networks. This study introduces a risk aware cybersecurity governance model that integrates real time threat intelligence with predictive anomaly detection to proactively mitigate potential threats. By leveraging advanced machine learning and AI techniques, the model enhances the ability to identify and address cyber threats before they can escalate into significant incidents. The model’s ability to predict anomalies, analyze real time threat intelligence feeds, and provide early warnings allows for faster response times and reduced risk exposure compared to traditional reactive models. Through simulations and real-world use cases, the proposed model demonstrated a 30% reduction in response time and a 25% decrease in overall risk exposure, showing its potential to improve security decision-making and resilience in dynamic threat environments. Unlike traditional models that rely on static rules and periodic policies, the proposed model uses predictive analytics to stay ahead of evolving threats, ensuring continuous monitoring and rapid adaptation. This proactive approach enhances organizational resilience, particularly in handling sophisticated cyber threats such as ransomware, malware, and phishing attacks. Despite its effectiveness, challenges such as data overload, scalability, and the need for interpretability in AI models remain. Future research will focus on refining predictive models, improving scalability for larger networks, and enhancing the explainability of machine learning models to foster greater trust in automated cybersecurity systems. This study contributes to the ongoing evolution of cybersecurity governance by demonstrating the value of integrating predictive and real time monitoring technologies for enhanced threat detection and mitigation.