Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Akses Kesehatan bagi Masyarakat Miskin Melalui Operasi Hernia Gratis di RS Telogorejo Semarang Nana Noviada Kwartawati; Agnes Isti Harjanti; Swanny Trikajanti
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.975 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v5i2.12647

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar bagi manusia, karena tanpa hal tersebut maka seseorang tidak akan mampu memperoleh hak-hak lainnya. Salah satu kelompok rentan terhadap akses pelayanan kesehatan yang layak adalah masyarakat miskin. Hernia menjadi salah satu kasus gangguan kesehatan yang banyak dialami di Indonesia. Pengobatan melalui operasi hernia dibutuhkan biaya yang cukup besar sehingga terkadang tidak dapat diakses oleh masyarakat miskin. Tujuan pengabdian ini adalah melaksanakan kegiatan operasi hernia gratis di RS Telogorejo Semarang untuk meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat miskin. Metode yang dilakukan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran program adalah 100 orang masyarakat miskin dengan gangguan hernia. Waktu pelaksanaan antara bulan Februari hingga Desember tahun 2021 bertempat di RS Telogorejo Semarang. Hasil kegiatan menunjukan tingginya minat masyarakat miskin untuk mengakses pelayanan kesehatan dengan total peserta mencapai 115 orang, padahal target awal hanya sebanyak 100 orang peserta. Dampak program juga sangat luas tidak hanya diterima oleh masyarakat miskin di sekitar RS Telogorejo Semarang tetapi penerima manfaat juga dari beberapa kota di Jawa Tengah bahkan dari Provinsi lain di Indonesia.
Efektivitas Pemberian Kompres Hangat Elektrik Dan Relaksasi Nafas Dalam terhadap Tingka Nyeri Dismenore pada Remaja SMK Nurul Islami Semarang Bunga Mayang Sari; Agnes Isti Harjanti; Danny Putri Sulistyaningrum
Calory Journal Medical Laboratory Journal Vol. 1 No. 4 (2023): December : Medical Laboratory Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/caloryjournal.v1i4.108

Abstract

Menstrual pain (dysmenorrhea) is a pain that is felt during menstruation and is felt in the lower abdomen. The incidence of dysmenorrhea is still common in young women, including in SMK Nurul Islami Semarang. One way to reduce dysmenorrhea pain is with warm electric compresses and deep breathing relaxation. This study aimed to analyse the effectiveness of giving electric warm compresses and deep breathing relaxation on the level of dysmenorrhea pain in adolescents at SMK Nurul Islami Semarang. The research plan is a quasi-experimental design with a two-group pre-test-post-test design approach. The population in this study was composed of female students in grades 10 and 11. The sampling technique was purposive, and a total sample of 64 respondents was obtained. The statistical test used is the normality test using Kolmogorov-Sminonov, followed by the Wilcoxon test. This study found that giving electric warm compresses and deep breathing relaxation was more effective in reducing dysmenorrhea pain than giving electric warm compresses. This finding is based on the intervention group's score of 16.50, while the control group's value is 14.50. The results of this study recommend that it can be used as material for carrying out interventions for young women who experience menstrual pain (dysmenorrhea).
Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Kemandirian Fungsi Gerak Fisik Pasien 6 Jam Setelah Sectio Caesaria Di Ruang Amarilys 5 SMC RS Telogorejo Semarang elinda savita; Agnes Isti Harjanti; Sri Hartini
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 3 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.863 KB) | DOI: 10.63004/hrji.v1i3.108

Abstract

Pendahuluan: data dari SMC RS Telogorejo Semarang pada tahun 2021 adalah 749 persalinan. Persalinan normal sebanyak 41,6% dan persalinan sectio caesaria sebanyak 58,3%. Saat ini pasien di SMC RS Telogorejo belum melakukan mobilisasi dini dalam kurun waktu 2 jam setelah operasi, rara-rata pasien mulai melakukan mobilisasi dini 4 jam setelah operasi. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap kemandirian fungsi gerak fisik pasien 6 jam setelah sectio caesaria. Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif jenis Quasy eksperimen dengan rancangan “One-group posttest-only design” melibatkan satu kelompok yang diberikan perlakuan. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin sectio caesaria dengan spinal anesthesi tanpa komplikasi pada bulan Juni - Juli 2022 yang ANC di KOG SMC RS Telogorejo Semarang sejumlah, 36 orang. Tehnik pengambilan sampel dengan cara total sampling, dan didapatkan jumlah sampel sebesar 36 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer melalui observasi Analisis menggunakan uji one sampel t test. Hasil: berdasarkan analisis data diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh mobilisasi dini terhadap kemandirian fungsi gerak fisik pasien 6 jam setelah sectio caesaria di SMC RS Telogorejo Semarang. Berdasarkan nilai t diperoleh sebesar 5,562 yang berarti bahwa setiap 1 kali intervensi mobilisasi dini yang diberikan membuat pasien berpotensi 5,562 kali untuk mandiri dalam fungsi gerak fisiknya. Simpulan: diharapkan pelayanan kesehatan perlunya menerapkan mobilisasi 2 jam post  sectio caesaria  sesuai dengan tahapanya agar dapat mempercepat kemandirian pasien  pasca sectio caesaria
Hubungan Kombinasi Massage Efflurage dan Massage Counter Pressure Terhadap Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di Ruang Amaryllis 5 SMC RS Telogorejo Semarang Rr. Sri Endah Sukmaningrum; Agnes Isti Harjanti; Sri Hartini
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 3 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.032 KB) | DOI: 10.63004/hrji.v1i3.109

Abstract

Pendahuluan : Nyeri persalinan yang terjadi saat proses persalinan merupakan kondisi fisiologis yang dirasakan oleh ibu hamil ketika menjelang proses persalinan. Jika nyeri persalinan tersebut  tidak  dikelola dengan baik dan benar akan menyebabkan masalah lain salah satunya timbulnya rasa cemas, stress serta perasaaan khawatir. Tujuan : Penelitian ini untuk menganalisis hubungan kombinasi massage  efflurage dan massage counterpressure terhadap nyeri ibu bersalin kala I fase aktif. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yaitu quasy experiment design dengan rancangan one group pre test-post test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang akan melahirkan secara normal di Ruang Amaryllis 5 SMC RS Telogorejo Semarang, pada bulan Juni dan Juli sejumlah 55 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi nyeri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji Wilcoxon dengan α = 0,05). Hasil : Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai p value 0,000 (p<0,05), maka H0 ditolak, dn Ha diterima, artinya signifikan, sehingga hubungan kombinasi massage efflurage dan massage counterpressure terhadap nyeri ibu bersalin kala I fase aktif di Ruang Amaryllis 5 SMC RS Telogorejo Semarang. Simpulan: pasien dan keluarga dapat mengaplikasikan asuhan kebidanan yang telah diberikan oleh penulis sehingga dapat meningkatan pengetahuan dan pengalaman, serta peran keluarga diharapkan tetap membantu memenuhi kebutuhan ibu baik pada saat hamil, bersalin, nifas dan bayi, memberikan dukungan psikologis serta mengenali sedini mungkin komplikasi atau penyulit yang mungkin dirasakan oleh ibu dan bayi.